Betul Pak, sesuai dengan masukan2 yg saya terima dari para sahabat saham. Selain soal kasus IPO STAR, juga soal kasus Optima dimana saham INCO yg dimilikinya 100 lot ternyata waktu kasus 2008 terjadi itu, sahamnya tidak ada di portonya dia sehingga tidak bisa ditransfer ke sekuritas lain untuk dipindahkan, dan sampai sekarang belum ada penyelesaian siapa yang bertanggung jawab untuk kasus ini. Ada juga soal kasus delisting PTRA, bagaimana kelanjutan nasib pemegang saham publik. Kasus harga saham yang ke 50 dan lama di level itu bahkan sampai di bawah 50 di pasar negosiasi, bagaimana penanganan otoritas untuk kasus2 seperti itu. Juga soal suspensi di BLTA dan KARK, seperti apa penanganannya. Bagaimana dengan KARK yang sepertinya laporan keuangannya bagus, koq sahamnya malah seperti itu, apakah ada fraud di laporan keuangannya dan bagaimana penanganannya oleh otoritas bursa. Bagaimana pula dengan perusahaan publik yang manajemennya sering mengambil keputusan yang merugikan perusahaannya sendiri dengan mengambil hutang dalam jumlah banyak dan dengan bunga yang tinggi, dimana kondisinya mereka sudah minoritas (dibawah 50%) dan publik sudah mayoritas. Sementara publik tidak terwakili di posisi manajemen karena terpecah2 suaranya kecil. Hal ini menjadi kesan seolah2 orang dalam perusahaan malah menggerogoti perusahaan itu sendiri walau potensi perusahaan itu sebenarnya bagus.
Banyak sekali hal2 yang menyangkut persoalan di pasar modal yang belum sempat saya tanyakan karena kurangnya durasi waktu untuk bertanya dan menyampaikan. Sepertinya memang FORBIS perlu sekali waktu utk mengangkat permasalahan2 yang ada di pasar modal. Bu Kiki, salah satu direktur BEI, sebenarnya memiliki niat yang baik untuk membahas hal2 tersebut. Cuma sayangnya durasi tadi malam pas untuk bagian pasar modal sangat sedikit (hanya 5 menit). Selesai acara, saya langsung sowan mendatangani Bu Kiki dan ngobrol2 sebentar sambil bertukar kartu nama. Intinya Bu Kiki sangat tertarik dengan komunitas milis saham ini dan ingin berkomunikasi juga untuk mensosialisasikan rencanan2 kerja yang akan dan sudah disiapkan oleh BEI dalam perlindungan nasabah di masa mendatang. Salah satunya adalah akan diberlakukannya perlindungan investor mulai 2014, dimana nanti kalau ada lagi kejadian dana investor disalahgunakan oleh sekuritas seperti misalnya dibawa kabur dan sejenisnya, maka kerugian tersebut (jumlah maksimalnya belum ditetapkan berapa) akan digantikan oleh suatu lembaga penjamin (yang masih dalam proses pembentukan). Kira2 seperti itu gambarannya saat ini. Di lain kesempatan, saya masih akan usahakan bertemu dan ngobrol2 panjang lebar lagi dengan pihak otoritas. Mudah2an di Garut Sabtu ini, petinggi BEI ada yang bisa hadir. Saya akan sampaikan juga solusi2 alternatif untuk kebaikan bursa yang sebenarnya sudah saya siapkan tadi malam bila durasi untuk pasar modal cukup tersedia. Mungkin dilain waktu MetroTV khususnya FORBIS punya rencana mengadakan acara FORBIS khusus membahas pasar modal. :) jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2013/3/8 tsunamizawa tsunamizawa <[email protected]> > > > IAN tanya IPO STAR - jawabannya , coba putar ulang rekamannya kalau ada, > OJK - bursa komoditas diluar wewenang mereka. > BAPPEBTI - cuma memfasilitasi bursa berjangka , jika terjadi penipuan itu > urusan kepolisian. > > jika membeli produk investasi bodong , resiko-nya adalah si pembeli > sendiri, si pembeli dianggap sudah > memahami resiko-nya ketika membeli produk tsb. > > > > >
