Total kapasitas smelter swasta tidak kurang dari 26ribu ton per tahun, tetapi 
bila memperhitungkan penyelundupan pasir timah (data perkiraan) 
smelter+penyelundupan bisa mencapai 45ribu ton atau hampir sama dgn kapasitas 
TINS sendiri.

Suwito Nugroho <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            Bung, 
  Bisa cari tahu berapa kapasitas smelter swasta yg dibuka kembali di sana?
  ADa update ttg Koba Tin vs. Kapolri Sutanto
  Yg pusing kalo sampe Koba Tin ditutup, apa ada kaitan dgn Antam nantinya?
  Malaysia Smelting Co owns 75% Koba Tin adalah investor rekanan Antam di 
proyek Tayan... 
  saya denger Antam mo bikin pabrik smelter bauxite di Riau juga
  Jangan2 sama kayak smelter swasta aja Antam tampung bijih dari illegal miners 
di sana ... paragah!!!

stationandrew <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
      Kelanjutan informasi saya terdahulu saya beritahukan bahwa kegiatan 
pemurnian Timah(smelter) di P. Bangka Belitung telah dimulai kembali, 
para pemilik smelter saat ini telah menerima pasir timah dari semua 
penambang dgn harga Rp 61ribu atau 2ribu diatas hari beli PT. Timah, 
saat ini ada tidak kurang dari 3 smelter telah beroperasi kembali.

Kegiatan ini dikawatirkan dapat mengganggu supply timah di pasar, 
apalagi dgn kenaikanharga beli maka PT. Timah mungkin terpaksa harus 
menaikan biaya beli dari masyarakat sehingga menaikan Harga Pokok 
Pembelian yg pada akhirnya dapat menggangu kinerja perseroan pada saat 
ini.

Informasi ini tidak tahu akankah mempengaruhi harga TINS di pasar?

Salam,

Semoga 




  __________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam 
http://id.mail.yahoo.com 

         

 
---------------------------------
8:00? 8:25? 8:40?  Find a flick in no time
 with theYahoo! Search movie showtime shortcut.

Kirim email ke