-----Original Message-----
From: Ayyi Achmad Hidayah <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 10 Jul 2013 04:04:24 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [Mansek_Investor_Club] News Update

  
 
 
 
 
 
 
Selamat siang dari Equity Retail Mandiri Sekuritas, 
  
Berikut beberapa berita keuangan dan pasar modal yang dapat Anda jadikan 
panduan investasi: 
  
* Belanja infrastruktur pemerintah akan meningkat pada 2014 seiring pemotongan 
subsidi BBM serta kenaikan harga BBM tahun ini. Kepala Badan Kebijakan Fiskal 
Kemkeu Bambang S Brodjonegoro mengatakan APBN yang pernah dibahas di Jakarta 
Post kemungkinan merupakan rancanagn yang disampaikan pada April 2013 yang 
masih berasumsi tidak terjadi kenaikan harga BBM. 
  
Menurut kami, belanja infrastuktur pemerintah akan turut mendongkrak 
pertumbuhan ekonomi 2014 yang kemungkinan sudah terpengaruh naiknya suku bunga 
pinjaman tahun ini. Kami juga masih menetapkan prediksi pertumbuhan ekonomi 
Indonesia sebesar 6% dan 6,4% pada tahun ini dan tahun depan. (Riset Mandiri 
Sekuritas) 
  
* Kenaikan penjualan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS, Rp1.110, BUY, TP 
Rp1.850) di bulan Juni masih kuat menjadi Rp756 miliar. Kenaikan dibukukan 
sebesar 13,8% secara tahunan (year on year/YoY) dan 30,8% secara bulanan (month 
on month/mom) meskipun memiliki basis perhitungan yang besar. 
  
Pencapaian itu didukung realisasi belanja manajemen sebesar 100%, di atas 
realisasi 84%--97% pada Januari—Mei. Kenaikan penjualan di toko yang sama juga 
dibukukan dalam jumlah besar yaitu 8,7% YoY pada Juni, dibandingkan dengan 2,5% 
pada mei dan -5,1% pada April. 
  
Kami masih menetapkan kembali rekomendasi TP pada Rp1.850 per saham. RALS saat 
ini diperdagangkan dengan rasio harga per laba (price to earnings ratio/PE 
ratio) sebesar 14,9x untuk prediksi setahun 2013 dan 12,9x pada 2014. (Riset 
Mandiri Sekuritas) 
  
* Bank Indonesia berencana menerbitkan peraturan baru untuk membatasi 
pertumbuhan KPR dan kenaikan harga rumah. Strategi menaikkan rasio pinjaman 
terhadap nilai (loan to value/LTV) sebesar 70% untuk rumah di atas 70 meter 
persegi pada 2012 dan minimal uang muka 30% pada tahun ini ternyata belum mampu 
menahan laju pertumbuhan harga rumah. 
  
Dua opsi yang disiapkan untuk dibahas pada Rapat Dewan Gubernur adalah 1) pajak 
yang lebih besar untuk rumah mewah atau pembatasan waktu penjualan kembali 
rumah; 2) lebih mengetatkan ketentuan LTV untuk rumah kedua/apartemen/regional 
tertentu. (Riset Mandiri Sekuritas, Kontan) 
  
* PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN, Rp340) membukukan angka penjualan marketing 
Rp3,2 triliun pada semester I/2013, naik 28,5% YoY dan mencapai 53% dari target 
tahun ini. Kontributornya adalah Podomoro City Extension (46,5%), Vimala Hills 
(14%), Metro Park Residence (10,6%), Grand Taruma (6,2%), dan Soho@Pancoran 
(5,9%). (Rilis perusahaan) 
  
* PT Ciputra Development Tbk (CTRA, Rp1.050) berencana menerbitkan obligasi 
Rp500 miliar melalui anak usahanya, PT Ciputra Residence, pada semester 
II/2013. (Investor Daily) 
  
* PT Bumi Serpong Damai Tbk membidik pendapatan sebesar Rp2,5 triliun pada 
semester I/2013, atau 56% YoY yang sebagian besar akan didukung dari angka 
penjualan di BSD City. Tahun ini perusahaan menargetkan penjualan Rp7 triliun. 
(Bisnis Indonesia) 
  
* Lembaga Moneter Internasional (IMF) menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi 
global 2013 menjadi 3,1% dari sebelumnya 3,3%. Penurunan disebabkan penurunan 
permintaan domestik dan pertumbuhan ekonomi yang melambat di beberapa negara 
berkembang yang penting. (IMF) 
  
* Kemkeu berencana menyederhanakan proses penyerapan anggaran belanja dan hanya 
berencana menjadi administrator alokasi anggaran, meminta persetujuan DPR, dan 
menetapkan target sehingga pekerjaan administrasi praktis akan dikerjakan 
kementerian-lembaga (KL) atau institusi teknis. 
  
