Dear milist, & Otoritas BEJ (klo ada yg baca, sy tak tahu emailnya BEJ)
  Tadinya sy tak minat ikut ngobrol ttg PGAS krn sy tak pegang PGAS. Cm klo 
lihat impactnya ke IHSG & impact psikologis ke saham2 lain (trmsk yg sy 
pegang), sy SETUJU BILA PGAS DISUSPEN ATAU DIKELUARKAN DARI PERHITUNGAN 
INDEX/IHSG (JIKA TDK DISUSPEN).
  Ini utk tidak memperkeruh IHSG yg sudah "TERJUN BEBAS" (sy dramatisir saja 
menjadi "terjun bebas", daripada kita bilang "tenang...jgn panic" tapi akhirnya 
TOO LATE TO ACT ! ). Lihat otoritas bursa Thailand bbrp waktu lalu, hanya dlm 1 
sesi stlh index SET hancur gara2 kebijakan baru ttg kontrol devisa, sorenya 
otoritas SET langsung ACTION. Smntr IHSG sudah seminggu hancur...sampai kapan, 
how long can you wait ??
  Smoga OTORITAS BEJ bertindak CEPAT & TEPAT. Mmg moment yg dipilih org yg 
mengobral PGAS "sangat tepat", yaitu saat IHSG terpuruk & org panic. Klo ada lg 
yg mau "iseng" memperkeruh suasana lagi, skrg jg moment yg "lebih dari sangat 
tepat", misalnya obral skalian saham TLKM, ASII, & big caps lain agar IHSG 
makin terkapar...Jd buat Otoritas BEJ tlg perhatikan ini..!! 
   
  Kadang sy ber-tanya2 ttg komitmen BEJ utk melindungi investor :
  1. Sekitar Okt.06, shm PGAS sbnrnya ada indikasi dimainkan org (mnjelang 
divestasi), shg hrg jatuh (walau tak separah skrg), tp BEJ tdk mensuspen (?)
  2. Klo sy tak salah, waktu kasus Lapindo menguak, shm ENRG terkoreksi dr 
800-an dan ada kabar ENRG minta shmnya disuspen, tp BEJ tdk mau mensuspen. Skrg 
ENRG sdh hancur di kisaran 500-an. Mau disuspen skrg ? TOO LATE !
  3. Saat saham2 blue chips akhir2 ini overbought & org beralih ke 3rd liner 
spt CNKO, CNKO-W2, BTEK, BETK-W, shm2 ini melejit dan byk org untung (walau 
mgkn krn digoreng), tiba2 BEJ curiga & mensuspen & akhirnya shm2 tsb jatuh & yg 
sdh trlanjur masuk/beli jd korban. 
  4. Tapi saat TINS bbrp waktu lalu melejit dr 2000-an mjd 6000-an, BEJ tidak 
curiga & tidak mensuspen?  Why ? Why ? Why ?
  5. Jadi BEJ melindungi investor dari kerugian atau justru merugikan investor 
? Gimana mau menggaet 1 juta investor lokal jk resiko pasar BEJ spt ini ?
  6. Kalau dianggap suspensi saham justru membuat pasar makin panic, harus ada 
tindakan lain yg dilakukan, misalnya memperketat peraturan trading. Misalnya, 1 
INVESTOR HANYA BISA MEMILIKI 1 ACCOUNT, TIDAK BOLEH LEBIH DARI 1 ACCNT WALAU 
BEDA SECURITAS. Aturan lain misalnya, membatasi lagi batas kenaikan/gain shm dr 
30%/hr mjd 10%/hari, dsb. Batas gain/hari warrant jg dibatasi lebih kecil. Jadi 
"action on the system"-nya. Bukan action sekedar suspen2 shm yg lg melejit 
(fire fighting). Toh jk shm disuspen krn naik & dicurigai digoreng, org akan 
pindah2 mempermainkan/menggoreng shm2 lain ?? Lihat kasus CNKO, CNKO-W, BTEK, 
BTEK-W...
   
  regards,
  axan-member of IMD (investor modal dhengkul)   

Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Kalau dari e-bursa.com, dikatakan pihak perusahaan akan 
melakukan konferensi pers hari senin siang di Grand Hyatt, Jkt.

http://www.e-bursa.com/berita/content.php?sour=stw&id=70112153202062205&d=20070112

Bapepam setahu saya sangat konservatif.
Saat ini terlalu banyak rumors yg beredar yg
mempengaruhi perdagangan PGAS sehingga butuh penjelasan
dari pihak perusahaan sehubungan dengan rumors dan gerakan
harga saham yg diluar kelaziman.

Keanehan2 lainnya yg perlu diselidiki adalah spt posting
saya di awal. RX rekomendasinya buy, eh malah sell besar2an
hari ini tanpa ada melakukan perubahan rekomendasi sell.
Sebaliknya, KZ yg mengeluarkan rekomendasi sell, eh malah
net buy. Sempat net buy sekitar 19ribuan lot walau akhirnya
di sesi dua melakukan selling sehingga net buy nya
jadi sekitar 1000-an lot saja. Posting saya pertama
yg berkaitan dengan RX & KZ diposting sebelum sesi 2 dimulai.

Kecurigaan anda di bawah juga terlintas di saya, koq
bisa hanya dalam waktu sebulan, tiba2 berubah 180 derajat.

Hal lain lagi yg perlu dicurigai adalah kemungkinan
adanya insider trading.
Adalah tidak lazim investor asing melakukan trading
hanya berdasarkan rumors dan dengan jumlah yg sangat besar.
Sangat tidak lazim. 

Kasus ini kalau dikembangkan bisa muncul beberapa kemungkinan.
Kita harapkan bapepam segera ambil tindakan2 yg diperlukan
demi menjaga kredibilitas BEJ.
Suspensi perlu dilakukan demi ketenangan pasar.

Saya sangat berharap ini tidak ada kaitannya dengan
unsur politik. Hal ini masih jauh dari pikiran saya.
Tapi lebih baik sejak dini saya katakan demi kewaspadaan. 
Saya harapkan Presiden SBY benar2 mencermati masalah ini.
Jangan berikan peluang sedikit pun terhadap hal2 yg
nantinya malah bisa mengganggu. Jangan lengah.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

--- In [email protected], "Halim Mintareja" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Sudah diberi penjelasan.. lewat press release..
> 
> Tapi baru dijelaskan sudah dimunculkan rumor baru lagi..
> 
> "Data kontrak jual-beli gas yang menyangkut SSWJ 1 dan 2 dimanipulasi
> sebelum diserahkan ke securitas"
> 
> Comment saya :
> Dulu waktu ada company visit .. securitas sekelas ML-RX-DB etc
apakah tidak
> melakukan cross check terlebih dahulu ??
> Sekali lagi ini cuman pendapat pribadi..
> 
> Halim Mintareja
> 

> >
>



         


<P><FONT size=3>Achsan PM, </FONT></P>
<P><FONT size=3><A href="mailto:[EMAIL PROTECTED]">[EMAIL PROTECTED]</A> , <A 
href="mailto:[EMAIL PROTECTED]">[EMAIL PROTECTED]</A></FONT></P>
<P><FONT size=3>Perumahan Tamansari - Blok C / 134 - BATAM </FONT></P>
<P><FONT size=3>Home : 0778-326808 </FONT></P>
<P><FONT size=3>Office : 0770-611724, ext. 221</FONT></P>
<P><FONT size=3>Mobile :0812-7764688</FONT></P>
 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke