Dari tahun 2003 sampai 2005 penjualan PGAS naik kira-kira Rp 1 trilyun tiap
tahunnya. Tahun 2006 naik Rp 1,2 trilyun (22%) dari 2005 menjadi Rp 6,6
trilyun. Sampai pertengahan tahun 2007 penjualan sudah mencapai Rp 3,8
trilyun yang kalau dikalikan dua akan menjadi Rp 7,6 trilyun. Artinya tahun
2007 ini penjualan akan naik hanya Rp 1 trilyun lagi atau 15% (kecuali ada
lonjakan penjualan dari realisasi  proyek Sumatera - Jawa). Ini artinya
secara prosentase kenaikannya lebih rendah daripada 2006. 

 

Kalau gak salah laba bersihnya semester I tahun 2007 turun sedikit dibanding
periode sama tahun lalu karena kenaikan harga pokok penjualannya lebih
tinggi daripada kenaikan penjualan. Alasan mereka adalah ada kenaikan harga
dari pihak produsen (BP Migas). 

 

Dengan estimasi EPS tahun ini Rp 440, maka PER-nya adalah sekitar 23 kali
(cukup tinggi). Agar harga saham bisa naik jadi Rp 14.500 --dengan PER tetap
23 kali--, maka EPS 2007 harus naik jadi Rp 630 atau naik  50% dari tahun
2006. Harga Rp 12.500 dengan PER tetap 23 kali mengasumsikan EPS/laba bersih
tahun 2007 harus naik 30% dari 2006. Benarkah demikian? Semoga realisasi
pipa gas Sumatera - Jawa itu bisa mendorong kenaikan ini.

 

Mohon maaf kalau salah, karena baru belajar FA.

 

Salam,

Gandhi

 

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
nicholas alvin
Sent: 01 September 2007 21:23
To: [email protected]
Subject: [saham] PGAS buy

 

Buy PGAS target 1 Rp 12.500

                           2 Rp 14.500,-

  

  _____  

Building a website is a piece of cake. 
Yahoo! Small Business gives you all
<http://us.rd.yahoo.com/evt=48251/*http:/smallbusiness.yahoo.com/webhosting/
?p=PASSPORTPLUS>  the tools to get online.

 

Kirim email ke