Nambah : 
  Boss it bukan org atau sekumpulan org, boss it mesin mas..
  kalau boss it org knapa ASII polanya sangat viotile ?
  Sudah sejak dia IPO dulu.. Secara logika jika boss adalah manusia knapa masih 
hidup hingga sekarang ? Tentu tidak..
  Sehingga jawaban yg paling masuk akal "BOSS ADALAH MESIN"
  dan si pengorder tinggal menyediakan uang untuk si mesin..
  Disinilah kita semua sama2 berspekulasi.
  

bozz <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            Bozz itu bukan individu atau perseorangan
  Tetapi merupakan kumpulan dari beberapa orang yang akan bertambah 
kuantitasnya seiring dengan perkembangan.
  Yang punya kemampuan baik dari segi permodalan, koneksi dan jaringan yang 
sangat luas yang tersebar dimana-mana
  Dengan tujuan "PROFIT"
  Masing2 orang punya tugas yang berbeda-beda dan fungsi yang beda pula dengan 
disiplin yang sangat ketat
  Jadi setiap saham punya pemain yang berbeda "KARAKTER BERBEDA".
   
  Bursa Jakarta lebih banyak diatur oleh psikologi pasar 
  Psikologi pasar dipengaruhi "psikologi pemain pasar"
  Psikologi ini hanya ada 2 saja " FEAR dan GREEDY"
  Kami lebih banyak melihat akan kedua hal ini
  Dengan mengetahui psikologi apa yang akan terjadi maka harga dapat "diarahkan"
   
  Sama seperti komoditas lainnya, demikian yang terjadi di bursa Jakarta
  Dan bukan hanya bursa jakarta, di semua pasar memang demikian
  Namanya juga pedagang, pengen barang segera laku, kalo bisa harga tinggi
  Atau harga rendah asal tingkat perputarannya tinggi
   
  Pasar juga diatur oleh hukum permintaan dan penawaran
  Permintaan dan penawaran ini yang akan mempengaruhi psikologi para pemain di 
dalam Pasar
   
  Jadi kalo BEJ ada yang bilang kami yang mengatur?
  Bukan
  Bursa diatur oleh
  1 Psikologi FEAR and GREEDY para pemainnya
  2 Permintaan dan Penawaran
   
  Kami hanya mengikuti arus dan bukan melawan arus
  Tinggal arusnya- arus lemah atau arus kuat.
   
  Sebagai cth :
  Saat ini isu subprime mortgage manjadi hantu bagi para pedagang dan juga para 
spekulan
  Ketakutan dimana-mana, kami sudah tau, tapi efek psikologis yang 
ditimbulkannya diluar perhitungan kami
  Ketakutan lebih besar terjadi, Loss harus kembali.. dengan mengikuti arus, 
kalau turun mari kita buat turun lebih dalam
  Kalo naik, mari kita buat naik tebih tinggi. 
   
  Ada isu yang sangat substansial yang kemungkinan akan mempengaruhi psikologi 
yaitu masalah kredit konsumtif
  Bila ini di blow up...hantu yang dulu akan menjadi tambah banyak dan 
ketakutan akan tambah besar.
   
  Tetapi untuk jangka panjang arah ekonomi Global masih cenderung bertumbuh.
  Investor ga perlu takut, kalo perlu tambah lagi dan lagi
   
  Keep safe trading, be an investor.
  May God Bless Us Always
  Bozz
   
   
   
   
   
   
                          
  

                         

       
---------------------------------
Boardwalk for $500? In 2007? Ha! 
Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) at Yahoo! Games.

Kirim email ke