Kalo pejabat udah ngomong begini berarti keadaan sudah cukup buruk, yg pake margin dan short/medium term-er mendingan keluar dulu. Patokan ane selalu begitu. Yang main short akan merajalela.
----- Original Message ----- From: Newsmaster To: [email protected] Sent: Thursday, January 11, 2007 2:21 PM Subject: [saham] Boediono: Koreksi IHSG Wajar Boediono: Koreksi IHSG Wajar Kamis, 11 Januari 2007 14:16:13 StockWatch (Jakarta) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Boediono mengatakan, penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Jakarta (BEJ) dalam beberapa hari terakhir ini merupakan hal yang wajar dalam dinamika pasar modal."Belum ada sesuatu yang tidak normal terkait hal itu," katanya. Boediono menyatakan di Jakarta, Rabu (10/1) sore, dinamika pasar modal memang dari hari ke hari seperti itu. Menjelang akhir tahun 2006, IHSG meningkat cepat dan saat ini terkoreksi. "Itu biasa saja, dinamika pasar modal memang begitu dari hari ke hari," ujarnya. Menurutnya, kondisi tersebut masih tergolong normal karena modal akan keluar masuk setiap hari. Pemerintah mengakui tetap tenang menghadapi situasi tersebut. Sementara menurut Dirut BEJ, Erry Firmansyah, di Departemen Keuangan, Rabu malam, reaksi pasar dalam dua hari terakhir dipicu oleh lokal. "Tadi pagi lebih banyak dipicu oleh lokal dan siang tidak ada reaksi dari asing maka lokal banyak menjual. Tapi kalau kita lihat tidak ada pelarian modal karena rupiah tidak bergerak terlalu jauh," katanya. Secara fundamental, ujarnya, kondisi ekonomi Indonesia tidak ada masalah sehingga tidak perlu khawatir. Reaksi pasar tersebut dinilai sebagai reaksi dari emerging market yang mendapat discount dari kasus Thailand dan Venezuela. Sementara investor lokal sudah eforia sejak Desember. "Kalau kita lihat kuartal empat 2006, pasar kita naik sekitar 25 persen sehingga kenaikkannya sudah tinggi dan mereka berharap di Januari ada Januari Effect, ternyata efek eforia dan Januari Effect tidak terasa sehingga lokal terpaksa jual," kata Erry. Ia meminta tidak perlu khawatir dengan kondisi ini karena mekanisme pasar diharapkan tidak lama lagi akan kembali pulih. (Herman Susanto) -- Kuliner Indonesia, milis tentang makanan dan tempat makan di dalam, juga dari luar negeri. Disajikan dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Daftar ke mailto:[EMAIL PROTECTED] Arsipnya bisa dibaca di http://groups.yahoo.com/group/kuliner_ind/messages
