sebenarnya prinsipnya sederhana pak... JANJI adalah RESIKO. dijual/diturunkan utk menurunkan resiko. kalo benar-benar sdh mengalir gasnya resiko berkurang. rgds fzn
-----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Busra Buskari Sent: Wednesday, January 17, 2007 9:46 PM To: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: Sekarang PGAS atau tidak sama sekali Awalnya saya punya logika seperti anda.Keterlambatan tiga bulan bukanlah sesuatu yang besar, terutama saat ini kita masih di awal tahun. Tetapi setelah dipikir ulang, apa mungkin analis2 terpelajar tersebut ramai2 buang pGAS hanya karena alasan tersebut....atau ada alasan lain yang kita (outsiders) tidak tahu...... "patience is a virtue" BB ----- Original Message ---- From: Dodik Sudiyono <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, January 17, 2007 7:49:58 PM Subject: [saham] Re: Sekarang PGAS atau tidak sama sekali C7 memang dalam melakukan transaksi di bursa harus memiliki kecerdasan diatas rata-rata, yang tingkatannya tidak hanya intelectual tapi juga emosional, intelectual kita perlu paham ratio ratio emiten , perlu tau technical tapi itu saja tidak cukup ... kecerdasan diatas itu adalah emotional , bagaimana kita dapat berempati terhadap emiten tersebut melihat historis bahkan melihat dan menembus masa datang dengan segalam macam informasi yang didapat sehingga dapat mengantisipasi kejadian kejadian yang muncul , selain itu juga harus dipersiapkan kesabaran yang luar biasa seperti WB. benar bahwa masuk di bursa saham itu seperti masuk di sebuah kota yang sangat modern tapi banyak mafia yang memiliki kekuasaan, titel sejibun dari luar negeri, perang informasi, bahkan sampai pada tekanan psikologis, sehingga secara keseluruhan masuk bursa itu tidak hanya hitung-hitungan akuntansi saja tapi juga hitung-hitungan psikologis. jadi mungkin pembelajaran yang terbaik adalah bukan mempersiapkan ilmu akuntansi atau ilmu TA atau ilmu FA tapi juga ilmu psikologi yang selama ini saya amati dimiliki oleh eyang guru sinuwun kanjeng ratu MBAH, meskipun gemeteran waktu ngeliat open PGAS. juga si jempol mas IRWAN pengasuh milis ini yang selalu tetap COOL. salam kenal semua --- In [EMAIL PROTECTED] com <mailto:saham%40yahoogroups.com> , andrew wijaya <stationandrew@ ...> wrote: > > Saat ini beramai-ramai para analis perusahaan sekuritas lokal dan asing menurunkan perkiraan harga PGAS, alasannya pun relatif sama "ketelambatan" penyelesaian proyek dari akhir Desember 2006 menjadi Maret 2007 dan informasi yang terlambat disampaikan ke publik. Aneh yah kok mereka bisa ramai-ramai menurunkan peringkat hanya karena alasan diatas, padahal kalo kita mau jujur akankah kinerja yang selama ini berjalan akan terganggu krn keterlambatan proyek tsb? Apa sih arti keterlambatan 3 bulan yg saat ini sdh berjalan 1/2 bulan. > > Apakah mereka tidak pernah belajar atau mengetahui dalam penyelesaian proyek apapun pasti ada kendala spt keterlambatan ataupun gangguan teknis? Membangun sebuah rumah kecil untuk tempat tinggal sendiri saja pasti ada kendala spt terlambat penyelesaiaan, dsbnya, apalagi untuk suatu proyek besar. > > Keterlambatan penyelesaiaan proyek PGAS hanya akan menundah pertumbuhan PGAS yg diperkirakan sejak awal tahun menjadi Maret 2007, padahal kita tahu dgn tanpa proyek yg terlambat tsb saja kinerja PGAS relatif hampir sama dgn TLKM dgn ROE per tahun 39% dan PES Rp 460. P/E PGAS saat ini 18x (Rp8.350) atau hanya 2x diatas TLKM dan 7xdibawah UNVR. Apa sih arti keterlambatan 3 bulan bagi para investor, kecuali bagi para penjudi yg beli pagi jual sore atau besok. > > Keterlambatan 3 bulan bukan sesuatu spt kiamat, spt SONY menundah peluncuran PS-4 dan Microsof menundah X-Box yg pada akhirnya mereka luncurkan kembali beberapa waktu kemudian. > > Pengalaman saya berinvestasi di saham bila mendengar riset para analis baik lokal atau asing lebih banyak Matinya dari pada hidup. Sebagai seorang investor seharusnya tidak panik apalagi terkecoh oleh kelakukan para "mafia" analis dgn segudang titel Luar Negri dari Universitas ternama dan perusahaan sekuritas besar. Para mafia tsb justru bertambah kaya bila kita ikut panik oleh kelakukan bejat para analis tsb. > > Saya tidaklah muluk-muluk, angka Rp 9500 per saham akan dicapai dalam waktu paling lama 1 bulan kedepan, hitung-hitung lebih tinggi dari pada deposito di Bank. > > Beranih anda mencoba? > > > Salam, > > > Andrew > > > ------------ --------- --------- --- > Be a PS3 game guru. > Get your game face on with the latest PS3 news and previews at Yahoo! Games. > _____ Cheap Talk? Check <http://us.rd.yahoo.com/mail_us/taglines/postman8/*http://us.rd.yahoo.com/evt=39663/*http://voice.yahoo.com> out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates.
