Pemegang Saham Divestasi GIAA, Target Rp800
 
Salah satu
pemegang saham besar PT Garuda Indonesia 
(Persero),Tbk dikabarkan tengah menawarkan saham miliknya ke beberapa investor.
Hal ini dilakukan agar pemegang saham tersebut dapat lebih fokus ke bisnis inti
mereka yakni keuangan, retail dan multimedia. Menurut beberapa broker yang
mengetahui hal ini, pemegang saham tersebut akan mendivestasi saham GIAA di
harga Rp800 per lembar.
 
Dengan jumlah
penduduk yang mencapai sekitar 240 juta orang maka tak pelak jumlah penumpang 
angkutan
udara di Indonesia dalam satu dekade terakhir telah meningkat dengan tajam,
bahkan beberapa analis penerbangan di tanah air memperkirakan jumlah penumpang
udara di Indonesia tahun 2015 akan bisa menembus 100 juta penumpang. Hal inilah
yang dikabarkan menarik investor untuk masuk ke bisnis penerbangan di Indonesia 
.


Guna
meminimalkan resiko dalam membuat maskapai baru, investor-investor ini
dikabarkan sangat tertarik dengan tawaraan divestasi GIAA ini. Apalagi, dari
banyaknya jumlah penumpang angkutan udara di Indonesia , Group GIAA diperkirakan
menguasai sekitar 30-40% market share. Jumlah penumpang ini diyakini akan terus
bertambah seiring inovasi yang dilakukan. 
 
Menurut beberapa
pelaku pasar harga Rp800 yang ditawarkan masih masuk akal dan murah. Apalagi
Group GIAA juga memiliki anak-anak perusahaan yang menunjang operasional mereka
seperti Garuda Maintenance Facility (GMF), Training Facility, jasa hotel dan
catering serta tour and travel.


-DISCLAIMER-

Kirim email ke