Harga Shm Mandiri kok turun terus!?

Apa ada yang tahu kenapa terjadi?

terakhir 3025.

:(

Thanks

___________________________________________________
InstantVoucher.COM - http://www.InstantVoucher.COM
Cara Mudah membeli Voucher Handphone (GSM dan CDMA) !!!


  ----- Original Message ----- 
  From: Joe Grunk 
  To: [EMAIL PROTECTED] ; [email protected] 
  Sent: Thursday, April 19, 2007 7:17 PM
  Subject: [saham] Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Triwulan I/2007 Rp1,0 Triliun


  News Release

  Kamis, 19 April, 2007 
  Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Triwulan I/2007 Rp1,0 Triliun 

  SIARAN PERS
  CSC/PR.037/2007


  Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Triwulan I/2007 Rp1,0 Triliun 
  Pendapatan Bunga Bersih Mencapai Rp3,8 triliun, naik 63,3%

  Jakarta, 19 April 2007. Bank Mandiri selama triwulan I/2007 berhasil 
membukukan laba bersih sebesar Rp1.026 miliar, 201% dari pencapaian periode 
yang sama tahun 2006 yang sebesar Rp510 miliar. Peningkatan laba tersebut 
didorong oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih yang mencapai 63,3% yaitu 
dari Rp2,3 triliun di triwulan I/2006 menjadi Rp3,8 triliun di triwulan I/2007. 
Pertumbuhan pendapatan bunga bersih terutama karena pendapatan bunga dari 
kredit lancar, peningkatan pendapatan bunga kredit yang bersumber dari 
pembayaran tunggakan bunga kredit bermasalah, dan penurunan biaya bunga dana 
yang sangat signifikan. Selain itu, komposisi dana murah juga mengalami 
peningkatan dari sebesar 44,4% di triwulan I/2006 menjadi 54,5% di triwulan 
I/2007, terutama karena lonjakan tabungan sebesar Rp16,3 triliun yaitu dari 
Rp43,8 triliun di triwulan I/2006 triliun menjadi Rp60,1 triliun di triwulan 
I/2007. 

  "Peningkatan pendapatan bunga kredit dan peningkatan dana murah tersebut 
memicu pelebaran Net Interest Margin dari sebesar 4,2% menjadi 6,8% termasuk 
pendapatan bunga dari pembayaran tunggakan bunga kredit bermasalah sebesar Rp 
475 miliar, atau 5,9% apabila pendapatan tersebut tidak diperhitungkan. 
Keberhasilan ini membuktikan bahwa Bank Mandiri mampu mengembangkan bisnis dan 
mempercepat penyelesaian NPL, secara bersamaan" ujar Agus Martowardojo, 
Direktur Utama Bank Mandiri. 

  NPL Bank Mandiri juga menurun drastis dari 26,2% gross dan 15,0% netto di 
triwulan I/2006 dan menjadi 16,3% gross dan 4,7% netto di triwulan I/2007. 
Penurunan ini terutama karena penurunan NPL Top 30 Obligor yang sangat 
signifikan, yaitu dari Rp15,2 triliun di triwulan I/2006 menjadi Rp6,9 triliun 
di triwulan I/2007. "Sejalan dengan Arsitektur Perbankan Indonesia (API), 
dengan menurunnya NPL netto di bawah 5% maka Bank Mandiri telah menuntaskan 
upaya untuk memenuhi kriteria sebagai Bank Kinerja Baik (BKB) sehingga siap 
dikategorikan sebagai Bank Jangkar, yaitu Bank yang akan berperan sentral untuk 
mendorong proses konsolidasi perbankan Indonesia dengan memainkan peranan aktif 
melalui inisiatif akuisisi maupun merger", demikian ungkap Agus. 

