Ini kutipan release tentang IGAR

Diambil dari Koran Tempo :


*Kalbe Farma Ulangi Penawaran Igar Jaya dari Awal

JAKARTA -PT Kalbe Farma Tbk. mengalami kesulitan untuk menjual sahamnya di
PT Igar Jaya Tbk. Sejumlah calon investor yang sebelumnya tertarik membeli
menyatakan mundur. Terpaksa perusahaan farmasi itu melakukan penawaran
ulang.

Direktur Kalbe Vidjongtius mengatakan, proses penjualan 51 persen saham Igar
Jaya milik Kalbe telah dilakukan sejak akhir tahun lalu.

Menurut dia, sesungguhnya sudah ada calon investor dari Eropa dan Asia serta
investor lokal yang berminat, namun proses penjualannya ternyata tidak
mudah. Bahkan, tuturnya, para calon investor yang semula tertarik menyatakan
mundur dari rencana pembelian saham anak perusahaan Kalbe yang bergerak di
bidang pengepakan itu.

Adapun penyebab mundurnya para calon investor itu, kata Vidjongtius, antara
lain karena situasi dan kondisi di dalam negeri yang belum kondusif. Selain
itu, masih ada beberapa hal yang belum disepakati dengan calon pembeli.
"Sekarang, kami sudah memulai dan meneruskan lagi penawaran ke calon-calon
investor baru," ujarnya kepada Koran Tempo di Jakarta.

Calon investor lokal yang sempat menyatakan minatnya untuk membeli Igar Jaya
adalah PT Indofarma Tbk. Belakangan rencana tersebut batal karena Kalbe
tidak bersedia menerima permintaan Indofarma yang hanya ingin membeli PT
Avesta - anak perusahaan Igar-saja.

Langkah serupa juga dilakukan perusahaan pengemasan asal Eropa. Perusahaan
ini batal membeli karena kondisi investasi Indonesia yang dinilai belum
kondusif.

Vidjongtius menjelaskan, untuk penjualan tersebut, Kalbe tidak memilih cara
lewat tender atau lelang. Saham tersebut akan ditawarkan langsung ke para
calon investor melalui bantuan perusahaan broker atau bankir investasi.

Meski begitu, kata Vidjongtius, Kalbe tidak menunjuk khusus bankir investasi
untuk menjual saham Igar. "Kami hanya menitipkan info saja (bahwa Kalbe akan
menjual Igar)," ujarnya.

Dia menolak memerinci nama bankir investasi yang dimintai bantuannya oleh
Kalbe. Ia pun menolak menyebutkan calon-calon investor baru yang ditawari
saham Igar Jaya. "Belum bisa (disebutkan)," katanya.

Rencananya, seperti diberitakan koran ini (22/3), Kalbe akan menggunakan
dana hasil penjualan saham Igar tersebut untuk menambah pendanaan ekspansi
perusahaan.

Sehubungan dengan itu, Kalbe mengusulkan ke para kreditornya agar soal
penjualan saham Igar tidak dimasukkan dalam kesepakatan restrukturisasi
utang kedua yang kini sedang dinegosiasikan.

Vidjongtius mengatakan, penjualan 51 persen saham Kalbe di Igar Jaya memang
tercantum dalam perjanjian restrukturisasi utang yang pertama antara Kalbe
dan para kreditor.

Perjanjian itu menyebutkan, bila Kalbe berhasil menjual sahamnya di Igar
maka sebagian besar dananya harus dibayarkan ke kreditor.

Menurut dia, dalam usulan restrukturisasi kedua -- saat ini sedang
negosiasikan - Kalbe tidak memasukkan lagi soal penjualan saham Igar
tersebut. "Kami mengusulkan," katanya, "agar dalam hal penjualan Igar Jaya
tidak ada ketentuan yang mengikat." Itu berarti, bila saham Igar berhasil
dijual, Kalbe bebas menentukan penggunaan dananya. padjar iswara
**
*Bagaimana kah kelanjutannya, akankah IGAR di-tender offerkan bila proses
penjualan tersebut tuntas?
*

Salam
**
**
*

Kirim email ke