rahasia untuk terlihat pintar adalah menyampaikan hal sederhana dengan bahasa 
yang jelimet :d

pas banget sama bawah ane...

ampun min, partisipasi doang :D 
*abrakadabra..prok..prok..prok...#cling#menghilang*

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Fri, 10 May 2013 10:04:50 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] ADMIN: Posting Komentar Yang Dilarang Di Milis Saham

Umpphh...... Katrinnn.... Keep posting....

Katrin: Kolerik Sanguinis
Ian: Kolerik Melankolis
Tsunami: Melankolis sejati.

Cerdas dan nakal. Hmmppphhh.... Katrin... Keep posting baby....
-----Original Message-----
From: katrin <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 10 May 2013 16:53:53 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] ADMIN: Posting Komentar Yang Dilarang Di Milis Saham

hahaha panjang amat :P



2013/5/10 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>

> **
>
>
> Berikut ini penegasan dari saya sebagai ADMIN atas situasi terakhir agar
> menjadi kejelasan dan dipahami serta dijalankan oleh anggota milis. Agak
> panjang karena memang kalimat penjelasan selalu lebih panjang ketimbang
> kalimat pernyataan.
>
> Agar diketahui bersama, salah satu tujuan dari milis saham ini adalah
> untuk berbagi informasi maupun pengetahuan. Karenanya sangat tidak
> dibenarkan mengirimkan posting yang berisi pelecehan ataupun pendiskreditan
> pengirim posting, baik itu mengarah ke personal maupun kepada teknik
> trading yang dipakai atau dipaparkan oleh yang pemosting.
>
> Harus diingat oleh peserta milis ini, milis ini adalah milis gratis.
> Anggota milis ini bergabung ke milis ini tanpa diundang oleh pemilik milis
> atau admin dan tanpa dimintai bayaran oleh pemilik milis atau admin. Untuk
> di bangku sekolah atau kuliah saja, seorang mahasiswa yang notabene bayar
> uang kuliah, bila ingin bertanya ke pembicara di depan kelas untuk sesuatu
> yang kurang dia pahami, menggunakan cara yang baik. Tidak melecehkan
> walaupun pembicara di depan kelas menggunakan kata2 yg mungkin sulit
> dimengerti. Tidak juga menuduh bahwa pembicara di depan kelas baik itu
> dosen atau pembicara tamu sengaja menggunakan kalimat yg sulit agar
> kelihatan pintar.  Walaupun kita sudah bayar uang kuliah sekalipun, tidak
> ada hak kita untuk melakukan pelecehan seperti itu. Apalagi ini di milis
> saham yang gratis, tidak dipungut bayar, sangat tidak bisa ditolerir sikap2
> melecehkan seperti itu.
>
> Jadi, bersikaplah layaknya orang dewasa yg punya etika. Kalaupun
> kebiasaan2 itu sudah sering dilakukan ditempat lain, jangan dibawa ke milis
> saham ini karena tidak ada ruang hal seperti itu di milis saham. Milis
> saham in selama saya jadi adminnya, akan melakukan tindakan2 tegas yang
> dianggap perlu demi menjaga keberadaan milis ini tetap seperti tujuannya
> semula.
>
> Ada dua keputusan yang ditetapkan di posting ini plus satu pengulang
> keputusan yang telah lalu. Untuk dua keputusan tersebut ADMIN coba tunjukan
> dengan contoh kasus agar menjadi jelas sekaligus jadi pembelajaran.
>
> Hal yang pertama, dari contoh kasus yg baru terjadi milis ini.
> catatan: yg huruf miring dan tebal adalah kalimat kutipan dari pemosting
> yg disebutkan.
>
>
> <[email protected]> menulis satu posting tentang teknik di fibo.
>
> Lalu, <[email protected]> merespon dengan komentar sbb:
> *Bahasanya agak njelimet, butuh beberapa saat untuk mencernanya :\*
>
> Sampai taraf ini, belum ada unsur pelecehan terhadap <
> [email protected]> karena <[email protected]> lebih kepada
> menyampaikan bagi dia bahasanya masih sulit dia cerna dan dia memilih untuk
> mencoba berusaha memahaminya.
>
> Lalu, posting <[email protected]> ini direspon oleh <[email protected]>
> dengan berkata:
>
> *rahasia untuk terlihat pintar adalah menyampaikan hal sederhana dengan
> bahasa yang jelimet :d*
>
> Kalimat dari <[email protected]> walau ditulis dalam merespon postingan,
> tapi dari konteks situasi jelas mengarah dan ditujukan ke <
> [email protected]>. Kalimat dari <[email protected]> tersebut memuat
> tuduhan  bahwa
> <[email protected]> telah sengaja melakukan pemilihan bahasa yang
> rumit/jelimet supaya terlihat pintar. Bagi admin, ini sudah masuk kategori
> kalimat pelecehan, sekaligus kalimat penuh kesombongan. Hanya orang yang
> merasa dirinya lebih pintar sajalah yang bisa mengeluarkan kalimat
> pelecehan seperti itu.
>
> Contoh respon yg bisa diterima atas postingan yg mungkin kurang bisa kita
> pahami adalah dengan bertanya secara beretika. Misalkan saja:
> - Bisakah <[email protected]> menjelaskan lebih lanjut karena saya
> kurang paham pemahaman high low high......dst, atau
> - Bisakah <[email protected]> menjelaskan kalimat tersebut dalam
> bentuk gambar agar memudahkan pemahaman saya.
>
> Atau, bila kita mengetahui maksudnya postingan <[email protected]>
> seperti apa, bisa kita respon dengan mengatakan misalnya:
> - Mungkin yg dimaksud oleh <[email protected]> kalau saya coba
> gambarkan adalah sebagai berikut....., mohon saya dikoreksi kalau ternyata
> berbeda dari yg dimaksud. (sambil melampirkan gambar yg kira2 dimaksud oleh
> <[email protected]>.
>
> Respon2 yg bersifat konstruktif inilah yang dibenarkan ada di milis saham,
> bukan respon2 yg bersifat pelecehan. Yang juga perlu diingat adalah bisa
> saja walau kita sudah memberikan respon yang konstruktif dengan bertanya
> secara baik, pihak yang bersangkutan tidak merespon/menjawab karena memang
> tidak ada kewajiban pemosting untuk menjawab secara gamblang setiap
> pertanyaan yang diajukan. Ingatlah, milis saham adalah milis gratis,
> kontributornya tidak dibayar, sehingga kalau pertanyaan anda tidak dijawab
> tuntas, tidak masalah. Tapi kalau dijawab, anggaplah itu suatu rejeki
> karena kontributornya mau bersusah payah menjawab pertanyaan anda.
>
> Kalau kemudian <[email protected]> yang sudah mencoba memberikan
> kontribusi positif ke milis ini lalu merasa terlecehkan dan menyampaikan
> keluhan akan hal tersebut, masih dalam hal yang bisa dipahami.  Saya pun
> mencoba menenangkan dengan merespon postingan keluhan <
> [email protected]> dengan mengutip kata2 Bill Cosby,
> *"I don’t know the key to success, but the key to failure is trying to
> please everybody.”
>
> *
> Harapan saya, polemik ini bisa reda dan tidak berlanjut.
>
> Posting terus berkembang sampai kemudian ada posting dari <
> [email protected]> yang tampaknya tidak tahan melihat posting dari
> <[email protected]> sehingga melakukan pelecehan balik dengan mengatakan,
>
> *Bener pak tsu, belajar saham emang hanya utk orang2 pintar saja. Kalau
> mau sederhana, jualan bakso saja, ga usa trading. Keep posting ya, ga usa
> ditanggapin ilmu baksonya, kalau ilmunya cuman buy low sell high, ga perlu
> ada milis ini.
>
> *
> Walau respon dari <[email protected]> ini tidak benar caranya,
> tapi bisa dimaklumi karena ketika emosi sudah terpancing akibat ulah orang
> sebelumnya yang melecehkan, maka bisa dimaklumi bila ada respon negatif
> setelahnya.
>
> Terlihat dari respon <[email protected]> terhadap posting <
> [email protected]> dengan mengatakan:
> *
> **Samuel, sudah bisa bikin stock pick yang benar ?*
> *Sudah pernah nulis stock pick yang bisa dibuktikan ?
>
> *
> Kalimat di atas eksplisit ingin menunjukkan bahwa pemosting dalam hal ini
> <[email protected]> sedang menyombongkan dirinya bahwa dia sudah pernah
> bikin stock pick yang benar dan sudah pernah nulis stock pick yang bisa
> dibuktikan, sedangkan dia mempertanyakan kemampuan <
> [email protected]> yang berani menuduh ilmunya dia hanya ilmu
> bakso. Ini indikasi bahwa seorang
> <[email protected]> tidak ingin dilecehkan sehingga dia mencoba
> menunjukkan kemampuan dirinya dalam hal saham dibanding dengan
> <[email protected]>.  Adalah wajar bila seseorang seperti <
> [email protected]> tidak menerima dirinya direndahkan. Sayangnya dia
> tidak mengingat hal yg sama ketika melakukan pelecehan terhadap  <
> [email protected]>, bahwa  <[email protected]> adalah sosok
> individu yang juga memiliki harga diri yang akan tersinggung ketika
> dilecehkan.
>
> Penyerangan pribadi yg dimulai oleh <[email protected]> ke
> <[email protected]> dibalas penyerangan pribadi oleh
> <[email protected]> ke <[email protected]>, dibalas penyerangan
> pribadi lagi oleh <[email protected]> ke <[email protected]>.
>
> Untungnya, dengan kerendahan hatinya <[email protected]> kemudian
> meminta maaf kepada <[email protected]> bila ada kata2nya yang salah. Ini
> menunjukkan seorang <[email protected]> berbesar hati mengakui
> bahwa kata2 yg dia lontarkan mungkin bisa menyinggung <[email protected]>.
> Tapi tampaknya hal yang sama, meminta maaf, sampai terakhir saya perhatikan
> belum dilakukan oleh <[email protected]> ke <[email protected]>
> walaupun
> <[email protected]> sudah melihat respon dari <[email protected]>
> yang tidak terima dan tersinggung atas postingan <[email protected]>.
>
> Bisa saja seorang <[email protected]> tidak merasa apa yang telah dia
> lakukan itu salah, apa yang telah dia lakukan itu pelecehan, apa yang telah
> dia lakukan itu bentuk kesombongan.  Karena itulah saya menegur secara
> langsung dan terbuka di milis saham dan menyatakan sikapnya itu untuk tidak
> diteruskan di milis saham.
>
> Teguran yang saya berikan tidak bisa dilihat sebagai penyerangan pribadi,
> karena pada akhirnya harus ada orang/pihak yang mengingatkan hal yang tidak
> bisa ditolerir di milis saham ini. Kalau tidak pernah diingatkan, tidak
> pernah disebutkan secara tegas, maka hal seperti itu akan terus berulang di
> milis ini. Sekedar catatan, hal seperti itu bukan pertama kali dilakukan
> oleh yang bersangkutan. Mengingat sudah adanya masukan di waktu2 lalu akan
> perilaku yang bersangkutan yang seperti itu (sombong/arogan), maka saya
> mengambil keputusan sudah saatnya bertindak tegas memberikan teguran yang
> tegas karena tampaknya yang bersangkutan tidak merasa bersalah atas apa
> yang telah dilakukan.
>
> Harapan saya agar pihak yang bersangkutan setelah ditegur dengan tegas dan
> jelas, bisa melakukan adaptasi dengan milis ini untuk tidak melakukan
> kebiasaan yang tidak bisa diterima di milis saham.  Bila merasa tidak bisa
> beradaptasi dengan milis saham dan merasa apa yang dilakukan sudah benar,
> akan selalu ada pilihan untuk mengundurkan diri dari milis saham ini. Hal
> ini mengingat admin sudah tidak bisa mentolerir lagi sikap2 seperti itu di
> masa mendatang sehingga bila dilanjutkan bisa saja berakibat pada status
> email yang bersangkutan akan dimoderasi oleh admin untuk batas waktu yg
