IQP, (3/9) - Bursa Efek Jakarta (BEJ) belum mengijinkan penawaran umum 
terbatas II PT Bakrie Sumatera Plantations (UNSP). Kepala Divisi Pencatatan 
Sektor 
Riil BEJ, Ignatius Girendroheru, dalam pengumumannya, Senin, mengatakan, jumlah 
saham UNSP dalam portepel tidak mencukupi untuk melakukan penerbitan saham 
melalui 
HMETD (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu), waran seri I dan MSOP (Management 
Stock 
Option Program). 
"Bursa telah meminta kepada perseroan (UNSP) untuk mengagendakan peningkatan 
modal 
dasar terlebih dahulu sebelum melakukan penerbitan saham melalui HMETD, Waran 
seri 
I dan MSOP," kata Ignatius. Dengan mempertimbangkan bahwa penerbitan waran seri 
I 
dari pelaksanaan HMETD oleh UNSP dilaksanakan dengan tidak melakukan penambahan 
modal dasar, maka bursa akan menghentikan perdagangan waran seri I mulai 12 
September 
mendatang, jelasnya. Penghentian perdagangan waran seri I ini akan dibuka 
setelah 
bursa menerima hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) yang menyetujui 
peningkatan 
modal dasar, tambah Ignatius. Bursa melakukan hal tersebut guna memperoleh 
kepastian 
akan terpenuhinya pelaksanaan peningkatan modal dasar UNSP, sehingga mencukupi 
penerbitan hasil pelaksanaan waran seri I, tegasnya.





Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke