Fwd dari milis sebelah...

BOS GTI MELARIKAN DIRI

JAKARTA. Pemilik Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS) Taufiq Michael Ong, 
dikabarkan menghilang dari Indonesia. Pria kewarganegaraan Malaysia itu 
disebutkan telah meninggalkan Indonesia plus meninggalkan para nasabah 
investasi emasnya di GTIS.

Informasi tentang kepergian Michael Ong ke luar negeri ini beredar luas di 
situs sosial, salah satunya ******. Tak hanya itu, ada nasabah GTIS yang 
berkomunikasi dengan KONTAN mengaku tak tahu lagi dimana wujud Michael Ong 
berada.

“Bahkan saya dapat informasi, rekening dia di BCA sudah kosong semua,” kata 
salah satu nasabah yang enggan menyebut nama kepada KONTAN hari ini, (27/2).

Untuk mendapatkan konfirmasi ke yang bersangkutan. KONTAN berusaha mencari 
informasi keberadaan Michael Ong, namun sayangnya situs perusahaan GTIS yang 
biasanya bisa di temui di http://www.goldentradersinternational.com/, kini sama 
sekali tak bisa diakses.

Sementara itu, Jafrianto Wiza, Marketing Executive Senior (SAP) PT Golden 
Traders Indonesia yang dihubungi KONTAN tak mau berkomentar. Bahkan, sebelum 
KONTAN mengajukan pertanyaan tentang keberadaan Michael Ong, sambungan telepon 
langsung diputus. “No comment, maaf ya, ” kata Jafrianto yang langsung menutup 
saluran telepon.

Kepergian Michael Ong tentu mengundang tanda tanya besar dan meresahkan, 
terutama bagi nasabah yang telah menanamkan uangnya di GTIS. Wajar mereka 
bertanya keberadaan bos GTIS itu, sebab bonus rutin yang biasanya mengalir dari 
rekening GTIS, sejak Senin (25/2) sudah tak menetes lagi.

Sampai saat ini, belum ada informasi berapa dana masyarakat yang sudah 
dikumpulkan GTIS. Namun boleh jadi, angkanya akan jauh lebih besar ketimbang 
dana nasabah yang tersimpan di Raihan Jewellery yang kini juga tak jelas 
rimbanya.

Perlu diketahui, GTIS merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang menawarkan 
skema investasi berbalut emas batangan sejak tahun 2009. Jaringan kantor 
cabangnya pun menyebar merata mulai dari beberapa tempat di Jakarta, Medan, 
Surabaya, hingga di Bangka-Belitung. 

Sent from my HTC

Kirim email ke