Terima kasih Pak, juga Pak Irwan yang punya rumah. Sarannya sangat  
mencerahkan.  Memang semula saya tidak trading, tapi akhirnya  tertarik dan 
menyita banyak waktu.  Ada banyak ilmu yang saya  dapatkan dari trading.  
Pendeknya lebih kenal dengan pasar modal.
  
  Hari ini saya beruntung bis jual TINS lagi di 9950.  Saya ingin  alokasikan 
ke yang lain.  Mau collect lagi kalau grafiknya udah  bagus he he he
  
  Salam hangat
  
  Suryo

andrew wijaya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                        
          Pa'  saya sih saranin jgn sembarangan percaya apalagi analisis 
perusahaan  swasta, banyak nipunya. Kembali ke hati nurani dan keahlian Bapak  
sendiri, kalo Bp. memiliki talenta analisis mungkin Bp. akan memperoleh  
manfaat di pasar modal, tetapi bila tidak solusinya mungkin reksadana  yg 
dikelola Manager Investasi yang bonafit semacam OD lebih baik  daripada ketipu 
oleh para analis gadungan berkedok titel Luar Negri  bekerja di Broker Besar 
Asing.

mas suryo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:  
    Salam kenal semua,

Saya anggota baru   dan sangat berterima kasih atas segala info mengenai 
saham-saham yang beredar di BEJ.

Yang  paling menarik tentu saja TINS, karena prediksi TP-nya tercapai  terus.  
Waktu harga masih di 7000-an saya masih belum berminat  apalagi ada prediksi 
bakal koreksi ke 5900.  Tapi begitu koreksi  selesai saya terpaksa buy di 9100. 
 Nyesel saya kenapa tidak dari  dulu.  Saya bela-belain jual saham lain untuk 
beli TINS.   Tapi belum lama saya pegang TINS, koq komentarnya berbalik, 
padahal  targetnya 17.000-24.000.  Saya jadi bingung karena koreksinya  besar 
sekali hari ini.  Akhirnya antara jual atau hold hari ini  saya telantarin 
kerjaan kantor dan jual panic di 9750 (nyesel kenapa  tidak jual di 11.000). 
SAya hanya punya 1 lot (modal cekak)

Lalu  ada lagi komentar soal buy back segala macam, saya takut kehilangan  
momentum. Saya masuk lagi di 9700 dan membatalkan beli ANTM . Ini juga  panic 
buying kali.

Dengan keterbatasan waktu,  sulit   bagi saya untuk menelaah mana yang bener 
soalnya semuanya memakai data.

Di  tengah kebingungan ini sya mohon saran bagaimana arah pergerakan TINS  ini. 
 Mau koreksi sampai berapa?  Apa betul 5900?  Bisa  bangkrut saya.. hiks hiks.  
Terus kalau reborn, TP-nya mau sampai  berapa? Apakah 17.000 - 24.000?

Terima kasih para suhu

Salam
Suryo
andrew wijaya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:      
  Hai.....
   
  Kenapa  sih harus terpengaruh dgn pergerakan harga harian logam timah di LME, 
 sesungguhnya anda cukup fokus bila harga LME logam timah tidak jatuh  dibawah 
USD 11.000/MT dan BERKEPANJANGAN, sudah  tau saham untuk investasi bukan 
diperdagangkan setiap hari. Harga  naik-turun setiap harikan sudah biasa, yang 
penting ending-nya gimana?  Apapun ceritanya selama harga jual logam timah oleh 
PT. Timah masih  diatas USD 10.500/MT maka tidak ada lagi perusahaan besar yg 
listing di BEJ yg memiliki P/E'2007 dibawah 6x bahkan hingga 12 bulan kedepan 
seperti TINS.
   
  Rasanya  (berdasarkan keadaan dilapangan) kalopun pihak swasta yg memperoleh  
ijin pemurnian logam timah dan ijin ekspor rasanya tidak akan mampu  beroperasi 
optimal bahkan mustahil karena kalo ada ijin smelter hanya  pada lokasi yg ngak 
jelas areal dan cadangannya sedangkan ijin eksport  bagi mereka lebih kepada 
spekulasi kalo-kalo ntar kegiatan penertiban  ilegal mining kendur lagi. Lokasi 
dan cadangan tambang yg ada  sesungguhnya hanya dimiliki oleh PT. Tambang Timah 
sendiri yg dilakukan  sendiri dan kuasa pertambangan PT. Timah. Memang dipasar 
logam ada isue  supply dipasar akan kembali banjir dgn adanya ijin smelter dan 
ijin  eksport, sesungguhnya ijin tsb tidak akan mampu mengganggu kinerja PT.  
Timah (hanya kepanikan).
   
  Sekedar  mengingatkan baru-baru ini dilakukan larangan ijin ekspor pasir ke 
LN.  dan kenyataannya penyelundupan pasir "tetap terjadi" tetapi hanya  
dilakukan oleh perahu "sampan" alias perahu "getek" yg volumenya  terlalu kecil 
dibandingkan kebutuhan, sdg kapal "tug boat/tongkang"  praktis tidak bisa 
beroperasi sama sekali. Kalo saya menganalisanya,  rekan-rekan sesama angkatan 
Pres. SBY rasanya masih setia pada beliau,  sbg. contoh Kapolri dan KSAD saat 
ini adalah teman se-Angkatan Pres.  SBY, masa mereka rela Pres. SBY yang 
notabene berjasa  atas jabatan mereka mau dijatuhkan mereka sendiri, sungguh 
naif  rasanya. Mungkin saja ada oknum tertentu dilapangan yg menyeleweng  
tetapi jumlah tidak signifikan dgn volume yg dapat dicapai. 
   
  Baru-baru  ini di koran Tempo, Dirut PT. Timah mengungkapkan estimasi laba  
bersih perseroan selama tahun 2007 sekitar Rp 850 mil. Dgn estimasi  tsb, laba 
bersih per saham diperkirakan mencapai Rp 1.690,- Tetapi  menurut hitungan saya 
laba bersih PT. Timah bisa mencapai diatas Rp 1  Triliun pada tahun 2007 ini.
   
  Perlu  diketahui perjalanan harga saham TINS masih panjang dan belum habis,  
makanya sewaktu pasar begitu optimis tentang harga logam di LME, saya  pernah 
menuliskan agar jangan kaget bila harga logam bisa terkoreksi  dan ternyata 
benar. Naik dan turun harga di pasar terbuka  adalah hal biasa, seperti 
mengendarai kendaraan di jalan raya, jalan yg  terlalu lurus malah sangat 
berbahaya, tetapi jalan  yang berkelok-kelok adalah jalan yang dinamis. Yg 
penting  ending-nya.
   
  Salam
   
  Andrew
  
  
---------------------------------
  Looking for earth-friendly autos? 
Browse Top Cars by "Green   Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.   


    
---------------------------------
  All New Yahoo! Mail – Tired of unwanted email come-ons? Let our SpamGuard 
protect you.  




     

---------------------------------
Any questions?  Get answers on any topic at Yahoo! Answers. Try it now.
      
                                    

                
---------------------------------
 New Yahoo! Mail is the ultimate force in competitive emailing. Find out more 
at the Yahoo! Mail Championships. Plus: play games and win prizes.

Kirim email ke