FUND MANAGER AKUMULASI WIKA, TARGET Rp2.000 PT Wijaya Karya (Persero), Tbk (WIKA) dikabarkan tengah menjadi target akumalasi beli dari beberapa Fund Manager, setelah pada Februari 2013 kemarin, konsorsium WIKA memenangkan proyek perluasan terminal 3 Bandara International Soekarno Hatta senilai lebih dari Rp4,7 Triliun. Para Fund Manager ini menargetkan harga saham WIKA menjadi Rp2.000 dalam waktu dekat. WIKA belakangan ini juga diketahui tengah gencar melakukan aksi korporasi seperti akuisisi PT Sarana Karya dari Pemerintah Indonesia dan join venture dengan Euro Japan Construction untuk membangunan perumahan di Aljazair senilai hampir Rp1 Trilun. WIKA berencana untuk mengucurkan Rp250 miliar kepada PT Sarana Karya untuk pembangunan pabrik aspal. Kapasitas pabrik tersebut diperkirakan sekitar 50 ribu ton per tahun dengan masa konstruksi sekitar 1 tahun. Pada tahun ini, WIKA juga akan menambah kapasitas pembangunan listrik menjadi 100MW-150MW dari posisi sekarang 190MW. Penambahan kapasitas ditujukan untuk mencapai target penambahan kapasitas listrik 400MW hingga 2014. Beberapa analis pasar modal juga sudah banyak yang merekomendasikan beli untuk saham WIKA. WIKA menurut mereka baru diperdagangkan pada PER 2013 sebesar 16-18,5 kali. Pada perdagangan kemarin (05/04/2013), WIKA menguat Rp40 (+2,31%) ke level Rp1.770 per lembar. WIKA ditransaksikan cukup aktif sebanyak 1.400 kali senilai lebih dari Rp50 Milyar.
-DISCLAIMER-
