TINS emang sempet fenomenal, dari diem di 2000, sampe titik tertinggi kayaknya 14.500............. sepanjang perjalanan kayaknya cuman sempet 2 periode koreksi di 7000-an dan cebanan ............. lalu koreksi lagi di 12.000-an .............. saya sempet jual-lepas-jual-lepas , terakhir beli di 14400 dan lepas di 14500 .......... sisain 2 lot, akhirnya saya lepas rugi juga di 12.050 ................ sampe hari ini masih belon nyundul ke14.000-an juga .......... kayaknya TINS udah ngga kayak dulu lagi, sekarang TINS sudah "normal" alias fluktuatif ........ kalo buat ambil long sich bolehlah ................ :-D
On 5/7/07, M. Alfatih <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kalau menurut orang TA, pergerakan harga saham tidak hanya diperngaruhi oleh FA (meski FA adalah faktor yg paling dominan). Ada faktor rumor, sosial, politik, bandar, behaviour finance, dll. Apalagi kalau hasil FA dari berbagai analis berbeda2. Jadi TA hanya melihat grafik aja. Menurut TA, TINS sudah tembus support trendline, jadi sudah berubah sentimen pasarnya, dari buying period jadi selling period. Nah, menurut teori, sering terjadi pullback setelah break. Break kebawah, pulbacknya keatas sampai mendekati resist sebelum meluncur lagi kebawah. Bahwa, TA bisa salah, maka salahnya akan ketahuan kalau ternyata TINS bisa tembus lagi diatas trendline tadi. Hari ini keluar lagi dua lisensi eksportir timah, total 12 buah. Meski utk realisasi ekspor masih jauh. -
