Kayaknya, si Soros sudah kapok mau macem2 - kalo tidak salah pernah
di-sue di Perancis terkait dg GCG atau Good Corporate Governance
(i.e.insider information).Lagian, sekarang fundamental ekonomi di
Indonesia relatif lebih kuat dibanding dulu waktu krisis itu.
 
Laennya sependapat dg Pak Ratman: Follow the market, trends....and
big-boys players...
 
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Ratman
Sent: 24 Juni 2005 5:47
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [Milis-AATI] Re: TLKM SPIKE: The PUZZLE ? + Dana korupsi
 

Betu pak Gideon
 
Untung ada para Samurai yg menahan gerakannya si Soros. Tapi Thailand
dan Indonesia sempat diubek-ubek oleh dia th1997/1998 yg di Indonesia
dampaknya masih terasa sampai sekarang. Mahathir pantang mundur dan dia
lawan tuh si Soros seperti David against Goliath dan Malaysia selamat
berkat keberanian si David Mahathir.
 
Nah kalau di kita jangankan oleh si Soros, diganggu oleh si Songong saja
seperti kalau Pertamina atau korporasi lainnya butuh dollar  maka
nyungseplah rupiah dan bursa pun kebawa-bawa 
 
Maka apa yg harus kita lakukan sebagai individual investor? Nasihat si
O'Neil : Jangan macem2 lu, ngekor azza sama si bandar atau si institusi.
pasti deh para lu pade selamet. Caranya ? Setidak-tidaknya para gerakan
mereka sdeikit banyak telah terefleksi di TA tinggal liat siapa yg
bergaya dan mengira-ngira dengan nguping kiri kanan siapa yg berada
dibaliknya.
 
Untunglah saat ini banyak sistem yg sudah memungkinkan tranparansi yg
lebih baik dengan menyajikan market information yg lengkap yg setidaknya
dapat lebih melindungi para individual retailer. Informasi yg tadinya
hanya dapat dikuasai oleh para broker maupun institusi tertentu saat ini
dapat pula dinikmati oleh kita2. Tinggal pinter-piter saja kita
meramunya
 
-------Original Message-------
 
From: Gideon <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  Lapian
Date: 06/24/05 01:54:46
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [Milis-AATI] Re: TLKM SPIKE: The PUZZLE ? + Dana korupsi
 
Dan orang seperti Soros pun bisa kejeblos juga dalam kasus Yen-daka th
94/95 (pertama kali Yen menguat ke 100Y/$).... padahal dia sudah dibantu
bozznya bank sentral  Jepang (BOJ) yang gak seneng Yen menguat... Siapa
lawannya ? bandar yang lebih kuat ? pasar sejagad ? gak ada yang tahu
pasti. Ada yang bilang Sakakibara (bozz BOJ) berkhianat dengan ikutan
jual USD, ada yang bilang fund dari Inggris yang bales dendam, ada juga
yang bilang para hedgers, spekulan, gnomes dsb ngeroyokin Soros karena
yang namanya pasar katanya gak boleh ada jagoan..... 
"Jagoan" Nikkei future SGX, Nick Leeson, katanya juga "dikeroyok" pasar
dan dia lengah (atau overconvidence?) hingga berakibat ING Barring
bangkrut..... Di BEJ, inget cornering saham MITI  th 99?..... siapa yang
kena corner pada waktu itu?.... lalu kasus DSFI.... siapa bandar
sebenarnya?.... semuanya puzzle, jawabannya pun tafsiran (kecuali orang
dalam tentunya).
 
Studi Behavioral Finance (BF), menginventaris belasan (puluhan) motif
pelaku pasar dalam pengambilan keputusan beli atau jual; dari yang
rasional, emosional, behavioral, sosial/politik (power) sampai
bentuk-bentuk prilaku-prilaku yang sulit dikategorisasikan karena cuma
latah  (ikut-ikutan orang lain) aja.....
 
 
gd

Ratman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Saya sangat sependapat sekali dengan komentar pak Fatih. Dengan mBah
juga sependapat bahwa semua langkah mesti ada motifnya. Hanya tentunya
sangat sukar bagi kita untuk mencari satu persatu buying/selling  motif
setiap individu ataupun institusi. Makanya daripada susah-susah lihat
saja hasil akhirnnya yg telah discounted oleh market.
 