Sepanjang semester I/2013, KL hanya merealisasikan belanja 26,2% dari total 
yang dianggarkan Rp162tn, turun dari 30% pada 2012. (Bisnis Indonesia) 
  
* Pemerintah berencana mengimpor beras akibat produksi tahun ini yang 
diprediksi di bawah target, hanya tumbuh 0,31% menjadi 69,3 juta gabah kering 
giling. Pertumbuhan itu di bawah pertumbuhan penduduk sebesar 1,4%. Bulog masih 
memiliki cadangan beras 2,9 juta beras dan berencana mengimpor 600.000 ton. 
(Investor Daily) 
  
* Meski pasar lesu, PT Astra Agro Lestari (AALI, Rp17.400, SELL TP Rp15.000) 
tetap menggenjot produksi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO)-nya. Sampai 
bulan Juni 2013, produksi CPO AALI mencapai 704.211 ton atau naik 10,64% dari 
semester pertama tahun 2012 yang hanya 636.497 ton. 
  
Produksi di semester I/2013 ditopang oleh produksi Juni yang cukup besar, yaitu 
189.232 ton atau 29,7% dari total produksi pada periode itu. Kenaikan tersebut 
karena tingginya produksi tandan buah segar (TBS) panenan di kebun inti dan 
kebun eksternal. Kontribusi TBS paling banyak disumbang dari kebun di wilayah 
Sumatera. (Kontan.co.id <http://Kontan.co.id> ) 
  
 Selamat berinvestasi! 
   
 Mandiri Sekuritas Online 
 Phone              : 021 – 500 – 178 
 E-mail              : [email protected] 
 Follow              : @Mandiri_OLT 
 Join                  : [email protected] 
 Facebook         : Mandiri Sekuritas Online Trading 
   
   
 IMPORTANT WARNING AND DISCLAIMER 
   
This message and any attachments are intended for the named and correctly 
identified addressee only. This message may contain confidential, proprietary, 
legally privileged or commercially sensitive information. No waiver of 
confidentiality or privilege is intended or authorized by this transmission If 
you are not the intended recipient of this message you must not directly or 
indirectly use, reproduce, distribute, disclose, print, reply on, dissemiate, 
or copy any part of the message or its attachments and if you have received 
this message in error, please notify the sender immediately by return e-mail 
and 
 
 
 
Perhatian: E-mail ini (termasuk seluruh lampirannya, bila ada) hanya ditujukan 
kepada penerima yang tercantum di atas. Jika Anda bukan penerima yang dituju, 
maka Anda tidak diperkenankan untuk memanfaatkan, menyebarkan, 
mendistribusikan, atau menggandakan e-mail ini beserta seluruh lampirannya. 
Mohon kerjasamanya untuk segera memberitahukan PT Mandiri Sekuritas di alamat 
email yang tercantum di atas serta menghapus e-mail ini beserta seluruh 
lampirannya. Semua pendapat yang ada dalam e-mail ini merupakan pendapat 
pribadi dari pengirim yang bersangkutan dan tidak serta merta mencerminkan 
pandangan PT Mandiri Sekuritas, kecuali telah terdapat kesepakatan antara 
pengirim dan penerima bahwa e-mail ini termasuk salah satu bentuk komunikasi 
kedinasan yang dapat diterima oleh kedua pihak. 
 
Caution: The information enclosed in this email (and any attachments) may be 
legally privileged and/or confidential and is intended only for the use of the 
addressee(s). No addressee should forward, print, copy, or otherwise reproduce 
this message in any manner that would allow it to be viewed by any individual 
not originally listed as a recipient. If the reader of this message is not the 
intended recipient, you are hereby notified that any unauthorized disclosure, 
dissemination, distribution, copying or the taking of any action in reliance on 
the information herein is strictly prohibited. If you have received this 
communication in error, please immediately notify the sender and delete this 
message. Unless it is made by the authorized person, any views expressed in 
this message are those of the individual sender and may not necessarily reflect 
the views of PT Mandiri Sekuritas. 
 

Kirim email ke