DBS Singapura Dukung Prajogo Pangestu US$ 2 Miliar
Rabu, 26 September 2007 | 03:13 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Barito Pacific Tbk. membeli 70 persen saham PT
Chandra Asri Petrochemical Center senilai U$$1,05 miliar (Rp 9,16 triliun).
Menurut sumber Tempo yang dekat dengan Prajogo Pangestu, bos Barito, pembelian
saham Chandra Asri akan dibiayai dengan penerbitan saham terbatas atau rights
issue.
Prajogo, sumber itu melanjutkan, akan bertindak sebagai standby buyer, jika
pemegang saham publik tidak berminat ikut dalam proses rights issue tersebut.
"Prajogo mendapat support (dukungan) dana US$ 2 miliar dari DBS Bank dari
Singapura," kata sumber itu tadi malam.
Saham Chandra Asri yang akan dibeli adalah saham-saham milik Strategic
Investment Holding (Malaysia) sebesar 48,16 persen, Marigold Resource Ltd.
(7,24 persen) dan PT Inter Petrindo Inti Citra (14,6 persen).
Sebelumnya, Direktur Utama Barito Anton BS Hudyana mengatakan, pemegang saham
akan meminta persetujuan akuisisi tersebut melalui Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) pada 26 Oktober.
"Pembelian 38.360 saham yang merupakan 70 persen saham Chandra Asri dilakukan
melalui pembelian langsung atau tak langsung," katanya.
Chandra Asri sebelumnya sempat menjadi pasien Badan Penyehatan Perbankan
Nasional. Pada 2002, perusahaan petrokimia ini terlilit kredit macet hingga Rp
10 triliun.
Temasek Holdings pernah menawarkan dana US$ 700 juta untuk mengakuisisi 50,45
persen saham perusahaan tersebut. Namun, perusahaan investasi Singapura itu
akhirnya hanya berhasil menguasai saham Chandra Asri sebesar 30 persen.
Wahyudin Fahmi
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com