Cermati BJTM, Target Rp700
 
Konsorsium investor besar dikabarkan 
tengah memburu saham BJTM. Hal ini terkait dengan cemerlangnya laporan 
keuangan BJTM pada tahun 2012 lalu dan ekspektasi peningkatan kinerja 
keuangan tahun 2013 ini. Mereka menilai posisi harga BJTM saat ini masih
 murah dibandingkan saham sektor perbankan lainnya.
 
Meskipun 
pada tahun 2012 lalu BJTM mengalami penurunan laba bersih, perseroan 
tetap mencatat pertumbuhan pendapatan bunga menjadi Rp 2,8 triliun yang 
didorong oleh pertumbuhan kredit yang kuat. Hingga akhir tahun 2012 lalu
 perseroan sudah memiliki 912 kantor cabang di seluruh Indonesia, 
termasuk di Jabodetabek. Dengan jaringan yang dimiliki, perseroan 
berhasil membukukan aset sebesar Rp 29,11 triliun atau naik dibandingkan
 tahun sebelumnya yang hanya Rp24,85 triliun.
 
Beberapa analis 
menilai, posisi harga saham BJTM saat ini sudah memasuki area oversold 
setelah beberapa waktu lalu menyentuh harga tertinggi di Rp540. 
Tanda-tanda kenaikan harga sahamnya sendiri sudah mulai terlihat dimana 
harga Rp440 menjadi support kuatnya. Hal ini menyebabkan BJTM berpeluang
 kuat untuk naik hingga Rp700 dalam waktu dekat.
 
Pada 
perdagangan Rabu (24/04/2013), BJTM ditutup di harga Rp 455 per lembar 
saham dengan volume transaksi sebanyak 5.751 kali senilai total hampir 
Rp50 miliar dimana asing mencatatkan pembelian bersih (nett buy) senilai
 Rp4,1 miliar.


-DISCLAIMER-

Kirim email ke