Pialang Sukses setelah Kaki Hilang 

Kehilangan dua kaki bukan halangan bagi Burla Sujata untuk terjun di
bursa efek. Siapa sangka perempuan berusia 28 tahun itu kini dikenal
sebagai salah satu pialang (broker) saham sukses di India. 

Padahal, gadis yang tinggal di sebuah apartemen di Hyderabad, kota
teknologi tinggi di selatan India, itu sepenuhnya bergantung pada dua
alat bantu kaki untuk menopang aktivitasnya. Tetapi, cacat tubuhnya
seolah tidak berarti ketika dia duduk di belakang laptop dan bermain
saham di bursa efek. 

Sebelum menggeluti profesi pialang saham, Sujata sebelumnya mengelola
studio fotografi. Tetapi, dia kemudian tertarik dengan bursa saham
setelah kehilangan kedua kakinya dalam kecelakaan mobil enam tahun lalu.
Mobil yang dikendarainya menabrak truk dalam perjalanan ke kuil Hindu.
"Setelah kecelakaan itu, rasanya hidup saya berakhir. Tak ada teman, tak
ada pendukung, tak ada tempat berbagi perasaan," katanya. 

Tetapi, kesedihannya tidak berkepanjangan. "Karena secara fisik saya
harus bergantung pada orang lain, saya putuskan untuk mencari kesibukan
agar bisa mandiri," ujarnya saat diwawancarai AFP di apartemennya. 

Kini, dia berhasil membangun kembali hidupnya lewat bursa efek India
yang meroket. Tahun lalu bursa di Negeri Mahatma Gandhi itu melonjak
hingga 46,7 persen. Itu rekor pertumbuhan. Prestasi Sujata tergolong
istimewa di bisnis finansial India yang selama ini masih didominasi kaum
lelaki. 

Dia mulai menggeluti bisnis saham dan profesi pialang pada 2004.
"Awalnya saya sama sekali tidak tahu bisnis itu," akunya. Dia lantas
mempelajari berbagai peraturan tentang bursa saham, membaca buku-buku
dan majalah keuangan, serta rajin menonton program siaran bisnis di
televisi. Dia ternyata cepat belajar, dan saat ini terdaftar resmi
sebagai pialang di Bursa Efek India.

Lima hari dalam seminggu, ketika bursa buka, dia duduk serius di
belakang layar komputernya untuk memantau transaksi saham. Dari laptop
itu pula, dia melakukan aksi beli dan jual saham yang dinilainya punya
nilai baik. Secara hati-hati dia mempelajari detail fundamental
perusahaan, seperti menyimak laporan keuangannya, sebelum berinvestasi
pada sahamnya. 

Dia mengaku dalam sebulan bisa melakukan transaksi 20 juta rupee hingga
30 juta rupee (sekitar Rp 4,7 miliar hingga Rp 7,05 miliar). Dari
transaksi tersebut, dia mendapat penghasilan bulanan sekitar 10-15
persen. Pendapatannya berkisar USD 4.991 hingga USD 7.626 (sekitar Rp 47
juta hingga Rp 71,7 juta). Itu termasuk pendapatan cukup tinggi di India
dan lebih dari cukup untuk membeli semua kebutuhan hidup Sujata. 

Saat ini Sujata bersiap mendirikan perusahaan investasi sendiri. "Dua
tahun setelah kecelakaan, saya memang sangat bergantung pada orang lain.
Sekarang saya bisa melakukan semua hal seperti orang yang normal. Saya
telah mandiri secara finansial," katanya.

Dia percaya pengalaman telah menempa dirinya menjadi orang yang kuat dan
tegar. "Saya tak pernah menoleh ke belakang dan menangisi apa yang telah
menimpa saya," tegasnya. (AFP/uji)

-- 
Kuliner Indonesia, milis tentang makanan dan tempat makan di dalam, 
juga dari luar negeri. Disajikan dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Daftar ke mailto:[EMAIL PROTECTED] Arsipnya bisa 
dibaca di http://groups.yahoo.com/group/kuliner_ind/messages



Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke