mungkin juga karena semangatnya adalah pembelajaran bagi yang awam dan ingin
tahu, tentu cost segitu tdk berarti dibandingkan ilmunya sendiri dan
mungkin juga pak adhi ini sudah banyak mendapatkan manfaat dari ilmu yang
beliau klaim ini (menurut pengalaman saya sih, apabila ilmu investasi kita
benar, tentunya profit yang didapat juga sepadan), so ...
kenapa harus mbayar 200rebu pak! lha wong gratiskan sekalian kenafa...?
ketidaklogisan dari cara dan tindakan pak adhi can ini...
maaf bila pandangan saya seperti ini..
mbah yang saya kenal dan baru saya tahu nama aslinya kemarin2 dari email Pak
Ian, saya tetap salut dengan anda Mbah, krn ilmu yang anda berikan mempunyai
bbrp kelebihan:
1. GRATIS
2. SDH TERUJI DI BURSA
3. BERBOBOT
4. SDH BANYAK YANG MEMPEROLEH PROFIT DR ILMU INI
5. dll
selamat buat Mbah!
Jack Cowok <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
BANDAR ITU ADA.
BANDAR TIDAK BISA DI ANALISA.
Pak ADI CANDRA bukan seorang pakar menurut saya pribadi.
Coba kita main logika.
Biaya Seminar = Rp.200.000,-
Maximum peserta = 100
Total pendapatan kotor = Rp.20.000.000,-
Kalau beliau seorang ahli, tentu nilai tsb sangat tidak ada artinya.
Karena mudah didapatkan di BEJ.
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
Check out new cars at Yahoo! Autos.
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
Check outnew cars at Yahoo! Autos.