Wah saya sih ngeliatnya kalau trading futures (bukan options dari futures
ya) itu lebih banyak negatif-nya Bu/Pak:


  1. Dikasih margin gede, ya seperti yang sudah dibilang, bisa masukin
  US$1000 saja sudah bisa trading terkadang sampai 10 kali lipat, bahkan ada
  broker/trader sableng yang sampai bisa ngasih margin 1:100 (atau bahkan di
  forex banyak yg lebih gila lagi). Ini akan bikin nafsu kita buat overtrade.
  Akhirnya gara-gara margin kepake semua, gerakan sedikit yang berlawanan
  dengan posisi kita bisa dengan mudah bikin duit ambles
  2. Carry trade butuh deposit besar. Kebanyakan broker/trader bilang
  kalau deposit yang dibutuhkan untuk berdagang indeks kecil. Ini cuma
  menceritakan satu sisi dari keping mata uang karena setahu saya kalau kita
  overnight (carry trade untuk keesokan harinya) depositnya harus nambah lagi
  (CMIIW)
  3. Biasanya AE/Trader/Broker cuma ngiming-ngiming potensi profit
  doang, jelas-jelas futures index itu risk-nya GUEDE banget. Cape gw
  di-iming-imingin profit POTENSIALnya mulu sama sales futures. Dia kate gw
  anak kemaren sore apa...
  4. Profit 400 poin dalam sehari? In your dreams. Kalau kita keluar
  masuk posisi dalam hari yang sama (means no overnight dan ga kena efek dari
  gap up or down), profit 400 poin itu JARANG terjadi. Contohnya di hangseng.
  Dari tahun 2003 sampai sekarang (ada 839 trading day), hanya 170 yang punya
  spread high dan low di atas 200 (artinya cuma 20% dari total semua trading
  day). Itu pun kalau kita bisa buy at absolut low dan sell at absolut high
  secara konstan dalam 839 trading day. Sumpah deh bakalan nyembah gw kalau
  ada trader yang bisa get in pas absolute bottom dan get out pas absolute top
  konstan selama 839 trading day berturut-turut.
  5. The so called trader di perusahaan sekuritas itu mendapatkan
  pelatihan ranging antara 2 hari sampai 1 bulan. Gila apa, trader yang udah
  bangkotan tahunan aja masih mungkin untuk bankrut gara-gara salah ambil
  posisi, ini orang cuma di training 1 bulan udah berani ngiming-ngiming
  profit yang gila-gilaan.

Kalau alasan di atas masih tidak bisa mengubah pikiran rekan-rekan untuk
nyemplung di futures trading, ada baiknya rekan-rekan memutar duitnya
sendiri dan tidak menggunakan jasa perusahaan futures di Indonesia (yang
hampir semuanya itu menggunakan trader yang cuma di training 1 bulan itu --
note, engga semua ya, saya pernah ketemu beberapa yang emang jago tapi ya
itu JARANG sekali -- kalau yang jago biasanya ga berapa lama juga keluar
dari perusahaan futures itu untuk trading sendiri) karena disamping alasan
trader seumur jagung tadi, komisi yang dipatok pun besar. Akan lebih baik
bila memutar uang sendiri di brokerage luar negeri yang mematok fees jauh
lebih rendah.

Sekian

Dari orang yang sudah capek dengan janji-janji muluk sales yang merangkap
trader futures index.

On 5/13/07, R. Poedji Satrio Primadianto, SKom <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

   Di Index Hang Seng, qta bisa ambil posisi Buy/Sell pada saat market
open. Berbeda di bursa saham, dimana market open qta harus ambil posisi Buy
baru dengan harapan saham yg qta tuju naik disitu baru di jual/sell.
Disisi lain, untuk bisa bertransaksi di bursa saham investor harus
memasukkan keseluruhan margin. Misal om Happy mempunyai equity Rp. 100jt,
maka dana tsb harus enter to the market tanpa ada backup. Apabila market
reverse, maka investor harus sesegera mungkin mengambil langkah2 tertentu
agar tidak "Over Loss". Adapun di Index Hang Seng, om Happy tidak perlu
memasukkan keseluruhan dana tsb, melainkan hanya USD 1,000 sudah bisa
mengikuti transaksi di bursa Hong Kong.

Mungkin untuk lebih jelasnya, sy bisa atur meeting dg om Happy. Keuntungan
dan peluang yg dapat diperoleh adalah 100-400 pts per harinya. Berinvestasi
di bursa saham, artinya om harus pandai dan jeli dalam memilih saham yang
mempunyai kinerja cukup baik dan mapan. Di Index Hang Seng terdiri atas 38
saham2 blue chip spt HSBC, Cheung Kong, China Mobile, Henderson Mainland dll

Sy bisa dihub di 0815-86232915 ato 9850-8154. Dengan bertemu, sy bisa
menjelaskan panjang lebar apa dan bagaimana berinvestasi di Index Hang Seng.




--
Oskar Syahbana
http://permagnus.com/ -- A Financial site with a human touch
Please send private messages to iservasia[at]gmail.com

Kirim email ke