Growth; Exponential & Arithmetical Growth.
Ada yg tanya ke saya saham yg growthnya bagus apa saja, dan kenapa saya
selalu komporin utk beli ANTM. Why should be growth company?
Sebenarnya setiap emiten yg memiliki growth layak di beli. Yaitu setiap
perusahaan yg volume /output penjualan bertambah, contoh ANTM, UNSP, PTBA ,
PGAS, dan malah TLKM.
Kalo yg pernah belajar management kita pernah baca, entity business itu bisa
di bedakan cycle nya, mulai dari Introduction, Growth, Maturity, dan diakhiri
dgn Decline.
Tapi juga setiap perusahaan juga bisa berpindah 'reverse' dari Maturity ke
Growth atau bahkan dari maturity ke Introduction melalui inovasi atau luck,
selain dari Growth to Maturity (e.g. ASII) atau Maturity ke Decline (e.g. TINS,
General Motors, Ford).
Contoh BUMI sesudah punya KPC dan ARUTMIN , dia berubah menjadi perusahaan yg
memiliki growth secara tiba2 (membeli ARUTMIN dulu baru KPC), dan selama tahun
2005 sahamnya bolak balik di 800-900, itu pertanda semua produksi KPC dan
Arutmin sudah di hitung dan di konsolidasikan di pembukuan BUMI, dengan lain
kata BUMI dalam Maturity phase selama 2005. Bulan lalu BUMI menjual KPC dan
Arutmin utk invest di Liquid Coal , walaupun prospek baik itu menandakan BUMI
berubah dari mature company ke Introduction phase company. Karena Liquid Coal
di Indonesia sebuah bisnis baru. Introduction phase adalah phase yg paling
berbahaya yg menentukan hidup mati sebuah bisnis. Kalo lulus, bisa jadi growth,
kalo gagal langsung bangkrut.
Maturity ke Growth, bisa terjadi kalau ada penambahan kapasitas produksi atau
penambahan pabrik yg membuat volume bertambah jadi dobel. Contoh ANTM, PGAS
(jaringan pipa bertambah), PTBA.
Sekarang kita bagi lagi growth jadi 2, exponential dan arithmetical.
Exponential growth itu terjadi apabila penambahan volume di atas 100%, atau
lebih . Contoh paling nyata PGAS
..volume gas yg di jual tahun 2010
diperkirakan 400% dari tahun 2004. Belum lagi apabila harga kontrak gas nya
naik (kalo naik 1% laba bersih PGAS naik 5%, karena cost-nya hampir flat).
Nanti sesudah tahun 2010 semua proyek sudah terpasang, PGAS jadi perusahaan
mature atau Arithmetical growth company macam TLKM.
Growth Exponential juga bisa terjadi kalo harga jual naik signifikan biasanya
terjadi di perusahaan tambang yg menjual komoditas yg juga diperdagangkan di
bursa komoditas berjangka. Seperti FCX(Freeport), Exxon mobil & di BEJ
contohnya ANTM yg menjual ferronickel dan biji nickel , harganya tergantung dgn
harga nickel yg di dagangkan spot & futures di LONDON METAL EXCHANGE. Tahun
2003 lalu nickel masih 3,7 USD/lb tahun 2004, tiba2 menjadi 6,4- 7 USD/lb ,
jadi ada kenaikan sekitar 70% dari harga jual, dan itu sudah cukup utk
menaikan laba bersih ANTM menjadi 270%. Dan sahamnya naik dari 1300-an ke
2000-an. Tanpa adanya penambahan kapasitas produksi.
Tahun 2006 ANTM operasikan FENI III tambahan 11000 ton, tahun 2008 -2009
bakal ada Alumina Chemical Grade dgn kapasitas 300ribu ton, tahun 2009-2010
bakal ada lagi tambahan 30000 ton FENI IV. Belum lagi nickel saat ini berada di
kisaran 8,2 USD/lb. So the price is the multiplier effect.
FCX/ freeport yg sebetulnya mature company harga sahamnya naik signifikan dan
laba bersihnya naik 80% karena growth yg di topang kenaikan harga komoditas
cooper dan emas.
Arithmetical growth itu seperti TLKM, growth terjadi karena penambahan
pelanggan, pertumbuhan pelanggan juga stabil , misalkan nambah 100000 orang
pertahun. Saya selalu menganalogikan pertumbuhan harga TLKM itu sama dgn harga
properti tanah. Beli kapan saja pasti selamat suatu saat. Hampir tidak mungkin
utk emiten seperti TLKM menjadi exponential growth, karena setiap mendirikan
BTS juga ada kapasitas tertentu. Saham retailer juga masuk katagori ini, macam
Wall Mart, Carrefour, MPPA (hypermart sedang expansi ke Cina).
Apa menjadi kaya harus membeli emiten yg memiliki exponential growth? Tidak
juga, Warren Buffet dalam portofolio-nya selalu memiliki saham consumer goods,
insurance, tapi dia tetap menjadi yg terkaya di dunia. Warren selalu mengatakan
bahwa dia akan membeli saham yg bisnisnya dia mengerti dan justru menghindar
dari saham teknologi dan bahkan saham energi/minyak.
Saham Exponential Growth rata2 memang bisa membuat orang cepat kaya tapi juga
memiliki resiko besar, contoh ANTM , harganya sahamnya sangat tergantung harga
nickel. Kalau nickel turun drastic, dan dunia tiba2 menjadi aman sentosa,
sahamnya bisa turun berlipat-lipat. Exponential growth harus memperhatikan
timing beli dan jual . Arithmetical growth , bisa buy and forget.
[Non-text portions of this message have been removed]
DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED] untuk unsubscribe dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk subscribe ke milis saham
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/saham/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/