Salam net bung irwan,

Saya sependapat dengan anda, namun margin bukan hal yang salah apabila kita
bermain dengan benar, artinya memanfaatkan peluang dalam kesempitan. Margin
dapat membuat orang menjadi kaya, namun juga dapat membuat orang menjadi
miskin. Kaya dan miskin inilah inti dari masalahnya.

Kalau kita disiplin dalam mencermati segala sesuatu yang ada di bursa,
dengan margin, kita bisa mendapatkan untung yang boleh dibilang, dalam tanda
kutip "modal dengkul".

Sebagai contoh, saya bermain margin untuk saham inco, pada beberapa hari
lalu pada harga <40,000. Nilai valuasi INCO pada saat itu tidak masuk diakal
apabila kapitalisasi dan market cap inco mencerminkan harga tersebut. Saya
menggunakan margin dan saya keep untuk beberapa hari. Hasilnya tampak saya
dapat menjual dengan keuntungan +/- 6500 rupiah /lembar. Nah ini berarti
bukan margin yang harus kita salahkan, namun kedisiplinan dan kecermatan
kita yang harus kita benahi.

Sekali lagi, saya tidak mengatakan bung irwan salah ataupun benar, namun ini
hanya tanggapan saya pribadi. Penggunaan margin tidak saya, hanya saja
dengan cara gegabah kita dapat merusak semuanya. Yang kaya menjadi miskin,
yang miskin justru bertambah miskin. Semoga semua ini dapat menjadi
pelajaran yang bagus dimasa yang akan datang :)

Salam dari net untuk anda semua, harapan saya tetap optimis bursa kita akan
kembali bullish. Namun jangan lupakan kalah memang perhitungan kita -,
tetaplah berhati-hati... karena banyak sekali buaya yang siap menerkam
mangsa yang kecil. Rumor boleh beredar, tetapi tetap perlu kita cermati
lebih dalam lagi. jangan terburu-buru... lebih baik lambat, namun selamat,
daripada terburu-buru akhirnya jatuh :)

-- 
Jabat Erat,

Liem
#saham, DALnet
www.suplemen.com

Kirim email ke