Akhir - akhir ini banyak pemberitaan tentang perusahaan baik swasta maupun BUMN yang akan melakukan aksi buyback saham di tengah - tengah pasar yang sedang turun demi menyelamatkan harga saham perusahaannya dan aksi jual. Kali ini saya akanmembahas tentang buyback saham. Buyback pada dasarnya berarti perusahaan mengeluarkan uang yang dimilikinya untuk membeli saham yang pernah dikeluarkannya dari pasar. Buyback berarti ada pengurangan cash yang dimiliki perusahaan dan menambah jumlah saham yang perusahaan itu sendiri pegang (menambah Treasury stock). Bagan Buyback Saham Kalau kita lihat di atas, komponen dari ekuitas dalah cash, treasury stock, inventory dan lain – lain (piutang, dan aset lancar lainnya). Treasury stock adalah saham yang dimiliki oleh perusahaan itu sendiri yang dibeli dari pasar. Sedikit mendambahkan, dulu ketika perusahan membutuhkan dana, maka perusahaan lalu mengelurakan atau menerbitkan saham baru demi mendapatkan dana yang dibututkan, dan kemudian saham yang dikeluarkan tersebut dibeli oleh investor. Investor mengeluarkan uang dan mendapatkan dana. Disini jelas ya. Dalam proses buyback saham maka hal yang terjadi adalah sebaliknya, suatu saat, dalam situasi tertentu , misalnya saat ini karena harga saham lagi turun, maka perusahaan yang memiliki dana, kemudian mengeluarkan cash yang dia miliki dan membeli saham dari pasar. (Buyback bukan hanya dibutuhkan saat saham turun, namun juga untuk perusahaan yang sudah mature dan memiliki likuiditas berlebih).
Read more: http://bei5000.com/2013/09/05/buyback-saham-untung-atau-rugi/#ixzz2e22ulFsU selengkapnya http://bei5000.com/2013/09/05/buyback-saham-untung-atau-rugi/ bei5000.com http://www.facebook.com/rhliembono twritter : @bei5000