> tidak ditentukan.
>
> Hal kedua yang tidak boleh dilakukan di milis saham adalah melecehkan
> teknik trading pihak lain walaupun teknik pribadi yang dimiliki dirasa
> lebih lengkap atau lebih sederhana dan mudah dibanding dengan yang
> dipaparkan anggota milis lain. Hal ini mengingat lengkap tidaknya bersifat
> relatif, sederhana dan mudah atau tidaknya itu bersifat relatif. Dan yang
> jelas, belum ada sejauh ini analisa TA yang bisa memastikan 100% benar
> pergerakan suatu saham di masa mendatang dan berlaku di segala saham.
>
> Karena itu, tetaplah low profile sehebat apapun kemampuan TA anda, tidak
> perlu sombong sampai merendahkan teknik analisa lainnya. Tetaplah beri
> ruang bagi pihak lain yang ingin berbagi pengetahuan dan yang ingni
> mendapatkan pengetahuan. Bila anda merasa punya ilmu atau teknik yang lebih
> baik, silakan buat thread terpisah, silakan paparkan dengan baik tanpa
> harus menjelekkan atau mendiskreditkan teknik analisa pihak lain.
>
> Ingatlah, milis ini tidak membutuhkan seorang super star yang merasa
> paling hebat tradingnya atau analisanya diantara anggota yang lain sehingga
> sampai mencoba menghalangi pihak lain yg sedang ingin sharing
> ilmu/pengalaman. Milis ini memiliki semangat berbagi dari anggotanya ke
> anggotanya, tanpa harus 1-2 orang menjadi super star nya atau merasa
> menjadi super starnya sehingga bisa judging/menghakimi teknik pihak lain yg
> tidak sepikiran dengan dirinya.
>
> Demikian hal ini saya sampaikan. Walau cukup panjang, tapi harus saya
> sampaikan dengan tegas agar tidak terulang lagi peristiwa2 yang seharusnya
> sudah tidak perlu terjadi lagi di milis saham. Dan admin dalam kesempatan
> ini merasa harus mengutipkan contoh kasusnya agar lebih bisa dipahami dan
> tidak terulang kembali.
>
> Admin akan memperhatikan perkembangan isi posting. Bila dilihat masih ada
> pelanggaran dan sifatnya dinilai sudah tidak bisa ditolerir lagi, maka
> admin akan bertindak tegas dengan kemungkinan terburuk akan langsung
> memoderasi email dari pihak yang bersangkutan.
>
> Sebagai penutup dan tambahan karena sempat disinggung di satu posting
> terpisah, milis saham tidak melarang postingan yang berisi iklan pelatihan
> saham atau seminar saham atau sejenis yang sifatnya berbayar selama
> besarannya masih di bawah Rp2 juta dan posting pengumuman yang dikirim
> dengan memperhatikan frekuensi yang wajar.  Untuk yang menarik bayaran di
> atas Rp2 juta, perlu persetujuan dari admin bila ingin dikirim ke milis.
> Admin juga akan memperhatikan apakah pemosting tersebut kerjanya hanya
> mengirim pengumuman saja ataukah juga berkontribusi postingan di milis.
> Kalau hanya mengirimkan pengumuman2 berbayar saja, juga akan dimoderasi
> oleh admin.
>
> Demikian keputusan yang bersifat final dan tidak untuk didiskusikan yang
> dibuat oleh ADMIN demi kelancaran milis saham. Pro dan kontra akan selalu
> terbuka terjadi, karena ADMIN tidak bisa menyenangkan semua pihak pada
> setiap kebijakan yang diambil. ADMIN hanya tahu dan mengambil keputusan
> yang dianggap terbaik bagi keberlangsungan milis saham ini. Tinggal anggota
> milis saham ini mengikuti aturan yang sudah ditetapkan, atau mengundurkan
> diri bila merasa aturan yang diberlakukan memberatkan dirinya. Bila ada pro
> dan kontra terhadap keputusan ADMIN ini, silakan dibahas secara batiniah
> saja, jangan dilakukan milis saham.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
> ADMIN milis [email protected]
>
>
>  
>



-- 
Sent With Love *©*
*CGCNC*

Kirim email ke