I like your post Mr Dayan, very talented.

Anyway the General of BTEL and his comrades have just formed into the sniper
position.

One shot. One kill. Don't go one on one, instead, take them from the
distance*.

Regards,
DE


* Maksudnya beli di bottom and go for super long term > 3 years.


On 8/3/07, Sharif Dayan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Salam Sejahtera...
>
> Pada Jumat, 3 Agustus 2007, Devin Yohannes menulis:
>
> > Gw dukung BTEL!!!
> > Barusan masuk
>
>
> BTEL mirip bintara yang baru lulus pendidikan perwira : mantap
> pengalaman lapangan, masih lincah bergerak, namun belum terbiasa
> memimpin pasukan.
>
> Pada awalnya, ia masuk ke garis depan (IPO) dengan peralatan lengkap,
> yang artinya bebannya berat, sehingga masih harus menyesuaikan diri
> dengan bebannya itu. Namun setelah menguasai medan, setidaknya sudah
> mengenal arah mata angin, ia sudah dapat secara tepat guna membagi
> peletonnya pada titik-titik tertentu yang strategis.
>
> Dalam minggu ini (30 Juli - 3 Agustus 2007), terjadi serangkaian ledakan
> besar yang guncangannya juga berakibat cukup besar bagi BTEL. Bantuan
> datang pada ketika tingkat pertahanan melorot ke 370. Sempat terjadi
> tekanan besar hingga daya tahan turun lagi ke 355. Menjelang sangkakala
> petang dibunyikan, sejumlah kubu dapat direbut kembali pada 420.
>
> Ada jeda 2 hari untuk mengatur strategi dan bersiap menerima hantaman ke
> titik yang lebih rendah lagi. Sebaliknya ketika keuntungan strategis
> dapat dicapai, dipersiapkan penggeseran pasukan ke kubu lain. Namun ada
> kemungkinan untuk menambah lagi pasukan untuk bertahan pada keuntungan
> strategis itu.
>
> Bagaimana situasi di tempat lain ? Ada rencana penggeseran pasukan ?
> Mungkin ada niat melakukan "blitzkrieg" ? Siapa tahu kita bisa secara
> bersama melakukan serangan serempak.
>
>
> Sharif Dayan
> "Beruang dan Naga", Tom Clancy, Gramedia, 2006
>
>
>

Kirim email ke