Bicara soaal guyuran bandar tentunya kita sih pemain individu nrimo
saja. Jangankan kita , Poundsterling saja pernah diguyur Soros dengan
meninggalkan umpatan Margaret Tacher. Berandai-andai,  bandar semacam
Soros dalam waktu tidak terlalu lama  bisa saja menyapu bersih Jsx dan
membikin kita gigit jari  tanpa kita bisa berbuat apa2.
 
-------Original Message-------
 
From: M. AlFatih <mailto:[EMAIL PROTECTED]> 
Date: 06/23/05 18:25:40
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Milis-AATI] Re: TLKM SPIKE: The PUZZLE ? + Dana korupsi
 
Saya mengomentari mBah, karena yang dimaksud mBah adalah latar
belakang/dasar pertimbangan pelaku pasar. Market discount everything,
jadi apapun motifnya, semua tercermin di pasar. Mencari motif ini
menjadi tidak terlalu penting, apakah motifnya untuk mengecoh lalu
membuang atau memang tulus ingin memiliki saham tertentu. Atau,
istilah Gideon, motif bermacam-macam - silakan tafsir...
Tapi kalau yang dimaksud motif adalah 'minat beli' atau 'minat jual'
maka memang inilah yang dipelajari TA. Kita ikuti saja Smart Money,
bandar - big player - atau apa pun namanya. Dan TA akan melihat
perubahan tingkah laku, sehingga bisa menghindar dari sebelum ada
guyuran-guyuran yang merugikan.
Sudah lihat grafik berjawab posting Kang Asep & Bung Gideon, serta
teman2 yang lain?
Salam,
 
--- In [EMAIL PROTECTED], "Angelo Michel" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> Bapak benar! Dan memang fakta dari TA adalah demikian.
> Tapi sekali lagi, tidak semua orang memiliki sudut pandang yang
sama terhadap TA.
> Saya pribadi setuju bahwa TA dapat memperlihatkan motif (minat
beli/jual pasar) sekaligus hasil akhir nantinya dari motif tersebut
terhadap harga di pasar; kemana arah harga, sampai level berapa harga
akan bergerak.
>
> Masalahnya, embah sudah punya ilmu lebih sakti dari pada TA untuk
membaca motif pasar: BANDARMOLOGI.
>
> Tapi ini semua justru menguntungkan kita bukan? Lebih banyak ilmu ,
lebih banyak tools, lebih PeDe kita sewaktu terjun ke pasar.
>
> Best regards,
> Angelo Michel
>   ----- Original Message -----
>   From: Mustafa
>   To: [EMAIL PROTECTED]
>   Sent: Thursday, June 23, 2005 10:48 AM
>   Subject: Re: [Milis-AATI] Re: TLKM SPIKE: The PUZZLE ? + Dana
korupsi
>
>
>   Seingat saya TA itu sendiri adalah mempelajari psikologi pasar
dengan cara
>   melihat harga, volime dll dalam bentuk chart.
>   Jadi kita memang mempelajari motif dari pattern2 yang ada dan
melihat tujuan
>   atau trend dari market itu sendiri, hehe mohon maaf jika saya
salah.
>
>   ----- Original Message -----
>   From: "M. AlFatih" <[EMAIL PROTECTED]>
>   To: <[EMAIL PROTECTED]>
>   Sent: Thursday, June 23, 2005 9:33 AM
>   Subject: [Milis-AATI] Re: TLKM SPIKE: The PUZZLE ? + Dana korupsi
>
>
>
 
 
 
 
Untuk unsubscribe dari group ini, kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]
 
 
Yahoo! Groups Links
 
 
 
 
 
 


 
 
 


Untuk unsubscribe dari group ini, kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]



  _____  

Yahoo! Sports
Rekindle
<http://pa.yahoo.com/*http:/us.rd.yahoo.com/evt=33539/*http:/football.fa
ntasysports.yahoo.com?ovchn=YAH&ovcpn=Integration&ovcrn=Mail+footer&ovrf
d=YAH&ovtac=AD%20>  the Rivalries. Sign up for Fantasy Football 

Untuk unsubscribe dari group ini, kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]



 


 
 
 
 <http://www.incredimail.com/index.asp?id=95244> Add FUN to your email -
CLICK HERE!

Untuk unsubscribe dari group ini, kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]





  _____  

Yahoo! Groups Links
*     To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Milis-AATI/
  
*     To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]> 
  
*     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
Service <http://docs.yahoo.com/info/terms/> . 


[Non-text portions of this message have been removed]



DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk unsubscribe dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk subscribe ke milis saham
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke