Saat ini sektor property sedang tertekan dengan adanya kenaikan suku bunga yang 
mengancam pertumbuhan dari sektor ini. Karena cukup banyak property yang dibeli 
dengan menggunakan fasilitas pinjaman dari bank, maka jika ada kenaikan suku 
bunga, otomatis sektor property yang akan paling kena dampaknya. Karena 
penjualan property bisa terancam turun.
Salah satu emiten property yang saat ini cukup menjadi perhatian saya adalah 
MDLN. Pertama karena MDLN baru saja menjual lahan dengan penjualan sekitar 3 
Trilliun ke ASRI , sehingga dari sisi keuangannya, maka keuangan MDLN cukup 
terjamin karena lahannya baru saja terjual dan MDLN mendapatkan cash yang cukup 
besar. Dalam situasi saat ini MDLN cukup diuntungkan, walau dana yang didapat 
dari ASRI digunakan untuk membeli lahan lain lagi, namun say apoikir cukup 
positif. 
Ada istilah dimana pasar selalu bereaksi berlebihan terhadap suatu berita. Ada 
berita baik, pasar menangggapi dengan euforia sehingga harga di pasar melebihi 
dampak riil dari berita tersebut. Dan sebaliknya jika ada berita buruk, maka 
pasar  bereaksi terlalu pesimis dan menurunkan harga lebih dari dampak riil 
berita tersebut.
Hal yang sama terjadi pada MDLN dan juga beberapa saham property lainnya. Kalau 
kita lihat MDLN saat ini hanya dihargai dengan PE sebesar 4,1x dan PBV 1,6x 
sehingga sebenarnya menurut saya , harga MDLN saat ini sudah cukup mengcover 
resiko yang ada dari tapering the fed (yang kemudian ternyata dibatalkan). 
Resiko memang selalu ada, beli saham apa saja ada resikonya. Seorang investor 
akan menimbang, apakah harga yang ditawarkan sesuai juga dengan resiko yang 
terkandung dalamnya. 
Dalam hal ini, resiko pada MDLN adalah perlambatan ekonomi karena kenaikan suku 
bunga, sementara harga yang ditawarkan adalah PE 4,1x. Saya rasa antara risk / 
reward masih cukup seimbang, bahkan rewardnya masih lebih besar daripad resiko. 
apalagi the fed menunda pelaksanaan pengurangan stimulus.
Berikut summary LK Q2 2013 MDLN :
Chart bisa dilihat di :
http://bei5000.com/grafik_saham/stock.php?code=MDLN&o=l
Silahkan register untuk mendapatkan chart fundamental lebih dari 2 tahun, FREE 
hingga akhir 2013. Jika tidak register, user hanya bisa melihat 2 tahun 
terakhir, yang register bisa lebih dari 2 tahun MDLN income
Pendapatan naik 103.13 persen dari Rp. 0.51 Trilliun menjadi Rp. 1.04 Trilliun
Laba Kotor naik 229.6 persen dari Rp. 244.91 Milliard menjadi Rp. 807.22 
Milliard
Laba Bersih naik 295.47 persen dari Rp. 137.86 Milliard menjadi Rp. 545.19 
MilliardMDLN_130921_balance_barchart
Ekuitas naik 31.54 persen dari Rp. 2.11 Trilliun menjadi Rp. 2.78 Trilliun
Hutang naik 46.47 persen dari Rp. 1.39 Trilliun menjadi Rp. 2.03 Trilliun
EPS naik 295.45 persen dari Rp. 22 menjadi Rp. 87MDLN financialratio
Margin Kotor naik dari 47.99 % menjadi 77.87 %
Margin Bersih naik dari 27.02 % menjadi 52.6 %
ROE naik dari 13.07 % menjadi 39.29 %
DOWNLOAD LAPORAN KEUANGAN Kuartal II / TW II 2013 MDLN DISINI 
=========
Analisa Teknikal MDLN :Chart MDLN
Posisi MDLN dari sisi teknikal, saat ini trend utama MDLN ,masih dalam  trend 
melemah karena masih di bawah MA 50. Namun trend jangka menengah MDLN sudah 
BULLISH dimana posisi MDLN saat ini sudah di ata MA 20, dan juga MDCD pada MDLN 
sudah golden cross. Lebih aman lai jike MDLN bisa break 750. Jadi untuk MDLN 
buy jika break 750 Cut Loss jika balik ke bawah 700, target  jangka pendek ke 
810.


Read more: 
http://bei5000.com/2013/09/21/analisa-fundamental-dan-teknikal-mdln/#ixzz2fmIMiGyg

 
bei5000.com
http://www.facebook.com/rhliembono 

twritter : @bei5000

Kirim email ke