Saya ingin memberitakan beberapa poin kenapa Equity Market masih bullish? 1. Ancaman China -- Apakah ekonominya akan diperlambat sampai mempengaruhi ekonomi dunia? Perekonomian China yang maju adalah daerah pesisir pantai, daerah inlandnya masih kurang maju. Jadi pemerintahnya hanya pengen mengurangi laju pertumbuhan dan mengalokasikan resourcesnya ke daerah pedalaman yang belum maju.
Analisa: Laju pertumbuhan yang direm supaya sustainable in the future ini
tentu menguntungkan pertumbahan ekonomi global, bukan sebaliknya.
Apakah akan terjadi bubble burst pada sahamnya? Negara China
bukanlah negara textbook. Instrumen yang ada u/ investasi sangat terbatas,
sehingga kita lihat banyak yang antri beli saham. Bursa saham China ditopang
oleh 70% ritel. Jadi dengan menaikkan pajak meterai, bahaya bubble di pasar
saham China telah dikurangi, sehingga tidak berimbas ke negara lain atau
penduduk China yang baru belajar saham.
Analisa: Dengan cadangan devisa di atas $1.2 trilliun, pemerintah China
tidak akan membiarkan pasar sahamnya burst, paling2 koreksi yang terkontrol.
Terus, karena yang dinaikkannya pajak (bukan suku bunga), maka penurunan pasar
saham China lebih bersifat isolated case, tidak bersifat contagious yang dapat
berimbas ke saham Indonesia. Jadi saham2 asing atau aseng (yang tadinya takut)
sekarang akan kembali lagi ke JSX -- karena koreksi saham China tidak akan
berimbas ke JSX.
Bahkan banyak ahli berpendapat lain -- maksudnya bukan bubble -- melihat
pertumbuhan China tsb sangat luar biasa di atas 10%. Jadi kesimpulan, saya
melihat paling2 akan mengalami koreksi dan tentu saja pemerintah China tidak
juga akan membiarkan pasar sahamnya terjun payung (jadi lebih ke koreksi yang
terkontrol)
2. Global Equities terutama G3 (US, Europe, dan Jepang) masih bullish
a.. Tidak ada likuiditas yang diperketat -- malah kecenderungan suku
bunga turun dan likuiditas di pasar global tinggi
b.. Tidak ada ancaman China -- overheating atau bubble burst -- malah
sekarang stabil
c.. Amerika masih mengalami pertumbuhan -- artinya tidak ada tanda2
masuk resesi
d.. DOW Jones -- yang terdiri dari sebagian multinational companies
--- perolehan laba dan pertumbuhannya masih bagus (kecuali pasar otomotif dan
properti sub-prime) di AS. Karena US melemah maka:
a.. Dow Jones jadi kelihatan relatif lebih murah dari Eropah, Jepang,
dan Asia
b.. Perusahaan multinational banyak membukukan profit dari translation
exchange rate ke reporting currency US dollar
Analisa: Likuiditas pasar global masih tinggi, jadi pasar saham masih
bullish. PE di negara2 G3 sudah tinggi, sedangkan negara Asia lainnya masih
banyak ketinggalan -- berarti opportunity masih ada.
3. Suku Bunga BI dan Kurs Rupiah
Analisa: Suku bunga BI merupakan salah satu yang tertinggi di negara2
Asia. Rata2 negara Asia (bahkan negara Asean) jauh dibawah FED. Kurs Rupiah
sudah menguat ke 8700 - 8850. Jadi kedepannya, tekanan terhadap penurunan suku
bunga BI masih besar. Jadi kalau suku bunga turun misalnya 50 basis poin,
Rupiah akan dibiarkan (kira2 oleh BI) melemah kembali ke 9000, Indonesia masih
OK, dan pasar saham masih berpotensi naik. Bahkan di bulan Mei 2007, masih ada
tanda2 deflasi. Jadi menurut anda, kalau suku bunga turun, malah deflasi,
indeks akan naik atau turun?
Dus, UU pajak yang sudah final yang tentu akan memberikan sinyal positif bagi
pasar saham dan pasar ril.
Kurang lebih 42% ekspor Indonesia dari komoditi (minyak, kelapa sawit,
batubara, dan pertambangan lainnya) dan Rupiah sekarang dilihat sebagai parsial
mata uang komoditas. China yang kuat akan sangat menguntungkan Rupiah (apalagi
Aussie dollar) karena akan menaikkan permintaan komoditi Indonesia. Rupiah akan
semakin diuntungkan karena US dollar yang melemah (double deficit) karena kita
termasuk negara pengutang besar dalam US dollar. Semakin lemah US, semakin
menguntungkan Indonesia, dan semakin mungkin BI menurunkan suku bunga tanpa
membahayakan kestabilan Rupiah.
4. Geopolitik China vs USA
Dengan cadangan devisa China yang melebihi US$ 1.2 trilliun, adalah
sangat riskan sebagian besar dibelikan bond USA. Kenapa sangat berbahaya ?
Bukankah seharusnya risk USA bisa dianggap risk-free?
Untuk perusahaan, bond2 pemerintah USA dapat dianggap risk free. Tetapi
buat negara, risikonya tidaklah risk free -- bisa lebih tinggi. Karena China
bukanlah sekutu USA, bisa saja sepak terjang China berlawanan dengan paman SAM.
Bagaimana kalau semua surat berharganya dibekukan seperti Korea Utara?
Karena pertimbangan geopolitik, maka China membentuk perusahaan investasi
seperti Temasek. Menurut anda, kalau 25% saja yang akan diinvestasikan, kira2
perusahaan apa yang akan diinvestasi dalam pertimbangan geopolitik tadi?
Menurut saya, tentu perusahaan perminyakan, pertambangan dan perusahaan yang
punya teknologi tinggi. Jadi mungkin saja uang dari China tadi akan dipakai
untuk membeli perusahaan pertambangan di Indonesia --- jadi USA tidak gampang
membekukan rekeningnya. Jadi, ke depan perusahaan pertambangan dan perkebungan
di Indonesia akan sangat bernilai karena faktor China tadi.
Analisa: Dengan uang segitu banyak yang harus diinvestasikan, menurut anda
apakah saham di Indonesia akan kecipratan? Anda percaya saham akan bullish atau
bearish? Anda lihat ke depan, saham pertambangan akan cerah atau tidak?
5 Perusahaan Pertambangan
Dalam milis ini, banyak yang ribut2 nikel akan naik atau turun? Kok bisa
naik sampai segitu tinggi? Apakah hal tsb hanya di-drive karena faktor
permintaan China atau India? Ada yang berpendapat kenaikan barang2 tambang
memang karena permintaan China, India, dan negara lainnya yang lebih besar dari
pemasokan yang ada.
Menurut saya ini hanyalah setengah dari kebenaran, karena ada sekelompok ahli
juga menganggap bahwa kenaikan barang tambang tsb juga karena faktor US dollar
yang sebenarnya mengalami devaluasi -- cuma kita tidak menyadarinya. Selain
itu, karena fator lain: 1) resourcesnya sudah terbatas (bisa habis); 2) banyak
isu lingkungan hidup, polusi, dan buruh; 3) isu nasionalisasi; 4) dapat konsesi
makin susah -- hal2 tsb menjadikan hasil pertambangan akan makin mahal.
Dibawah ini ada PE beberapa perusahaan pertambangan yang sepintas yang ambil
dengan google (Anda bisa bandingkan dengan Antam 6X ) atau saham pertambangan
lainnya di indonesia. Menurut saya potensi perusahaan pertambangan Indonesia
sangatlah besar -- apalagi sekarang dijual (dan di-corner) dengan harga murah.
Semoga ulasan saya berguna......:D
Companies 1 - 20 of about 76 in Metal Mining
Company
Quote
Change
Change%
Market Cap
P/E (ttm)
Ann. Revenue
Ann. Net Income
BHP Billiton Limited (ADR) 52.64 +0.70 1.35 154.70B 12.88
32,153.00 9,783.00
BHP Billiton plc (ADR) 48.97 +0.61 1.26 143.92B 23.21 32,153.00
9,783.00
Companhia Vale do Rio Doce (ADR) 45.45 +0.82 1.84 109.82B 14.49
19,651.00 6,528.00
Rio Tinto plc (ADR) 292.95 +2.80 0.97 107.14B 14.50 19,033.00
4,969.00
Alcoa Inc. 41.28 +0.04 0.10 35.89B 15.71 30,379.00 2,159.00
Alcan Inc. (USA) 86.76 -0.24 -0.28 31.92B 16.94 23,641.00
1,775.00
Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc. 78.70 +0.93 1.20 30.00B
10.62 5,790.50 1,396.01
Southern Copper Corporation (USA) 88.68 +1.80 2.07 26.11B 12.05
5,460.22 2,037.64
Cameco Corporation (USA) 51.97 +0.21 0.41 18.37B 65.11 1,709.22
334.26
Teck Cominco Limited (USA) 42.24 +0.65 1.56 17.88B 8.39
6,083.05 2,385.22
Aluminum Corp. of China Limited (ADR) 33.01 +0.23 0.70 15.38B
9.81 8,091.24 1,532.91
Alumina Limited (ADR) 25.76 +0.16 0.62 7.52B 22.17 3.28 269.32
Titanium Metals Corporation 34.60 +0.24 0.70 5.60B 21.40
1,183.17 274.48
Ivanhoe Mines Ltd. (USA) 14.20 +0.37 2.68 5.31B - 0.00 -218.28
Commercial Metals Company 35.15 -0.26 -0.73 4.19B 12.06
7,555.92 356.35
Lundin Mining Corporation (USA) 12.16 +0.09 0.74 3.48B 12.05
539.73 150.11
Cleveland-Cliffs Inc 88.29 +6.75 8.28 3.62B 16.89 1,921.70
274.20
Kaiser Aluminum Corp. 76.25 +1.07 1.42 1.57B 1.88 1,357.30
3,163.10
Highveld Steel and Vanadium (ADR) 12.87 -0.15 -1.15 1.28B 8.25
969.
<<cleardot.gif>>
