Subject: cpro
Saham PT Central Proteinaprima Tbk (CP Prima) dalam jangka pendek berpeluang melanjutkan penguatan harga yang terjadi akhir pekan lalu karena valuasi saham tersebut dinilai murah. Menurut analis, secara fundamental saham yang berkode CPRO itu layak dikoleksi. Dari sisi valuasi, CPRO yang ditutup di level Rp178 pada perdagangan Senin (26/2) kemarin dinilai murah. Sedangkan dari sisi price-to-earning ratio (PER) valuasi saham perseroan dinilai menarik. Dibanding PER PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) misalnya yang minus 1,61 kali dengan price-to-book value (PBV) 0,55 kali, CPRO memiliki PER 16,09 kali dan PBV tercatat 3,61 kali. Menurut seorang analis, beberapa bulan lalu manajemen CP Prima telah mengumumkan akuisisi perusahaan udang AS yaitu Shrimp Improvement Systems LLC (SIS). Akusisi tersebut akan menambah nilai CPRO. Ia mengungkapkan, dari analisis teknis menunjukkan CPRO berpotensi menguat kembali untuk jangka pendek. Meskipun indikator moving average convergence divergence (MACD) masih bergerak di area negative, tetapi momentumnya menujukkan pergerakan ke atas. "Bahkan ketika resistance Rp184 berhasil ditembus dalam waktu dekat, pergerakan positif saham akan ditopang peningkatan volume transaksi," jelasnya. Keberhasilan CP Prima mengakuisisi perusahaan AS yang berpotensi meningkatkan kapasitas produksi perseroan masih menjadi sentimen positif pergerakan CPRO di BEJ. "Sepertinya level tertinggi yang pernah diraihnya pada November 2006 lalu yaitu Rp240 dapat kembali tercapai walaupun saat ini harga saham masih tertahan di kisaran Rp180," jelasnya. Ia menambahkan, keberhasilan CPRO mendapatkan pinjaman sindikasi dari berbagai pihak untuk rencana ekspansi usaha perseroan ke depan dan adanya label boleh melakukan ekspor ke mancanegara turut menjadi pemicu penguatan kembali saham. Pinjaman Senilai US$200 Juta Sementara itu, CP Prima mendapat kesepakatan dari pihak sindikasi untuk mempeorleh pinjaman senilai US$200 juta. Pihak yang terlibat dalam perjanjian transaksi tersebut adalah bookrunners and mandated lead arrangers antara lain Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Barkclays Capital dan Chinatrust Commercial Bank Ltd. Sedangkan mandated lead arrangers adalah China Development Industrial Bank, Commonwealth Bank of Australia, Bank Lippo, dan Bank Permata. "Transaksi tersebut didukung dengan baik bank domestik dan internasional, bahkan telah oversubscribed signifikan," kata direktur CP Prima, Erwin Sutanto, belum lama ini di Jakarta. Transaksi tersebut, katanya, merupakan bagian dari seluruh strategi pendanaan CP Prima seiring dengan strukturisasi ulang perusahaan agar lebih fokus kepada bisnis aquaculture. Seperti diketahui, laba bersih non-audit CP Prima naik 6,9% menjadi Rp154,9 miliar pada akhir kuartal ketiga 2006 dibandingkan periode yang sama 2005. Kenaikan laba bersih tersebut disebabkan berbagai efisiensi. Selain itu, perseroan tidak lagi harus membayar royalti kepada Charoen Pokphand Group sedangkan kerugian selisih kurs semakin berkurang. "Selama sembilan bulan 2006, kami telah membukukan pendapatan sebesar Rp3,7 triliun denan laba kotor Rp625 miliar. Di samping itu, terjadi kenaikan beban bunga karena adanya penambahan pinjaman pada tahun ini dalam rangka restrukturisasi perseroan," ujar Gunawan Taslim, financial controler CP Prima belum lama ini. (esta) Important Notice: This e-mail transmission is intended only for the use of the named addressee, and may contain material/information that is private, confidential or legally privileged. Any retransmission, dissemination or other use of, or the taking of any action in reliance upon this material/information by anyone other than the named addressee is prohibited. If it is received in error by anyone other than the named addressee, please immediately notify the sender at the address and telephone/telefax number or e-mail address set forth herein, delete the material/information from any computer and destroy any copies or print-outs that may have been made of this material/information. Thank you. DISCLAIMER: Internet communications are not secure. While every reasonable effort has been made to ensure that this communication has not been tampered with, PT United Tractors Tbk cannot be responsible for alterations made to the contents of this message without its express consent. If you wish to receive a hard copy of this message, please contact the sender. Opinions, conclusions and other information in this message that do not relate to the official business of the company shall be understood as neither given nor endorsed by PT United Tractors Tbk.
