Ya betul sekali pak Irwan, angka tersebut ( US$ 8.699 /ton )
harga rata rata penjualan PT TINS selama triwulan III 2006,
Untuk triwulan IV pasti jauh lebih besar.
Jadi bagi saya Rp 24.000,-- bukan angka yang mustahil.
Koreksi hanya gelombang & masih wajar.
Apalagi kebutuhan timah naik terus dan tidak mencukupi.
Tahun ini kekurangan 30.000 ton, jadi harga timah pasti akan
naik lagi.
Thx
Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Pak Odink, link yang anda kasih mana mungkin salah.
Khan link tersebut langsung dari perusahaan.....:)
Yang jadi masalah adalah kita yang mengintepretasikannya.
Barusan saya baca lagi pelan2 dan mencoba mengira2 apa
maksud kalimat tersebut. Karena, ringkasan berasal
dari laporan keuangan lengkap.
Kesimpulan saya, kita dan juga Pak Eka salah
mengartikan kalimat di paragrap yg saya kutipkan
terdahulu. Kalimat:
"Harga rata-rata logam timah yang diterima Perseroan selama triwulan
III 2006 mencapai US$8.699 per ton,"
maksudnya adalah harga rata2 penjualan timah yg
dilakukan oleh perusahaan.
Jadi, angka USD8.699 per ton itu harga jual rata2
perusahaan selama triwulan III 2006. Jadi bukan
angka COGS seperti yg dikatakan Pak Eka sebelumnya
dan juga buka harga perolehan dari sumber luar
yang saya duga diposting saya sebelumnya.
Sekarang menjadi jelas sudah....:)
Kalau Pak Odink lihat lagi kutipan di bawah,
maka kalau angka 8699 dikurangkan harga pokok usaha
(bukan harga pokok penjualan) yang sebesar 8257,
maka akan didapat angka 442 yaitu angka yg sama persis d
engan angka margin dalam tabel tersebut.
Kalau Pak Odink lihat kembali angka penjualan
timah perusahaan selama 9 bulan di laporan keuangan
lengkap yg sebesar Rp2.353.421.000 bila dibagi jumlah
timah yg dijual (bukan yg diproduksi lho ya) perusahaan
yg sebesar 30735 ton, maka didapat angka penjualan
per ton nya sebesar Rp 76.571.368. Bila dibagi
dengan kurs rata2 periode tersebut dipakai oleh
perusahaan yaitu sebesar Rp.9178 maka didapat
angka USD8343, yaitu angka yg sama persis seperti
angka di tabel yg anda kutipkan di bawah.....:)
Jadi, harga pokok penjualan (COGS) timah yang
benar seperti yg saya kutipkan sebelumnya yaitu
sebesar USD7197, harga pokok produksi timah
sebesar USD7234, sama seperti di angka tabel
yg anda kutipkan di bawah.
Mudah2an penjelasan saya ini bisa membantu.
Kesalahan intepretasi yg dilakukan Pak Eka
dengan menganggap angka USD8699 adalah angka
COGS untuk triwulan III 2006 bagi saya adalah
kesalahan yang wajar terjadi mengingat
perusahaan membuat ringkasannya menggunakan
kata2 yg bisa salah tafsir. Harusnya ditulis
dengan menggunakan istilah yg dipakai umum
yaitu "harga rata2 penjualan perusahaan" dan
bukan "harga rata2 yg diterima perusahaan."
Kasus ini berbeda dengan kasus detik.com yg
salah mengartikan revenue ANTM sebesar 5,4T
sebagai laba ANTM 5,4T.
jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu
--- In [email protected], Odink <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> maaf bila link dari saya mungkin kurang benar, di bagian paling
bawah ada
> link pdf press release (halaman 2)
>
http://www.timah.com/timah_ind/shareholder/PR/PT%20Timah%20Tbk%20Rilis%2030%20Sept%202006.pdf
> dan ternyata isinya sama persis dengan yg folder tins di web jsx
>
> Triwulan III 9 Bulan
> 2006 2005 2006 2005
> Unaudited Unaudited Unaudited Unaudited
>
> Kurs akhir periode - Rp / US$ 9.235 10.310 9.235 10.310
> Kurs rata-rata - Rp / US$ 9.135 10.123 9.178 9.663
> Harga rata-rata - US$/Mton 8.699 7.169 8.343 7.857
> Harga Pokok Produksi Logam - US$/Mton 7.257 6.560 7.234 6.713
> Harga Pokok Usaha - US$/Mton Timah 8.257 7.060 8.012 7.353
> Harga Pokok Usaha (Kas) - US$/Mton 7.835 6.871 7.612 7.078
> Margin per ton - US$ 442 110 331 504
>
> salam,
>
---------------------------------
8:00? 8:25? 8:40? Find a flick in no time
with theYahoo! Search movie showtime shortcut.