Rabu, 08/08/2007
Bumi cari pendanaan untuk investasi US$300 juta
Cetak
JAKARTA: PT Bumi Resources Tbk mengkaji sumber pendanaan untuk pembangunan
pembangkit listrik dan jaringan distribusi batu bara senilai US$300 juta.
Diharapkan investasi tersebut dapat menekan ongkos produksi perseroan hingga
18%.
Direktur Utama Bumi Resources Ari S. Hudaya mengatakan perseroan sedang
mengkaji sumber pendanaan untuk investasi tersebut. "Kami upayakan untuk ambil
dari dana internal. Kalau tidak, perseroan bisa memanfaatkan institusi keuangan
dalam bentuk pinjaman," ujarnya kepada Bisnis, kemarin.
Nilai investasi untuk pembangkit listrik, jelas dia, diperkirakan menelan dana
US$75 juta, sementara untuk pembangunan jaringan distribusi sedang dikalkulasi.
Komisaris Bumi Nalinkath Rathod menjelaskan produsen batu bara terbesar ketiga
di Asia dari sisi penjualan ini akan membangun dua pembangkit listrik tenaga
batu bara dan tiga jaringan distribusi batu bara.
"Proyek tersebut nantinya bisa menekan biaya produksi dan transportasi batu
bara menjadi sebesar US$22 per metrik ton pada 2009 dari biaya semula US$26,87
per ton di semester I tahun ini. Angka tersebut sudah termasuk biaya perawatan
inventaris," ujarnya seperti dikutip Bloomberg.
Investasi tersebut kelak menekan ketergantungan perseroan pada diesel sebagai
bahan bakar generator listrik dan ketergantungan pada truk transportasi.
Biaya produksi dan sistribusi yang rendah diharapkan dapat meningkatkan
pendapatan sejalan dengan adanya permintaan dari India dan China yang menjaga
harga batu bara mendekati rekor US$70,88 per ton pada Juni.
Sementara itu, harga bahan bakar yang merupakan pengeluaran terbesar kelima
Bumi, naik sekitar 25% pada tahun ini.
"Harga bahan bakar sudah berada di luar kontrol perseroan, pembangkit listrik
bertenaga batu bara akan lebih murah dibandingkan bila Bumi masih memakai
diesel. Saya merekomendasikan saham Bumi," ujar analis Mandiri Sekuritas Ahmad
Solihin.
Harga saham perusahaan energi ini telah menjadi dua kali lipat pada tahun ini.
(08)
---------------------------------
Sick sense of humor? Visit Yahoo! TV's Comedy with an Edge to see what's on,
when.