pantesan Ar viva 
Sent from my iPhone

On Feb 19, 2013, at 6:23 PM, "datasahamku" <[email protected]> wrote:

> 
> CT Corp, perusahaan yang dikendalikan oleh Chairul Tanjung, dikabarkan 
> mengajukan penawaran senilai US$ 1,2 miliar untuk mengakuisisi mayoritas 
> saham PT Visi Media Asia Tbk (VIVA), perusahaan media milik Grup Bakrie.
> 
> "Saat ini terjadi negosiasi intensif antara CT dan pihak Bakrie. CT menawar 
> sebesar US$ 1,2 miliar, sedangkan pihak Bakrie masih bertahan pada angka US$ 
> 1,5 miliar. Kalau tawaran diterima, CT pasti langsung ambil alih," kata 
> sumber Investor Daily yang mengetahui rencana tersebut di Jakarta, Senin 
> (18/2).
> 
> Selain CT, Grup Media Nusantara Citra (MNC) dan Elang Mahkota Teknologi 
> (Emtek) juga dikabarkan berminat mengakuisisi Visi Media Asia, pemilik TV 
> One, ANTV, dan Vivanews.
> 
> Grup MNC merupakan kelompok media milik Hary Tanoesoedibjo yang mengelola 
> stasiun televisi RCTI, MNC TV, Global TV, serta sejumlah media lainnya. Emtek 
> adalah perusahaan milik keluarga Sariatmadja yang mengelola SCTV dan 
> Indosiar. Sedangkan CT Corp melalui Trans Corp memiliki Trans TV, Trans 7, 
> dan situs berita Detikcom.
> 
> Ketika dikonfirmasi, Chairul Tanjung mengatakan bahwa dia belum bisa 
> berkomentar termasuk soal penawaran senilai US$ 1,2 miliar. "Coba tanya 
> detilnya kepada Anin (Anindya Bakrie). Saya tidak bisa menjawabnya," kata dia.
> 
> Meski demikian, Chairul Tanjung mengakui bahwa pihaknya ingin menjadi raja 
> media di Indonesia. "Apakah salah kalau seperti itu. Setiap orang pasti bisa 
> menjadi seperti itu," ujar dia.
> 
> Sementara Anindya Bakrie yang merupakan putra Aburizal Bakrie tidak dapat 
> dikonfirmasi. Sebelumnya, Anindya Bakrie selaku komisaris utama Visi Media 
> menegaskan tidak ada rencana penjualan TV One, ANTV, dan vivanews.com.
> 
> Hal itu terungkap dalam syukuran dan silaturahmi bersama karyawan TV One yang 
> disiarkan langsung stasiun televisi tersebut, belum lama ini. "Kalau ada 
> pertanyaan itu (rencana penjualan), jawab saja dengan senyuman," ujar Anindya.
> 
> Sinergi Bisnis
> Sementara itu, kabar terkini terungkap dari laporan Visi Media ke Bursa Efek 
> Indonesia (BEI) kemarin. Manajemen Visi Media melaporkan bahwa pemegang saham 
> perseroan pernah menjajaki kerja sama dan sinergi dengan grup media lain.
> 
> "Kami belum mendapat informasi sehubungan dengan rencana pemegang saham dari 
> Grup Bakrie untuk menjual saham-saham perseroan (Visi Media)," tulis 
> Sekretaris Perusahaan Visi Media Neil R Tobing.
> 
> Sebelumnya, Reuters melaporkan, proses tender penjualan saham Visi Media 
> sudah berlangsung sejak dua bulan terakhir dengan penawar lokal antara lain 
> Grup MNC, CT Corp, dan Elang Mahkota Teknologi.
> 
> Grup Bakrie disebut-sebut berencana melepas 51 persen saham Visi Media. Saat 
> ini, PT Bakrie Global Ventura menguasai 32,56 persen saham Visi Media, 
> sedangkan PT CMA Indonesia memiliki 10,42 persen saham Visi Media. Selain 
> itu, DBS Vickers (Hong Kong) Ltd atas nama klien tercatat memiliki 6,69 
> persen saham.
> 
> Grup Bakrie sedang mencari penawaran ter tinggi dari para calon pembeli, 
> karena valuasi Visi Media saat ini diperkirakan sekitar US$ 1,2- 2 miliar. 
> Adapun kapitalisasi pasar saham Visi Media di BEI sekitar US$ 845 juta.
> 
> Di lain pihak, Surya Paloh selaku pemilik Metro TV yang juga ketua umum 
> Partai NasDem pernah menyebutkan, Hary Tanoe (MNC) ikut tender penjualan TV 
> One dan ANTV milik Grup Bakrie. Pernyataan itu diungkapkan setelah Hary Tanoe 
> mundur dari nasdem.
> 
> 

Kirim email ke