Tingkat Inflasi Tahun 2005 17,11%
StockWatch (Jakarta) - Badan Pusat Stastitik (BPS) melaporkan pada bulan
Desember 2005 terjadi 'deflasi' (-) 0,04 % dari sebelumnya inflasi
masih tercatat 1,31% pada November 2005. Sedangkan tingkat inflasi untuk
tahun 2005, menurut Ketua BPS, Choril Maksum, sebesar 17,11%. Seperti
sudah diperkirakan sebelumnya, ini meningkat pesat dari tahun 2004
sebesar 6,40%.
"Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukan oleh
penurunan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 1,34% dan kelompok
pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,02%," ujar Choiril Maksum kepada
pers di Kantor BPS, Jakarta, Senin (2/1).
Deflasi terbesar terjadi di Padang sebesar 1,62% dan terendah di
Samarinda 0,01%. Sedangkan inflasi tertinggi di Banda Aceh 3,23% dan
inflasi terkecil di Pangkal Pinang dan Serang-Cilegon 0,04%.
Kelompok yang memberikan andil inflasi tertinggi selama tahun 2005
adalah kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar
3,89%. Sedangkan komoditas yang paling dominan memberikan andil inflasi
nasional selama tahun ini adalah tarif angkutan dalam kota 2,79% dan
bensin 2,61%. (NLS)
[Non-text portions of this message have been removed]
DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED] untuk unsubscribe dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk subscribe ke milis saham
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/saham/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/