setahu saya mesin server gak akan berat, dengan ribuan transaksi per 
detiknya.... server sudah dirancang menangani hal2 seperti ini. 

--- On Sat, 9/3/13, [email protected] <[email protected]> wrote:

From: [email protected] <[email protected]>
Subject: Re: [saham] 1 Lot = 100 Lembar ( ragu2 ). Fraksi 1 harga < 500 ?? ini 
Ide Gila !!
To: [email protected]
Received: Saturday, 9 March, 2013, 7:39 PM








 



  


    
      
      
      












Udah terbukti kan, tek tok cuma dapet recehan, he.. he...Sent from my 
BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSATFrom:  Irwan Ariston Napitupulu 
<[email protected]>
Sender:  [email protected]
Date: Fri, 8 Mar 2013 17:09:39 +0700To: <[email protected]>ReplyTo:  
[email protected]
Subject: Re: [saham] 1 Lot = 100 Lembar ( ragu2 ). Fraksi 1 harga < 500 ?? ini
 Ide Gila !!

 



    
      
      
      Bagi saya, ini ide yg sudah baik tapi belum sangat baik. :)

Kalau mau sangat baik, sekalian ikut gaya bursa Amerika saja.

Di AS, fraksi harga sampai $0.01

Saham AAPL penutupan kermain di harga $430,58

Tidak ada masalah dengan fraksi Rp1.



Hanya saja, untuk fee transaksi harusnya kenakan flat, satu order satu biaya.

Jadi, misalkan satu order biayanya Rp25 ribu rupiah.



Mau beli 1 lot saham harga Rp500 dalam satu order, fee nya Rp25 ribu.

Mau beli 1000 lot saham harga Rp500 dalam satu order, fee nya Rp25 ribu.

Mau beli 10 ribu lot saham harga Rp500 dalam satu order, fee nya Rp25 ribu.

Maksimum satu order isinya 10 ribu lot.



Nah, dengan cara ini ngga ada lagi bandar yg iseng main frekuensi

dengan cara pecah order dari 1 lot per order yg menuh2in running

trader dan bikin kerja mesin server BEI jadi berat.



Dengan begitu, fee jadi terasa murah kalau kita belinya sekaligus

banyak per oder karena biayanya per oder nya flat.



Hapuskan biaya PPh final yang 0,1% dari nilai transaksi penjualan.

Ubah pendapatan di saham jadi pendapatan biasa, dan tinggal dikenakan

pajak seperti pajakan penghasilan biasa. Ini akan jadi lebih adil,

karena bagi mereka yang merugi di saham bisa mengurangi pajak

penghasilan mereka dari pendapatan di bidang lain. Tetapi kalau

profit, maka bayar pajaknya juga sesuai dengan profitnya.



Selama ini tidak fair, yang merugi di saham tetap bayar pajak, dan

yang untung di saham bayar pajaknya bisa2 lebih lebih rendah dari yang

merugi di saham karena yang merugi di saham katakanlah frekuensi

tradingnya tinggi sekali karena kebanyakan tektok ngga jelas. :)



jabat erat,

Irwan Ariston Napitupulu



2013/3/8 mich_patric <[email protected]>:

> Dear All Friend,

>

> Bursa lagi Survey terkait Lot Size, dan Fraksi Harga.

> 1 Lot = 100 Lembar sih menurut saya masih agak masuk akal.

> Tapi Kalo Fraksi 1 utk saham dibawah harga 500 ini mah gila !! ide yang 
> sangat tidak baik.

>

> Bagaimana menurut saudara sekalian ??

>

> Regards,

>

>

> Patric

>

>

>

> ------------------------------------

>

> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

>

> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN 
> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL 
> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK 
> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.

>

> [email protected] untuk berhenti dari milis saham

> [email protected] untuk bergabung ke milis saham

> Yahoo! Groups Links

>

>

>



    
     

    










    
     

    
    






  



Kirim email ke