Adalagi patungan usaha, hotel, sawah, dll Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT
-----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Wed, 6 Mar 2013 12:08:29 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: Investasi Bodong ? Huh, yg lebih legal saja seperti Sarijaya aja sampai saat ini ga jelas kasusnya. Bahkan transaksi yg masih dalam proses settlement KSEI saja hilang ga jelas. Regards -----Original Message----- From: "alfatih.aati" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 06 Mar 2013 11:12:07 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Re: Investasi Bodong ? > -----Original Message----- > From: "M. Alfatih, CFTe" > > Date: Wed, 6 Mar 2013 00:13:17 > To: > Subject: Re: Investasi Bodong ? > > > Jika ada perusahaan mengumpulkan dana lebih dari 50 pihak (nasabah) cmiiw, > maka dia sudah masuk dalam aturan OJK (Bapepam). Siapa yg melakukan fungsi > itu tanpa ijin OJK adalah illegal. Dan tak ada otoritas yg dapat > mengawasinya. Pre-IPO sejenis yg diceritakan adalah illegal. Laporkan ke OJK ! > Tapi melihat hasilnya bisa naik sampai 3x lipat, siapa yg akan lapor ya? > Paling nanti kalau pecah bisulnya baru pada panik. > Lalu sebenarnya, bgm proses naiknya harga pre-ipo? Apa kayak gorengan saham, > yg dinaikkan aja ama yg punya? Modal di 100, digoreng hingga 400, paling > bayar fee, waktu udah rame2 orang antri beli, langsung dijual/guyur hingga ke > 150 pun dia masih untung, kan modalnya 100, dan dari 400 ke 150 mungkin > rata2nya di 320. Nah itu kalau dibursa yg kelihatan jual belinya, bgm cara > naik yg pre-ipo? Apa bukan diganti angkanya di website cuman utk mancing > orang utk panik beli? > > Kantor saya hobby lho urusan "pre-ipo" ini, istilah kerennya corporate > finance (corfin) atau investment banking atau funding dll. Buat perusahaan yg > butuh dana, dan kalau usahanya prospektif maka banyak cara untuk dapat uang > dalam skema corfin ini, dan bunganya katakanlah 12-17% (nggak tahu pasarannya > sekarang), bandingkan yg pre-ipo? Kasih 5% sebulan? Jadi 60% setahun? Kenapa > nggak masuk ke skema corfin, lebih simple krn urusan ama sedikit pihak, admin > simple, bunga jauuh lebih rendah? Buat saya pre-ipo hanya nama lain dari > skema ponzi (silakan cek google). Cmiiw. > > Transaksi judi mirip saham, shg sering disalah artikan: laba/rugi tetap bayar > komisi, juga ada analisanya lho. Seringkali harga bergerak, tanpa dipahami > apa yg terjadi. Bisa untung besar, bisa rugi besar. High risk, high return. > Mirip kan? > Apalagi suka dicampur istilahnya (dan lembaga resmi suka juga pakai istilah > rancu ini): main, menang, kalah, sial, hokkie, bandar, dll. > Tapi sesungguhnya, menurut saya, ada tiga alasan kenapa judi dan sahan > bertolak belakang seperti langit dan bumi: > > 1. Pendekatan Analisa Sistem (cocok nggak ya namanya?): > a. Judi: antara kegiatan judi dan kegiatan nyata yg jadi underlyingnya tak > ada hubungannya. Judi bola tak ada hubungan dengan kegiatan bola. Semua uang > yg terkumpul di judi akan masuk kedalam sistem tertutup hanya berputar > diantara bandar, petaruh, agen, tekong (?), dan paling merembes ke tukang > kacang dan penjual bir. Jadi uang yg masuk ke dalam sistem judi ini berputar > semakin lama semakin berkurang tanpa ada produksi apa2. > b. Saham: uang yg terkumpul sangat berhubungan dengan kegiatan ekonomi dan > produksi, dipakai utk bangun pabrik, capex dll. Hasil dari kegiatan ekonomi > nyatanya juga balik ke sistem perdagangan saham ini, dalam bentuk deviden > dll. Jadi kegiatan transaksi saham langsung masuk ke kegiatan produktif, > sehingga semakin membesar dan berkembang. Kalau melihat ini, maka sistem > dagang di BBJ kok bisa jadi masuk kategori judi ya? Cmiiw. > > 2. Kaitan aksi jadi hasil : > > a. Judi: jika 100% petaruh pilih 'merah', dalam judi 'merah-hitam', tak akan > menyebabkan keluar hasil 'merah', bisa saja keluar 'hitam'. Tak ada hubungan > sama sekali antara usaha yang dilakukan dengan hasil yang didapat. > b. Saham: semakin baik kinerja perusahaan maka akan semakin banyak yang > berminat, maka dengan semakin