Pak Axan PGAS nggak berbisnis LNG, pembeli Jepang membeli gas dari Indonesia berupa LNG. Jepang bukan mengalihkan import gas alamnya ke supplier lain tapi berhubung kontrak mereka akan berakhir di tahun2 mendatang, mereka meminta perpanjangan kontrak jual beli tapi pemerintah masih pikir2 karena sesuai dengan government energy policy mix maka kebutuhan gas di masa mendatang akan makin besar.
Semoga menjawab On 1/15/07, achsan pm <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Yah, ini cukup menghibur ditengah tangisan investor PGAS. Tapi Kamis lalu (11/1/07, sehari sblm PGAS dibantai), malamnya sy dengar dari salah satu station Radio Bisnis, ada berita kalau *Jepang akan mengalihkan import gas alam dari Indonesia (Arun) ke negara lain*. Ini mgkn reaksi atas pernyataan Presiden SBY thn lalu yg mengatakan Indonesia tdk akan (mengurangi) export gas alam jika pasar dlm negeri membutuhkan. Sy tak tahu apakah PGAS adalah supplier Jepang atau ada penjual selain PGAS (tapi kalo benar info salah satu milist ini yg mengatakan PGAS momonopoli bisnis penjualan gas...ya..jgn2 mmg PGAS jg supplier Jepang). Tapi melihat besoknya (Jumat, 12/1/07) hrg PGAS merah membara, sy jd brtanya, ini krn penundaan komersialisasi pipa SSWJ saja atau jg ada hubungan dg berita radio tsb ? axan-IMD *kzvs rx <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: Penjualan PGN Naik 64% Jakarta (Media): Meski proyek komersialisasi pipanisasi Sumsel-Jabar (SSWJ) PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terlambat, perseroan memastikan volume penjualan gas tahun ini tetap naik signifikan, setidaknya naik 64% jika dibandingkan tahun 2006. Sedangkan jika proyek pipanisasi itu tidak terlambat, kenaikan volume penjualan mencapai 132%. Direktur Utama PGN Sutikno mengemukakan hal itu dalam jumpa pers, di Kantor Pusat PGN Jakarta, kemarin. Sutikno didampingi Direktur Keuangan Djoko Pramono dan Direktur Pengembangan Adil Abas. Jumpa pers ini digelar untuk mengklarifikasi respons pasar yang negatif pada perdagangan saham PGN pekan lalu, akibat pengumuman mendadak penundaan proyek komersialisasi pipa SSWJ. Saat itu harga saham PGN terkoreksi tajam, dan berakibat rontoknya saham-saham BUMN dan anjloknya IHSG pada sesi akhir pekan lalu. Sutikno meyakinkan bahwa semula PGN memproyeksikan kenaikan volume dari 338 juta kaki kubik perhari (mmscfd) menjadi 787 mmscfd pada 2007. Namun, pengaliran gas secara komersial yang menjadi mundur menjadi akhir Maret 2007, membuat proyeksi volume penjualan 2007 terpaksa direvisi menjadi 555 mmscfd. "Tetapi, walau terjadi keterlambatan, dapat kami tekankan bahwa kontrak-kontrak jual besi gas bumi kami pada 2007 tetap akan berjalan sehingga proyeksi pendapatan 2007 tetap naik bila dibandingkan dengan 2006 dan akan terus meningkat di tahun-tahun selanjutnya", paparnya. Sutikno mengatakan, jumlah pelanggan baru yang telah menandatangani kontrak jual beli dengan PGN untuk penyaluran gas dari pipa SSWJ, mencapai ratusan pelanggan. Namun, berdasarkan evaluasi PGN, konsumen yang benar-benar telah mempersiapkan diri untuk menerima gas mulai Januari, jumlahnya masih sedikit. Dengan demikian, keterlambatan pengaliran gas diperkirakan tidak terlampau banyak merugikan pelanggan. Pada kesempatan yang sama, Sutikno kembali membantah adanya rekayasa laporan keuangan PGN. Menurut dia, hal itu tidak mungkin dilakukan PGN, karena sebagai perusahaan publik, laporan keuangan PGN selalu diaudit oleh akuntan publik disajikan sesuai peraturan Bapepam. Dia juga menyatakan, keterlambatan penyampaian informasi ke Bursa Efek Jakarta (BEJ) mengenai mundurnya jadwal komersialisasi gas pipa SSWJ, tidak disengaja. Manajemen PGN hanya menginginkan informasi yang dipublikasikan secara resmi memiliki keakuratan data, sehingga tidak meyesatkan publik. "Kami siap diinvestigasi jika itu dipandang memang perlu dilakukan," tegasnya. --- Teddy <[EMAIL PROTECTED] <teddy.halim%40gmail.com>> wrote: > http://www.pgn.co.id/ebhtml/pgnportal/default.php > > __________________________________________________________ Never Miss an Email Stay connected with Yahoo! Mail on your mobile. Get started! http://mobile.yahoo.com/services?promote=mail Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
