Berikut ini saya berikan daftar tingkat koefisien korelasi antara harga saham 
kelompok LQ45 dengan akumulasi pembelian oleh investor asing sejak tanggal 2 
Januari 2006 hingga tanggal 12 April 2006.



LSIP  0,97 

BNBR  0,96 

BBRI  0,95 

KIJA  0,95 

UNSP  0,93 

INTP  0,92 

AALI  0,90 

BNGA  0,90 

SMRA  0,90 

TINS  0,90 

BDMN  0,88 

BBCA  0,83 

PNBN  0,80 

ADHI  0,80 

UNTR  0,79 

ISAT  0,78 

PTBA  0,76 

LPBN  0,76 

TLKM  0,73 

BMRI  0,69 

TKIM  0,67 

PGAS  0,63 

GJTL  0,62 

ANTM  0,58 

PNLF  0,57 

ASII  0,53 

UNVR  0,52 

KLBF  0,47 

JIHD  0,39 

BNGA  0,33 

BNLI  0,27 

CTRS  0,25 

ENRG  0,20 

CMNP  0,15 

PLAS (0,01)

INCO (0,11)

INDF (0,16)

INKP (0,16)

BNII (0,18)

MLPL (0,25)

BUMI (0,49)

BLTA (0,49)

ADMG (0,64)

GGRM (0,67)

MEDC (0,69)



Dari data menunjukkan bahwa 76% menunjukkan korelasi positif, hanya 24 
menunjukkan korelasi negatif. 60% menunjukkan korelasi di atas angka 0,50 dan 
42% menunjukkan korelasi di atas 0,70. 22% menunjukkan koelasi di atas 0,90.



Apa artinya semua itu?



Koefisien korelasi menunjukkan tingkat hubungan antara dua buah data dalam 
periode waktu tertentu. Angka korelasi tersebut adalah antara -1 sd 1. Korelasi 
di atas 0 menunjukkan korelasi positif. Korelasi di bawah nol menunjukkan 
korelasi negatif. Angka 0 menunjukkan tidak adanya korelasi.



Tentunya semakin panjangnya data akan menunjukkan data yang semakin "reliable".



Angka yang positif artinya  adalah bahwa perubahan data yang satu akan 
menyebabkan perubahan dari data yang lain dengan searah. Jika satu data menaik 
maka data yang lainnya akan ikut menaik. Jika turun maka akan ikut turun.



Jika korelasi adalah negatif, maka apabila data yang satu naik, maka data yang 
lain akan turun. Sebaliknya apabila data yang satu turun, maka data yang lain 
akan naik.



Korelasi akan terhitung kuat apabila angka di atas 0,50 untuk korelasi positif. 
Dan di bawah -0,5 untuk korelasi negatif. Tentu korelasi akan sangat kuat 
apabila angka semakin mendekati angka 1 atau -1.



Dari data di atas kita lihat bahwa ada korelasi positif yang tidak terbantahkan 
antara pergerakan harga saham dengan pergerakan akumulasi pembelian oleh 
investor asing di saham BEJ.



Bagi yang tertarik dengan dinamika investor asing, sangat cocok untuk memilih 
saham-saham yang mempunyai korelasi positif yang tinggi maupun korelasi negatif 
yang tinggi.



Apa arti korelasi 0.95 dari saham BBRI? Artinya Anda mempunyai peluang untuk 
menikmati keberhasilan sebesar 95% apabila Anda membeli dan menjual saham BBRI 
seiring dengan pergerakan asing. Asing keluar Anda keluar, asing masuk Anda 
masuk. Anda tinggal mengekor dan mempunyai peluang sukses 95%! Suatu angka yang 
sangat fantastis bukan? Seperti ada garansinya.



Angka korelasi 0,5 bisa menunjukkan bahwa Anda hanya mempunyai peluang 50% 
untuk menang dan 50% untuk kalah apabila Anda mengikuti pergerakan asing.



Bagaimana dengan angka negatif? Tentu kebalikannya. Strategi ini adalah menjual 
ketika asing membeli dan membeli ketika asing menjual.



Nah, apakah ada yang mau percaya dengan indikator akumulasi pembelian asing? 
Jika Anda percaya dan tertarik, silakan mengambil datanya di milis 
metastock-data untuk ditampilkan ke dalam program Metastock Anda. Data sudah 
saya upload hingga yang tanggal 12 April 2006 sebagai referensi bagi Anda.



Saya percaya, Anda akan memetik hasil yang bagus.



Salam,



IN


[Non-text portions of this message have been removed]



DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk unsubscribe dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk subscribe ke milis saham
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke