Kalo sekedar tehnikal rebound, sport jantung pak, mending main gede, tapi main terbatas nga cukup buat bayar operasi by pass jantung... Saat nya sekarang beralih ke Bank dan Multifinance, sekedar informasi, satu persen saja tambahan selisih bunga dari Rp 50 Trilyun adalah Rp 500M, padahal pengeluaran operasional Bank tetap sama. Perlu diketahui Bunga SBI/BI rate turun, maka bunga deposito dan tabungan ke masyarakat langsung turun sedangkan bunga kredit dari sekian kali penurunan BI rate/SBI, Bank hanya 2-3x saja menurunkan bunga kredit dan kalopun saat ini ada Bank yang menerapkan rate spesial untuk kredit tertentu jumlahnya tidak signifikan dibandingkan DPK yang dihimpun perbankan. Sedang multifinance saya sangat tertarik pada MFIN karena pertumbuhan usaha yang sangat baik dan besaran marjin yang diperoleh dari kredit kendaraan yang bisa mencapai 20-25% per tahun (jumlah yang relatif sangat besar). MFIN adalah leasing kendaraan roda dua. Beberapa bulan kedepan MFIN akan menerbitkan obligasi maks. Rp 500 M, kita tahu rate obligasi saat inii antara 9,5-12%, sedang perseroan menjual kredit sebesar 20-25%, Dikurangi biaya emisi dan biaya operasional penyaluran kredit sekitar 5%, Tidak kurang sekitar 5-8% akan menjadi marjin tambahan bagi perseroan disamping laba dari kredit sebelumnya. Besarnya nilai keuntungan tambahan itung sendiri jumlahnya. Signifikan deh...
Salam, Pada tanggal 14/06/07, Sudeswanto <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Year to date harga rata-rata dari komoditas nikel untuk tahun 2007 masih diatas USD 42.500/mt dimana dengan asumsi harga rata-rata komoditas nikel untuk tahun 2007 sebesar USD 39.000/mt; maka harga wajar dari : ANTM tetap minimal sebesar USD 2/share INCO tetap minimal sebesar USD 10/share dan sekedar tambahan, TINS tetap minimal sebesar USD 2/share Harga komoditas nikel tertahan pada level support di MA180 hari dan berpeluang untuk mengalami rebound beberapa hari kedepan... Semoga bermanfaat bagi kita semua, happy trading and happy profit God bless you all! ^^
