Ass., 

Sy sdh sering baca mengenai cerita ttg Rasulullah SAW tersebut.. namun setiap 
baca, terasa hati mjd kangen, kagum, terpesona, takjub.., bercampur jd satu. 
sungguh Rasulullah SAW seorang yg berhati mulia.. trims a/ obat kangennya, smg 
Allah paring pahala buat orang2 yg senantiasa menyampaikan kebajikan meski 
hanya satu ayat.. amiin.





________________________________
From: maspuji_kp <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Fri, February 19, 2010 8:33:23 AM
Subject: [rumahilmu] Obat kangen kepada Rasululloh SAW

  
*Rasulullah SAW dan seorang pengemis yahudi buta*

Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya 
selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, "Wahai saudaraku, jangan 
dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, 
apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya" . Namun, setiap 
pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa 
berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya 
kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang 
menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap 
hari sampai beliau wafat.

Setelah wafatnya Rasulullah SAW praktis tidak ada lagi orang yang membawakan 
makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari sahabat 
terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA 
yang tidak lain tidak bukan merupakan istri Rasulullah SAW dan beliau bertanya 
kepada anaknya itu, "Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku 
kerjakan?".

Aisyah RA menjawab, "Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir 
tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja".

"Apakah Itu?", tanya Abubakar RA."Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi 
keujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang 
ada di sana", kata Aisyah RA.

Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk 
diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu 
memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, si 
pengemis marah sambil menghardik, "Siapakah kamu ?".

Abubakar RA menjawab,"Aku orang yang biasa."

"Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku" , bantah si pengemis buta 
itu. "Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak 
susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, 
tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut setelah itu ia berikan 
padaku", pengemis itu melanjutkan perkataannya. 
Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada 
pengemis itu, "Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. 
Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia 
adalah Muhammad Rasulullah SAW". Seketika itu juga pengemis itu pun menangis 
mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata, "Benarkah demikian? 
Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku 
sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu 
mulia.... "
Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA saat 
itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim.


 


      

Kirim email ke