Tips yang bagus tapi pernah nggak anda nyangkut di atas dan melihat saham tersebut turun 50% selama jangka waktu hampir 1 tahun dan dana anda lock up di situ selama masa itu. Kalau investor sih mestinya saham dikoleksi selama 1 tahun minimal naik dan return minimal sama dengan deposito. Itu baru even tapi kalau saran anda memperlakukan saham seperti beli rumah ... ooopstt ... apakah yakin anda siap terima kenyataan ketika saham yang anda beli tidak bergerak hampir 1 tahunan ke level anda beli. Hitungan bulan sih mudah, hitungan tahun pernah nggak ngalami seperti para investor kacilakaan yang beli TKIM ama INKP di harga atas dan sudah dua tahun ini dibawa turun ... so whenever you buy stock always minimize the risk with cut loss
Regards, On 2/26/07, andrew wijaya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
*TIPS:* "JANGAN PERNAH SEKALIPUN MEMPERLAKUKAN SAHAM SEBAGAI BARANG KOMODITI DAGANGAN SPT. DI TOKO KELONTONG TETAPI PERLAKUKANLAH SAHAM SEPERTI MEMBELI SEBUAH RUMAH, BISA KEJUAL BESOK, MINGGU DEPAN, BULAN DEPAN SYUKUR, TETAPI BILA BELUM LAKU TAWARKAN TERUS SAMPAI HARGA TERCAPAI". [EMAIL PROTECTED] ** *James Arifin <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: Koreksi sih nggak masalah tapi kalau nyangkut dan kereta masih akan lama akan berangkat ke 24,000 maka kita turun dulu di terminal sekarang untuk naik lagi kalau keretanya sudah mogok turunnya. Kalau nggak modal kebanyakan nyangkut repot buat trading apalagi kalau pakai margin ... phuihhh On 2/26/07, richmond lee <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > *Koreksi saham itu biasa, apalagi untuk saham TINS yang rally * > *terus menerus, jadi ngak perlu khawatir yang penting kita tahu * > *perusahaannya & fundamentalnya. > Harga timah th 07 bisa mencapai US$ 14.000,- (average )* > ** > *(Tin May Rise to $14,000 a Metric Ton in 2007, Timah's Alwi Says ) > * > *Dengan average US$ 13.000,- saja ,PT TINS laba kotornya* > *setahun US$ 210 juta .* > *Laba kotor persahamnya = US$ 0,417 = Rp 3796,-* > *Kalau mau lebih jelas lihat hitungan Pak Irwan Ariston N.* > *Hitungan Pak IAN saya rasa wajar wajar saja.* > *Jadi beli saham harus mengenali isi perusahaannnya, * > *tahu cara menganalisa dan menghitung nilainya* > *kalau tidak jangan beli, seperti Warren Buffet. * > ** > *Thx* > > *Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: > > Pak Lee, > > Harga timah di LME tanggal 21 Peb 2007 > Cash: USD13850/MT > 3Mth: USD13795/MT > > Kalau saya ambil rata2 saja harga konservatif > untuk tahun 2007 ini sebesar USD13500/MT (harusnya > bisa lebih tinggi lagi karena diperkirakan antara > demand dan supply terjadi defisit 30000MT) maka > hitungan kasar saya untuk TINS: > (asumsi produksi 50000MT, kurs Rp9000/USD, COGS USD8000/MT) > > Rev: USD13500 x 50000 x Rp9000 = Rp6.075.000.000.000 > COGS: USD8000 x 50000 x Rp9000 = Rp3.600.000.000.000 > Gross profit: Rp.2.475.000.000.000 > G&A Exp: Rp290.000.000.000 > Operating income: Rp2.185.000.000.000 > Other exp: Rp35.000.000.000 > Net income: Rp2.150.000.000.000 > Tax: Rp645.000.000.000 > Net income after tax: Rp1.505.000.000.000 > > Jumlah saham beredar: 503.301.500 > Future EPS: Rp2.990/share > PE 8x, target price: Rp23.922 atau dibulatkan Rp24000. > > Ini kalau kita asumsikan harga rata2 timah tahun 2007 > ini hanya sebesar USD13500/MT yg menurut dugaan > saya akan lebih tinggi dari itu. > > Saat ini saya lihat harga TINS hanya Rp10.450 > Market cap: Rp5.259.500.675.000 > > Market cap ANTM (Rp9.300) saat ini: Rp17.741.525.135.000 > Market cap INCO (Rp41.950) saat ini: Rp41.682.940.930.400 > > Kalau harga TINS di Rp24000, maka market cap nya: > Rp12.079.236.000.000. Angka yg masih jauh dibawah > market cap ANTM dan INCO. Karenanya saya lihat > target price TINS di Rp24.000 tidak akan sulit dicapai > dalam semester pertama 2007 ini. > > Selamat berinvestasi. > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > --- In [email protected] <saham%40yahoogroups.com>, richmond lee > <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > > > Yang ngak mau bayar tinggi harap minggir, TINS mau tancap gas lagi > > meliwati di atas Rp 11.000,-- > > Memang hitungannya spektakuler, tapi saya percaya bahkan lebih. > > Coba hitung dengan average setahun $ 13.000,- , PT TINS sekilo > > bisa untung $ 4200 ( Rp 38.22 Juta ), padahal PT TINS tahun ini > > produksi timah PT TINS tahun ini bisa mencapai 50.000 ton > > Jadi kalau harga naik terus berarti harga masih jauh dari > fundamentalnya. > > > > thx > > > > > > > > ------------------------------ > Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia<http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http://id.yahoo.com/>yang baru! > ------------------------------ Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.<http://us.rd.yahoo.com/evt=42297/*http://advision.webevents.yahoo.com/mailbeta>
