>Kata Martin Pring: "Gaps should be treated with respect, but their
importance should not be overempahasized" 
Technical Analysis Explained, Martin Pring, McGraw Hill, 

jadi menurut saya kita jangan menunggu gaps ditutup. Bahkan ada gap
yang lama tidak tertutup. Cukup jaga-jaga saja karena itu biasanya
jadi support/resistance






--- In [email protected], "Aria Bela Nusa" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


> Bekul sekali, Pak Joe - gaps tidak selalu ditutup - itu mungkin
salah satu
> mitos saja (myths vs facts)...
> 
> Utk gaps - kalo menurut saya lebih baek dari pada itu utk mengikuti
 saham2
> (prakiraan) yg akan membentuk terjadinya gaps - krn memang biasanya
> harga2nya akan melonjak/loncat & biasanya dapet bertahan/berlanjut
beberapa
> bar/sticks (i.e.gapping analysis)...
> 
> regards,
> 
> Aria
> 
> 
>   -----Original Message-----
>   From: [email protected]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of ANDIK MUSTIKA
>   Sent: Saturday, February 24, 2007 9:37 AM
>   To: [email protected]
>   Subject: Re: [obrolan-bandar] Gap Up - apakah harus selalu ditutup ?
> 
> 
> 
>   menurut saya penjelasan pak joe sudah jelas pak. kalo pasar ditentukan
> banyak orang tentunya akan sulit untuk menutup gap. karena harga
ditentukan
> oleh banyak orang.
> 
>   kecuali pasar ditentukan oleh BOZZ, atau sedikit orang yang bisa
mengatur
> harga. hal itu mungkin dilakukan, tapi menurut pengalaman saya hal itu
> jarang terjadi.
> 
>   jika hal itu terjadi biasanya hanya sort term. kalo long term sangat
> jarang terjadi
>   mungkin terjadi bukan karena orang pingin menutup gap, I think
just share
> fluctuation like wave.
> 
> 
> 
> 
>   ----- Original Message ----
>   From: Joe Grunk <[EMAIL PROTECTED]>
>   To: aati <[EMAIL PROTECTED]>; [email protected];
> [email protected]
>   Sent: Friday, February 23, 2007 9:11:21 PM
>   Subject: [obrolan-bandar] Gap Up - apakah harus selalu ditutup ?
> 
> 
> 
>   Di milis, saya sering membaca bila suatu saham sudah all high
time, dan
> suatu hari dibuka loncat dari harga hari sebelumnya (Gap Up) harus
ditutup
> di kemudian hari dengan adanya penurunan harga saham tersebut.
> 
>   Karena di milis semua orang mulai yakin akan teori ini, saya
mencari di
> kamus J Murphy, pakar Teknikal Analis, bolak balik buku tersebut
akhirnya
> ketemu. Ternyata menurut si Murphy, Gap Up yang harus di tutup itu cuma
> mitos saja. Jadi teori tersebut tidak benar.
> 
>   Saya juga masih penasaran, saya coba lihat harga-harga saham,
apakah akan
> tertutup kembali dengan penurunan harga? Ternyata tidak selalu. Jadi
sekali
> lagi ini cumaMITOS
> 
>   Contohnya adalah saham ANTM, pada tanggal 9/12/05 harga tertinggi
adalah
> 3.150, keesokan harinya tanggal 12/12/05 harga loncat dan dibuka di
harga
> 3.175 (terendah 3.175) dan terus naik sampai harga hari ini 9.050.
> 
> 
>   Contoh lain adalah INCO pada tanggal 20/10/2006 harga INCO 24.900, dan
> keesokan harinya harga loncat ke 25.500, dan terus naik sampai harga
hari
> ini 40.850.
> 
> 
>   Apakah teori ini benar?
> 
>   Kalau benar, artinya ANTM dan INCO akan kembali ke harga tersebut
untuk
> menutup celah tersebut. Yang semakin saya bingung, sekarang analis2
teknikal
> dan broker2 ikut2an mitos bahwa gap itu harus ditutup. Saya cuma geleng2
> kepala aja.....
> 
>   Mohon penjelasannya.
> 
> 
> 
> 
>   Salam
> 
> 
> 
>   JG
> 
> 
> 
>
----------------------------------------------------------------------------
> --
>   8:00? 8:25? 8:40? Find a flick in no time
>   with theYahoo! Search movie showtime shortcut.
> 
> 
> 
> 
> 
>
----------------------------------------------------------------------------
> --
>   TV dinner still cooling?
>   Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.
>




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Check out the new improvements in Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/4It09A/fOaOAA/yQLSAA/vbOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk unsubscribe dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk subscribe ke milis saham
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke