Salam sahamers,

Lama saya tidak lagi menulis di milis saham, hal ini selain sibuk jg 
dikarenakan bursa kita yang isi kenaikannya 'JOMPLANG' nggak menarik, 
isunya sama saja, apa yang menaikkan INDEX BEJ hanyalah BEBERAPA gelintir 
saham yang memang sedari dulunya menjadi mesin penggerak bursa ditambah 
beberapa saham yg memuat isue energi dunia.  Sejak tahun 1999 yaitu mulai 
bangkitnya kembali BEJ sejak terpuruk tahun 1998, yang terlihat menjadi 
'komandan' di lapangan hanyalah saham milik BUMN yang memang sarat dengan 
ISUE KOMODITAS INTERNASIONAL seperti ANTM, TINS. Yang lainnya adalah SAHAM 
MILIK DUNIA yang saya maksudkan adalah saham tersebut juga tercatat di 
bursa asing seperti London dan New York, macam TLKM, ISAT.

Beberapa saham BUMN lain yang BERMUATAN LOKAL contoh FARMASI, hanyalah 
saham BUSUK YANG DIJUAL KE MASYARAKAT. Dengan memanfaatkan pengetahuan 
INVESTOR YANG MINIMAL mengenai bursa dan instrumennya, 'mereka' menjual 
SAHAM BUSUK tersebut di harga yang 'MANIS' dan kemudian 'sekuritas pesanan' 
melakukan PENJUALAN SAHAM secara besar-besaran selama berminggu-minggu yang 
menyebabkan HARGA TURUN hingga lebih dari SEPARUH HARGA MANIS.  Memang 
BURSA EFEK JAKARTA adalah tempat yang paling NIKMAT UNTUK PINJAM TANPA 
KEWAJIBAN APAPUN KEPADA INVESTORNYA.  Sementara investor tetap berharap 
mendekap erat-erat saham yang telah dibeli dengan berkeyakinan suatu saat 
nanti harga akan membaik, SUATU HARAPAN PAHIT!
SAHAM PLAT MERAH seperti INDOFARMA (INAF), KIMIA FARMA (KAEF) adalah contoh 
BOBROKNYA PERUSAHAAN PUBLIK YANG DIJUAL KEPADA INVESTOR.

Saya tidak melihat kenaikan index ini spektakuler, karena sama sekali tidak 
mencerminkan naiknya aktivitas perekonomian yaitu KESEJAHTERAAN RAKYAT 
dalam arti yang luas.  Kenaikan index adalah hanya berarti naiknya saham 
tertentu yang dimiliki oleh sebagian besar INVESTOR ASING yang memiliki 
kekuatan finansial untuk mempengaruhi BUKAN SAJA HARGA SAHAM DI PASAR, akan 
tetapi KEBIJAKAN PEMERINTAH ?  Saya melihat contoh terbaik untuk ini adalah 
TLKM, ISAT, dll.

Beberapa saham seperti ANTM, misalnya adalah saham dengan isue komoditi 
INTERNASIONAL yang terdiri dari emas, tembaga, besi, dll logam... dahulu 
tidak dapat naik lebih dari harga tradisionalnya (max. 2000) sekarang 
bahkan bertengger di >3000 dan dengan kenaikan beberapa logam secara 
INTERNASIONAL macam TEMBAGA, TIMAH, serta kuatnya harga EMAS bertahan 
tinggi tentu akan mengerek naik lembar saham ANTM. PEMERINTAH nggak bisa 
ngobral saham2nya terus, kecuali kepada investor domestik yang jumlah 
uangnya PASTI DIKETAHUI oleh pemerintah.  Sementara KEPADA GEORGE SORROS 
and the gang... kalau pemerintah maen jual/ ngumbar jual seperti gayanya 
neken harga kepada investor miskin di dalam negeri....bisa-bisa BUMN itu DI 
TAKE OFFER... hahaha... thanks GEORGE !!

Untuk SECOND LINER, bagi investor yang jeli bisa memanfaatkan HARGA MURAH 
DI AWAL TAHUN.  Karena kebiasaan BAGI-BAGI DEVIDEN YANG TIDAK PERNAH LALAI 
OLEH PERSERO,  maka ADA KEBIASAAN SETAHUN SEKALI UNTUK NAIK!  GERBANG 
kekayaan cuma TERBUKA SEKALI SETAHUN di sini ! ANDA HARUS JELI PERHATIKAN 
persero yang SETIA (ini nilai yg sangat subjektif sekaligus objektif bagi 
investor) karena tiap tahun gak peduli hujan, badai, banjir, panas terik, 
mereka TETAP BAGI SODAKAH (DEVIDEN) dengan RASIO D/P yang TENTU LEBIH MANIS 
dari SODAKAHnya TLKM, ISAT, dlllll...

Para INVESTOR PATUT memperhatikan second liner yang 'tertidur' dan cuma 
bangun SEKALI menjelang DEVIDEN. MANFAATKAN MOMENTUM KENAIKAN HARGA 
MENJELANG DEVIDEN karena setelah DEVIDEN DIBAGIKAN, SAHAM INI AKAN KEMBALI 
TERTIDUR PULAS.  RETURN YANG DIDAPAT DARI hal ini TENTU lebih besar jika 
TABUNGAN INVESTOR hanya tidur nyenyak di dalam buaian SBI 13.75 % p.a.
Tentunya saham ini tidak menarik untuk TRADER yang tiap minggu berkehendak 
masuk - keluar dari BURSA.

Ok, selamat tahun baru dan semoga tahun ini dst kesejahteraan untuk seluruh 
masyarakat NKRI. MERDEKA!!

salam,
IYk
-----------------------
    Date: Sat, 7 Jan 2006 02:20:20 -0800 (PST)
    From: darma erwin <[EMAIL PROTECTED]>


   IHSG 1.222 PGAS doang yang naik… huahahahaa………….. duit dari mane coy 
(mau nunggu Bom Kuningan maning yakk….) mending sekarang yang listing di 
BEJ PGAS, TLKM dan ISAT aza dech.….. dulu kate W. Simanjuntak PGAS akan RI 
jika Rp. 3.000,- wah2….apaann….nich… Buat yang waras; masih banyak second 
liner yang sehat, pay attention. Bagaimanapun tanda2 bursa yang sehat 
adalah masa2 yang terjadi pada Januari-Maret 2004.


   Salam,


[Non-text portions of this message have been removed]



DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk unsubscribe dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk subscribe ke milis saham
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke