Sorry dilanjutin..ada banyak yg tanya langsung ke email saya. Saya jawab ke 
milis biar nggak bales satu2.
   
  PTKA dan pemerintah bangun rel doubel track ini nggak dgn sia2. Mereka 
mendapat pinjaman lunak dari CHINA dgn investor China , pemborong juga china. 
So dgn 11 trlyun mereka bangun 2 jalur double track....dan PTBA sebagai 
PENGGUNA MAYORITAS ....bayar jasa service ke  PTKA....dgn hitungan dapet untung 
dari PTBA. Jadi Uang yg 11 trilyun itu bisa BEP utk PTKA.
   
  Dan jangan pernah lupa...setahu saya sebelum tahun 2001 ...PTBA volume 
produksi-nya hanya 6 juta ton....bisa meningkat ke 9 juta ton MASIH DGN SINGEL 
TRACK!!! Caranya...PTBA bantu PTKA membeli sistem komputerisasi manajemen KA 
dari INDIA. Jadi....lebih efisien! So rel kereta Tanjung Enim up to now...yg 
paling canggih sistemnya di Indonesia (lagian di Jungle sana mana ada yg mau 
maling kayak di JAWA sini).Bisa jadi sistem ini di tambahkan ke rel KA 
baru...so 2-3 kali output itu hitungan kasar. Saya dengar sendiri...bisa 5-6 
kali kalo di paksakan. 

  Jadi PTBA nggak keluar uang sama sekali utk rel ini. Paling bantu sistem 
komputer utk kepentingan dia. Misalkan, Masak kalo kita punya pabrik plastik di 
Soreang Kab. BANDUNG...mau di jual ke Taman Kopo Indah Bandung yg sebegitu 
macetnya...si pabrik harus keluar uang dan bangun jalan tol? Kan yg ada pemda 
minta pusat bangun jalan tol!!! 
   
  Ini semua bagian dari pembenahan infrastruktur kita supaya PTBA, dan semua yg 
punya usaha dapat menambah output produksi dan buka lapangan pekerjaan.
   
   
   
  Jangan lupa juga ada tambahan growth lumayan gede dari PLTU MUARA TAMBANG 
(paling gede) via investor Malaysia. Mudah2an ASTRO pay TV nggak di utak atik 
oleh DPR, soalnya itu salah satu syarat dari MOU yg di signed oleh SBY dan 
Abdulah Badawi...isinya kita buka market kita utk produk malaysia....dgn 
imbalan Malaysia bakal invest infrastruktur  di Indonesia which PLTU Muara 
Tambang is one of them .

EKA SUWANDANA <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Jangan tanya dana terlalu besar dan dari mana. Rel yg single track milik 
PTKA dari jaman BELANDA, so dibangun lagi di sebelahnya di tanah milik PTKA. 
Jadi sebenernya itu lebih dari hutang pemerintah dan PTKA. 
   
  Di koran dan analis bilang 2-3 kali pendapatan melonjak...tapi dgn volume non 
batu bara flat....dgn manajemen KA yg baik...bisa lebih ngangkutnya. 
  Dari jaman tahun 95-an pak, jaman pak SOENARDI jadi dirut, sudah berkali2 
minta ke pemerintah utk bangun rel ganda...tapi entah kenapa cendana nggak 
restui.
   
  Kalo boleh ngomong politik....bisa panjang!!!
  So..saya sangat bersuka cita dgn kabar double track ini...bahwa ada saham 
BUMN lain yg bakal punya exponential growth selain ANTM dan PGAS. Dimana lagi 
dapet untung di BEJ kalo bukan BUMN.
   
  Utk para fund yg buang PTBA.....do not be collosal loser!!! Socialise please! 
jangan di balik meja terus. Jalan 2 ke tanjung enim kunjungi rumah dinas 
dirutnya ...banyak rusa boo!!!
   

    
---------------------------------
  YAHOO! GROUPS LINKS 

    
    Visit your group "obrolan-bandar" on the web.
    
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
    
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 

    
---------------------------------
  




[Non-text portions of this message have been removed]



DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk unsubscribe dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk subscribe ke milis saham
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke