Dari e book : Apa dan Bagaimana Ghuluw, oleh Abu Umar Basyir Salah satu diantara sekian banyak do'a yang selalu dimohonkan seorang Muslim dari Rabb-nya sehari semalam paling tidak sebanyak 17 kali , adalah Ihdinash shiraathal mustaqiim, tunjukilahaku (yaAllah) jalan yang lurus. Al Istiqamah (Berjalan lurus) dalam Islam.
Do'a di atas,adalah permohonan setiap muslim sekaligus standar mutlak kebenaran hakiki. Karenaal Istiqamah,dalam salah satu definisi para ulama adalah berjalan di atas jalan yang lurus yang diridhai Allah, seraya memperhatikan /memilah-milah jalan tengah dalam setiap perkara. Allah menegaskan "Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. " QS 11 - Huud : 112 Syaikh Shalih al Fauzan menjelaskan Arti istiqamah dalam ayat di atas : "Janganlah kita menambah - nambah atau bersikap ekstrim ( melampaui batas syari'at ). Yang wajib bagi seorang muslim adalah Istiqamah, dalam arti bersikap tengah - tengah antara ekstrim dan berlalai-lalai." Inilah manhaj Islam sesungguhnya, manhaj seluruh para nabi. Yaitu bersikap istiqamah, menghin dari sikap ekstrim, keras tak karu-karuan, melampaui batas (ghuluw), atau sebaliknya, berlalai - lalai dan bersikap toleran(terhadap kebathilan). Ditegaskan oleh Imam Al Bukharidalam Khalqu Af'ali al'Ibad "bahwa yang dimaksudkan dengan Ummatan Wasathan (umat yang tengah - tengah) dalam surat Al Baqarah : 143 adalah Thaifah Al Manshurah, alias Ahlus Sunnah wal Jama'ah. Lalu beliau menyebutkan hadits tentang itu." Di antara yang paling menyengat, adalah sikap ghuluw (berlebih-lebihan) dalam banyak aspek terutama dalam keyakinan ibadah, dakwah dan lain sebagainya. Sikap ghuluw yang tercermin begitu jelas, dan tercelup begitu kental dalam keyakinan dan berbagai aktivitas kaum muslimin; secara langsung ataupun tidak, telah mencuatkan berbagai problematika baru dalam kancah dakwah, yang bukan saja antara Ahlu Sunnah dan mereka yang notabene penganut pemahaman lain, namun juga di kalangan Ahlus Sunnah itu sendiri. Catatan kaki : 1. Muraja'at fi fiqhi al Waqi' as Syiasi wal Fikri 'Ala Dhou'i al Kitab wa as Sunnah hal 48 Ref : http://rumahislam.co.cc/index.php?option=com_content&task=view&id=35&Itemid=2 ___________________________________________________________________________ Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru. Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. Cepat sebelum diambil orang lain! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