  Pengembangan Bisnis
  Disamping melakukan penyelesaian NPL, Bank Mandiri juga tetap menjalankan 
perannya sebagai lembaga intermediasi dan penyedia jasa transaksi perbankan 
secara intensif. Dalam aspek pembiayaan, salah satu fokus pembiayaan Bank 
Mandiri ialah pembiayaan di sektor infrastruktur dan perkebunan. Dalam triwulan 
I/2007, Bank Mandiri (bersama dengan BCA) telah memberikan persetujuan kredit 
sindikasi senilai Rp1,5 triliun untuk PT Translingkar Kita Jaya (TLKJ), dimana 
porsi Bank Mandiri mencapai 60%. Selain itu Bank Mandiri juga telah 
menandatangani kerjasama dengan PT Jasa Marga (melalui skema Club Deal) untuk 
pembiayaan pembangunan jalan tol senilai Rp7,2 triliun dimana porsi Bank 
Mandiri sebesar Rp2,9 triliun. Di sektor perkebunan, sampai dengan Maret 2007, 
kredit yang telah disalurkan ke sektor perkebunan (on farm) sebesar Rp13,8 
triliun, terdiri dari Rp10,2 triliun ke perusahaan inti dan Rp3,6 triliun 
disalurkan kepada petani plasma, sedangkan untuk sektor turunan perkebunan (off 
farm) sebesar Rp8,1 triliun. Disamping itu, Bank Mandiri juga terus 
meningkatkan layanan transaksi perbankan melalui kerjasama sistem pembayaran 
on-line dengan Otorita Batam, kerjasama sistem GO Pay (Gas Online Payment 
System) dengan Perusahaan Gas Negara, Marine Card dan Aviation Card untuk 
pembelian BBM dengan Pertamina, Co-Branding Kartu Kredit dengan Telkom, dan 
berbagai aktivitas pengembangan jasa layanan transaksi perbankan lainnya.

  Prestasi Peningkatan Ranking Layanan dan Penerapan Good Corporate Governance
  Bank Mandiri juga berhasil meningkatkan posisinya dalam survey pelayanan 
prima yang digelar oleh Marketing Research Indonesia (MRI). Pada tahun 2004, 
Bank Mandiri berada di posisi 11, dan kemudian meloncat menembus 10 besar ke 
posisi 3 di tahun 2005. Untuk tahun 2006 Bank Mandiri kembali berhasil 
memperbaiki posisinya, yaitu meningkat ke posisi 2, di atas bank-bank BUMN 
maupun bank-bank asing yang beroperasi di Indonesia. Hasil survey ini 
membuktikan komitmen Bank Mandiri bahwa selama proses konsolidasi untuk 
menurunkan tingkat NPL sepanjang tahun 2005 dan 2006, Bank Mandiri juga tetap 
fokus untuk mengembangkan bisnis dan meningkatkan pelayanan bagi seluruh 
nasabahnya. Peningkatan posisi survey pelayanan prima tersebut melengkapi 
keberhasilan Bank Mandiri yang telah memperoleh dua penghargaan dari Asia Money 
yaitu The Best Corporate Governance Award dan The Best Disclosure & 
Transparency yang merupakan pengakuan dari pihak independen dan komunitas 
internasional atas perbaikan tata kelola perusahaan di Bank Mandiri selama 2 
tahun terakhir.

  Tentang Bank Mandiri
  Bank Mandiri adalah salah satu bank terkemuka di Indonesia yang memberikan 
pelayanan kepada nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, 
Micro & Retail, Consumer Finance dan Treasury & International. Bank Mandiri 
juga menawarkan jasa dan layanan pasar modal, perbankan syariah dan asuransi 
melalui Mandiri Sekuritas, Bank Syariah Mandiri dan AXA Mandiri.

  Bank Mandiri saat ini mempekerjakan 21.379 karyawan dengan 924 kantor cabang 
dan 6 kantor cabang/perwakilan/anak perusahaan di luar negeri. Layanan 
distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 2.800 ATM, disamping 10.500 ATM 
yang merupakan jaringan LINK dan jaringan ATM Bersama, serta electronic 
channels yang meliputi Internet Banking, SMS Banking dan Call Center 14000.
  Keterangan lebih lanjut:

  Christiana M. Damanik
  Head of Corporate Communications
  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 
  Jln. Gatot Subroto Kav 36-38 Tel : (021) 52913112
  Jakarta 12190 
  Telp 021-52913112 Fax 021-5268246 
  [EMAIL PROTECTED]

  Mansyur S.Nasution
  Corporate Secretary
  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 
  Jln. Gatot Subroto Kav 36-38
  Jakarta 12190 
  Telp. 021-5245740 Fax 021-5268246
  [EMAIL PROTECTED] 


------------------------------------------------------------------------------
  Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
  Check out new cars at Yahoo! Autos. 

   

Kirim email ke