Biasa kalau saham naik turun (gelombang ) apalagi naiknya hampir
tanpa koreksi tapi saya percaya TINS konsolidasi untuk naik lebih tinggi
lagi menuju fundamentalnya di atas Rp 20.000,--
thx
Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Hahahaha....saya jadi tertawa membaca worst case yang
Pak Eka tulis di bawah ini. Bisa saja Pak Eka nakut2innya...:)
Saya tambahin saja worst casenya ya biar makin rame:
4. Tiba2 terjadi tsunami yang meratakan pulau Bangka,
Belitung, Karimun.
5. Terjadi gempa bumi hebat di pulau2 tersebut sehingga
tidak mungkin lagi dilakukan penambangan.
6. Ditemukan bahan baru pengganti timah.
Sekedar catatan, TINS memiliki 111 Kuasa Pertambangan Timah
(baca: lahan) dengan total luas 517.952 ha di Bangka,
Belitung, dan Karimun.
Warren Buffett tidak ikutan saham2 internet waktu itu
bukan karena dia melihat saham internet itu jelek
melainkan karena dia tidak mengerti cara menghitung
valuasinya. Jadi saya pikir, berbeda dengan apa
keputusan investasi Pak Eka dalam hal di bawah yang
disebutkan.
Saham2 internet seperti AMZN, EBAY, YHOO, dan GOOG adalah
saham2 internet yang bagus yang valuasinya sudah naik
berlipat2 dari sejak berdirinya.
Demikian saja dari saya.
jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu
--- In [email protected], EKA SUWANDANA <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Atau yg paling mungkin worst case scenario:
>
> 1. Tiba2 Cost naik signifikan karena makin susah cari
> Timah di Bangka.
> 2. Tiba2 pemerintah lepaskan Dirut Koba Tin dari
> berbagai tuduhan. So It will be bussiness as usual,
> TIN price can drop to 10000$.
>
> 3. Ahh kalo patokan cuma Price to Earning Ratio, saham
> ini pasti naik. Tapi bagaimana kalo tiba2 Bandar Kaya
> sadar , ohhh semua hitungan sampai 20000 terlalu
> optimis, karena Financial Report Result will be below
> expectation. OR si Bandar kaya inget 2 poin yg diatas,
> Bangka deposit surface mining tinggal 5 tahun lagi.
>
> Itu mengapa saya nggak ikutan party, sama ketika
> Warren buffet nggak ikutan Internet Bubble! Juga sama
> ketika PGAS sudah lewati 7000, saya sudah bersih, juga
> sama ketika BLTA IPO di Singapore saya juga nggak
> ikutan.
>
>
>
---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.