agresif buyer, maka harga saham akan naik. > Semakin banyak buyers yg agresif, tidak nunggu beli di harga murah, maka akan > berani beli di harga lebih mahal, maka harga akan semakin naik. > > 3. Risk Manajemen : > a. Judi: jika kita sdh pasang taruhan maka tidak ada hal lain yang bisa > dilakukan untuk mempengaruhi hasil. Uang yang dimasukkan kalau kalah, ya > habis semua. > b. Saham: jika perusahaan bagus, sahamnya akan naik juga dalam jangka > panjang, belum lagi devidennya. Bisa beli lagi diharga yang lebih murah, atau > jual dengan rugi sedikit, tidak 100% uang yang dimasukkan akan habis. > > Ini menurut pendapat saya, lho.. > Wallahu a'lam bissawab, cmiiw. > > Salam, > > > > > > > > > Re: Investasi Bodong ? > Tue Mar 5, 2013 9:43 am (PST) . Posted by: "Dimas Aryotejo" > dimas_aryotejoBetuuulll pak, > > Tapi itu maaah namanya Judi pak bukan Investasi... > > Saya tau kok bedanya... > > Niih ceritanya saya dulu gila judi bola waktu jamannya Shevcenko awal2 di > Milan, Liga Italy masih 34x pertandingan, dan saya judi di pertandingan ke > 33nya, naah s/d menit 91 (injury time dan pertandingan belon selesai) 5 > dari 7 pertandingan saya kalah semua, akhirnya saya sediih sampai pulang > iseng2 ngecek internet dan ternyata saya hanya kalah 1 dari 7 pertandingan. > > Naaah akhirnya saya memilih berhenti, kenapa?? karena kok mau yaaa deg2an > hanya untuk pertandingan 2x90 menit dimana : > -> Kalo kalah masih harus bayar Fee lagi, dan uang hilang semua > -> Kalo menang pun masih harus bayar Fee. > > Dan yang terparaah kalo menang terus bandarnya kabur, apakah bukti sms dari > si Bandar bisa dijadikan kolateral ke Pegadaian buat pinjem uang??? > > Sama kan yaaa logikanya sama si skema Ponzi.... > > Setelah ditimang2 Waaah rasanya ko Risknya lebiiih beusaaarrr yaa daripada > Gainnya, jadi lebih tepatnya High risk only with Enough return yaaa rasanya. > > Nah mari sekarang kita lihat dari sudut pandang ilmu Akuntansinya, yang > dapat dianggap Asset Cair yang dapat dicatat dan dapat dijadikan collateral > adalah : > - Foreign Currency = Uang Cash > - Govt bonds, dan AAA bonds. > - Emas fisik juga dapat dicatat > > - Saham pun masih terbatas kepada Blue Chips dengan GCG bagus, artinya > saham yang tidak terkena hair cut (Diskon MtM) > > - Options setahu saya ilmu akuntansi tidak mencatat ini di sisi assets, > tetapi di Lap Laba Rugi. > > Jadi seiring dengan bertambahnya umur dan pengetahuan, rasa2nya lebih tepat > bila kita berinvestasi pada instrumen yang resikonya dapat anda terima dan > terutama dapat anda kelola. > > Salam, > dA > > 2013/3/4 Dod kidod25@yahoo. com> > > > ** > > > > > > itu namanya high risk high return bro > > > > > > --- In , Dimas Aryotejo wrote: > > > > > > hi Semuanya, > > > > > > Kalo saya siih simple yaa pengertian investasi itu. > > > > > > Intinya saya ssihh selama saya mendapatkan barang hasil investasi saya > > dan > > > yang kedua bila memungkinkan dapat dijadikan collateral bilamana saya > > > membutuhkan uang, dan atau dapat dijual cepat barang investasi saya. > > > > > > Jadi dari rangkuman diatas segala bentuk yang judulnya investasi mau > > return > > > 1%-2000% setahun akan tetapi bila saya tidak mendapatkan barangnya atau > > > menjadikan barangnya sebagai colateral maka saya akan mengeryitkan > > > dahiii.... ini investasi apa spekulasi yaaaa??? > > > > > > Begitu juga dengan Option sebelum menjadi barang saham atau FX posisi > > maka > > > saya hanya menyebutnya instrument hedging (spekulasi). > > > > > > Terimakasih. > > > > > > Dimas > > > > > > > > > 2013/3/3 > > > > > > > ** > > > > > > > > > > > > ** Pre IPO, dan dikunci setahun untuk bisa jual kembali. > > > > > > > > > > Ada yg nawari dan kasih bukti: > > > > Beli di bawah $2 dlm 3 bulan jadi $5, > > > > > > > > Akh kok too good to be true > > > > > > > > Ada yg sdh bahas, bs googling sendiri. > > > > > > > > Bawa nama-nama orang besar lagi, bagaimana rekanz? > > > > > > > > Sent from my BlackBerry® via Smart 1x / EVDO Network. > > Smart.Hebat. Hemat. > Powered by my mobile warnet®Powered by my mobile warnet® >
