Bagi yang pegang BUMI, ada berita bagus nih..

ini beritanya

Proyek pertama semi komersial pencairan batubara
dibangun di tambang batubara milik Arutmin di Satui,
Kalimantan Selatan.

Hal ini disampaikan Kepala TekMira Departemen ESDM
Bukin Daulay menyatakannya dalam jumpa pers di kantor
departemen ESDM, Jakarta, Jumat (13/7/2007).

"Baru saja kita putuskan, untuk semi komersial akan
kita bangun di Satui, Kalimantan Selatan," ujarnya.
Kebutuhan batubara untuk pabrik ini akan diambil dari
tambang setempat sejumlah 2,5 juta ton per tahun.

Pabrik semi komersial yang berkapasitas 13.500 barel
per hari ini akan menghasilkan bahan bakar yang lebih
murah. Namun mereka hanya memproduksi produk siap
jadi.

Untuk jenis gasoline dan diesel akan dijual dengan
harga US$ 35 dolar per barel. Produk-produk semi
komersial ini akan dibeli seluruhnya oleh Pertamina.

"Pertamina bilang, berapapun yang kami ambil," tambah
Bukin.
 untuk pembangunan pabrik tersebut rencananya akan
dilakukan pada pertengahan Agustus hingga Februari
2008. Biaya sebesar US$ 500 ribu akan ditanggung
sepenuhnya oleh JBIC.

"Mereka menyanggupi, siap beri dari dana riset mereka
untuk FS semi commercial," ujarnya.
Proses konstruksi pabrik ditargetkan akan mulai
dilakukan pada 2009, dan bisa beroperasi pada 2013.
Selanjutnya, jika pabrik tersebut sukses, akan
ditambahkan satu reaktor lagi sehingga bisa menambah
kapasitas pabrik menjadi 27.000 barel per hari. Dengan
kapasitas yang sudah ditambah itu, maka pabrik
tersebut akan menjadi pabrik komersial pertama.
Investasi yang dibutuhkan untuk membuat pabrik
komersial pertama adalah US$ 2,1 miliar. Dan untuk
pabrik komersial kedua adalah US$ 1,6 milar.
Proyek pencairan batubara ini diprakarsai Puslibang
TekMIRA dengan konsorsium 11 perusahaan. Selanjutnya,
akan dibentuk badan pelaksana bernama PT Brown Coal
Liquifaction Indonesia (BCL Indonesia).
Diharapkan Bumi Resources yang merupakan anggota
konsorsium akan memimpin konsorsium tersebut.
"Kami harap Bumi akan memimpin konsorsium ini,"
ujarnya.
Tanda-tanda ini diperlihatkan dengan ditunjuknya
Senior Vice President Bumi Resources Kaz Tanaka
sebagai Sekjen konsorsium.

Namun Tanaka menyatakan, pihaknya belum membicarakan
berapa modal yang akan disertakan di proyek ini.
"Masih terlalu dini bagi kami untuk mendiskusikannya.
Kami masih akan melihat hasil FS nya," tambahnya. 


ini link nya :

http://www.detikfinance.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/07/tgl/13/time/180200/idnews/804705/idkanal/4



Regard,

< Joshep >



 
____________________________________________________________________________________
Never miss an email again!
Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives.
http://tools.search.yahoo.com/toolbar/features/mail/


DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke