Iya bener pak Eka, saya setuju seperti itu. Asal jangan pake margin aja
(karena ada bunganya -- lah saya kadang main masih pake margin juga, piye
toh :P). Betul juga, spekulasi itu kita mengharapkan sebuah prospek (entah
turun entah naik).
On 2/15/07, EKA SUWANDANA <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Biasanya jualan ayam dipinggir jalan pun tanpa riset market, debit mobil
yg jelas, tergolong spekulasi ! Dan trading saham dgn teknikal, sama seperti
penjual ayam tsb. Nggak haram selama nggak pake Marjin. Dulu saya sempat
bersitegang dgn orang yg Islamnya kuat....ujung2nya dia cuma ya ya..! Susah
deh!
Kalo fundamental beli simpen tidur trus naik....mah bukan
spekulasi...investasi sama dgn beli tanah.
So kalo ada yg bilang trading/investing saham haram......sama dgn
mengharamkan jualan ayam. Yg haram bunga bank, bunga dalam bentuk apapun.
menjanjikan sesuatu dgn pasti seperti rentenir, bank, itu RIBA. Kalo beli
saham kita beli berdasarkan prospek bukan kepastian...dimana haramnya?
*Aria Bela Nusa <[EMAIL PROTECTED]>* wrote:
Agar spy lebih jelas – scr sederhana konsepnya *tradings*
/investasi berada di antara (di tengah2) 2 (dua) kutub kalo ditarik garis-
lurus :
· Tabungan (*savings*) : *risk* rendah, *return* relatif rendah –
setiap waktu kita dapet bunganya (tidak perlu diambil2 atau dibiarkan masih
terus tetep dapet bunga)
· Spekulasi : *risk* tinggi
Dengan demikian, *tradings*/investasi *bukan* tabungan (*savings*) &
spekulasi – krn kita perlu membeli & menjualnya pd waktu yg tepat setelah
oentoengs (*proper time*) & memperhitungkan resikonya (*calculated risks*)
incl.*down-side risks* scr sistematis melalui T/A, F/A & *psychological of
tradings* (kalo saya sendiri dlm *tradings* -* *juga pake *TRADING
PRACTICES* (*BEST PRACTICES*) namanya)...
Regards,
Aria
-----Original Message-----
*From:* [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] *On Behalf Of
*Oskar Syahbana
*Sent:* 15 Februari 2007 13:44
*To:* [email protected]
*Subject:* Re: [saham] dosa ngak maen indeks saham ?
Kayaknya judi diharamkan bukan karena ada atau tidak adanya FA dan TA.
Contohnya seperti black-jack, atau truf, atau bahkan poker. Itu semua ada
analisa-nya pak (ini kalau pemain profesional, bukan schmuck yang cuma
betting for fun). Tapi saya setuju, judi itu haram karena barangnya ga ada
(yang dibeli) ;-)
On 2/10/07, *Dean Earwicker* <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Judi itu diharamkan karena kita tidak ada ada FA, TA, dan research,
dengan kata lain kita tidak akan tahu apa hasilnya. Kalau judi nggak ada
barangnya (yang dibeli).
Kalau saham ada analisa, rekomendasi, TA, FA, manajemen resiko, yang
tentunya bisa dipelajari. Jadi bukan asal tebak-tebakan aja.
Eh, kok jadi dibahas yah.. udah ah. :P
DE
----- Original Message -----
*From:* Yuniarto, Bambang <[EMAIL PROTECTED]>
*To:* [email protected]
*Sent:* Saturday, February 10, 2007 10:49 AM
*Subject:* RE: [saham] dosa ngak maen indeks saham ?
Awas jangan asal kasih vonis coy , lebih baik tanyakan aja ini masalah ke
MUI. Yang jelas sampai setakat ini MUI tidak ada kasi rekomendasi haram .
Kalau dibilang haram tentu tidak pula ada JII ( Jakarta Islamic Index ) ,
BETULLLLLLLLLLLLL ???
BBY
------------------------------
*From:* [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] *On Behalf
Of *Widhie !!!
*Sent:* Saturday, February 10, 2007 9:10 AM
*To:* [email protected]
*Subject:* Re: [saham] dosa ngak maen indeks saham ?
Saham itu asset, jadi kalau beli saham=beli aset.
Nilai aset itu bisa naik dan bisa turun, tergantung kinerja perusahaan dan
juga supply & demand.
Misalnya anda beli rumah seharga 100 juta. ternyata setelah anda beli,
lingkungan di sekitar rumah itu berkembang, maka harga rumah tsbt otomatis
naik. Nah, anda jelas untung, bukan dengan cara merugikan penjual rumah
tadi, tapi karena lingkungan telah berkembang. Jual beli jelas bukan hal
yang haram
On 2/7/07, *irwan_kerenz* <[EMAIL PROTECTED] > wrote:
menurut gue, salah satu alasan kenapa judi itu diharamkan karena di
judi kita tidak bisa sama2 mng, jika ada yang menang pasti ada yang
kalah, uang kemenagan kita berasal dari kekalahan orang lain yang
berarti secara tidak langsung kita berbahagia di atas penderitaan
orang lain.
sejauh yang saya tahu di indeks saham, mekanismenyapun seperti itu,
jika kita untung dari market, uang keuntungan kita itu sebenarnya
berasal dari kekalahan orang lain. jadi apa bedanya dong dengan kita
main judi bola? ilustrasinya sebagai berikut :
MU VS ARSENAL = BBJ,misalnya NIKKEI
BANDAR = KBI
PELEMPAR = PERUSAHAAN PIALANG
INVESTOR = PEMAIN
--
Oskar Syahbana
http://permagnus.com/ -- A Financial site with a human touch
Please send private messages to iservasia[at]gmail.com
--
Oskar Syahbana
http://permagnus.com/ -- A Financial site with a human touch
Please send private messages to iservasia[at]gmail.com