Rupiah kalau menguat terlalu cepat juga ngak bagus,
  banyak exportir yg mengeluh, tapi buat kita lebih bagus
  menguat bisa beli dollar lebih banyak, kalau punya uang hehe he,
  apalagi yg hutang pakai dollar.
  Tapi kalau kita ngak bisa export atau kalah export dgn negara2
  lain, bisa bahaya juga negara ini, cadangan devisanya bisa
  tergerus lagi.

rivan man <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          good,dan saya hanya bertanya bagaimana dengan mata uang kita 
dibandingkan dengan mata uang negara2 yang anda sebutkan tadi?apakah mata uang 
kita lebih mahal dibandingkan dengan mata uang dengan yang anda sebutkan 
tadi?maaf mungkin saya salah melihat dan tidak melihat dari berbagai segi.

God BLess U
Rvn

tin berland <[EMAIL PROTECTED]> wrote:      
  Kalau kita bandingkan dgn China, Jepang India jelas jauh, mereka memiliki
  fundamental ekonomi yg kuat, cadangan devisanya ( China & Japan) juga 
  20 x kita jadi pegang saham disana juga tenang, walaupun menurut saya
  sudah over valuation banget terutama China banyak pemain yg
  tidak mengerti valuasi saham, pemain barunya sehari bisa bertambah
  diatas seratus ribu orang. jelas saya ngak mau bandingkan dgn
  mereka. Tapi investor juga melihat aspek politik yg stabil, ekonomi
  yg besar dan kuat, pertumbuhannya juga tinggi & stabil, mereka 
  juga memiliki tehnologi yg tinggi, dgn inovasi2 yg baru.
  Coba kalau kita bandingkan dgn negara yg lebih maju dari kita,
  seperti Malaysia, Hong kong, Taiwan, Korea selatan atau Aussie,
  jelas kemahalan banget Index kita, padahal mereka negara yg
  jauh lebih maju dari kita, index mereka juga sesuai dgn keadaan
  ekonomi negara tsb, sedang kita sektor real masih mandeg
  (ekonomi micro ), rakyat kecil makin susah.
  Sektor per-bank kan juga banyak mengambil untung dari
  penempatan dananya di SBI bukan ke sektor real, jadi cukup
  berbahaya ekonomi kita.
  Jadi IHSG jelas tidak sehat dan  tdk mencerminkan kemampuan
  ekonomi kita.
   
  thx
Darma Nasution <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
      sama-sama Pak Teddy. Saya mau coba2 komentar mengenai PER, mungkin perlu 
ditambahin sedikit 
PER Indeks 14 Mei 2007
China (Shanghai A) 42,65 -  India (Sensex) 23,79  - Nikkei 37,08
Saya perkirakan banyak Investor dari China, Jepang dan India (Gajah Hitam) yang 
menganggap 
PER Indeks kita masih undervalue kalo dibandingkan PER di negaranya.
Mungkin saja mereka yang banyak borong saham-saham kita. 
Ini perkiraan neubie lho, jd banyak salahnya.

  Pada tanggal 16/05/07, Teddy Halim <[EMAIL PROTECTED]> menulis:     Terima 
kasih bung DN, saya langganannya harian Kontan. 
Ntar saya lihat di situs Bisnis mudah mudahan ada juga.
salam,
th



  



  
  
---------------------------------
  The fish are biting.
Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing.  
  
---------------------------------
  Got a little couch potato? 
Check out fun summer activities for kids.  


    
---------------------------------
  Need Mail bonding?
Go to the Yahoo! Mail Q&A for great tips from Yahoo! Answers users.  

         

       
---------------------------------
You snooze, you lose. Get messages ASAP with AutoCheck
 in the all-new Yahoo! Mail Beta. 

Kirim email ke