TELKOM SIAPKAN DANA RP.1,7 TRILIUN UNTUK PENSIUNAN DINI Laporan : H.Erry Budianto dari Bandung.
"Bandung-Surabayawebs.com PT.Telkom Tbk tahun 2007 ini menargetkan pensiunan dini (Pendi) sebanyak dua ribu karyawan. Program Pendi yang digulirkan kembali oleh manajemen operator telekomunikasi terkemuka ini diperkirakan akan menghabiskan dana Rp. 1,7 triliun. "Dengan pensiunan dini ini maka dari sekira dua puluh delapan ribu karyawan Telkom saat ini akan berkurang sedikitnya dua ribu orang, sehingga akan menyisakan sekira dua puluh enam ribu karyawan saja," ungkap VP Public and Marketing Communication PT. Telkom Tbk, Muhammad Awaluddin kepada "Surabayawebs.com" belum lama ini di Bandung. Dilanjutkannya program Pendi ini merupakan upaya perusahaan telekomunikasi terkemuka ini untuk mengurangi beban keuangan. Program ini ditujukan bagi sejumlah karyawan yang sama sekali tidak memiliki kompetensi di bisnis jasa telekomunikasi. "Pada akhirnya karyawan Telkom yang ada tinggal yang betul-betul mempunyai kompetensi di sektor bisnis telekomunikasi, sehingga pertumbuhan perusahaan diharapkan signifikan menuju perusahaan global," harap Awaluddin kemudian. Sementara itu GM HRC PT. Telkom Tbk, Faisal Syam disela-sela seminar "Pensiunan Dini atau Tetap Jadi Karyawan", yang digelar Serikat Pekerja (SP) Telkom di Jakarta kemarin, mengatakan, tahun 2007 ini juga terdapat 400 karyawan pensiunan normal. Menurut dia, secara finansial, laba yang didapat PT. Indosat Tbk hanya dua pertiga dari PT. Telkom Tbk. Tapi karena jumlah karyawan Indosat Cuma sekira 5000 orang, sedangkan Telkom mencapai 28.000 orang. "Maka, kesejahteraan karyawan Indosat jauh lebih baik ketimbang karyawan Telkom," jelasnya. Saat ini, katanya, Telkom tidak bisa lagi mengandalkan pendapatan dari telepon tetap yang menggunakan jaringan kabel sekira 8,2 juta pelanggan tapi juga dari telepon tanpa kabel Flexi sekira 4 juta pelanggan dan dari pelaggan Speedy yang mencapai 0,5 juta pelanggan. "Pemasukan tahun lalu yang cukup besar, sebagian besar merupakan kontribusi anak perusahaan PT. Telkomsel," akunya. Program Pendi ini telah dilakukan perusahaan ini sejak 2002 sampai 2005. Tahun 2006, program ini dihentikan karena khawatir akan memberatkan beban aktuaria atau beban pada laporan keuangan. "Tahun 2007 ini kembali program ini digulirkan. Mudah-mudahan tahun 2008 mendatang, program ini tetap dilanjutkan. Sehingga hanya karyawan yang betul-betul memiliki kompetensi pada bisnis jasa telekomunikasi yang tetap bertahan dan maju bersamaan perusahaan," tutur Faisal Syam. Telkom mentargetkan setiap tahun terjadi pengurangan tenaga kerja sekira 2.500 orang. Diantaranya sebnyak 500 orang adalah pensiunan normal. Pada saat yang bersamaan operator telekomunikasi terkemuka ini akan merekrut tenaga segar yang betul-betul memiliki kompetensi sekira 20% dari yang keluar. ?Artinya sekira 250 orang karyawan baru akan direkrut,? katanya. Sekjen SP Telkom, Eddy Satriono, menyebutkan, seminar yang digelar Serikat Pekerja (SP) Telkom itu merupakan pembekalan bagi karyawan yang telah siap meninggal PT.Telkom. Oleh sebab itu SP dalam seminar tersebut menghadirkan Hendri Hartopo, konsultan yang pernah menerbitkan sejumlah buku, maupun psikolog dari Universitas Indonesia (UI). Menurut dia, dengan materi yang dibicarakan dalam seminar itu diharapkan karyawan yang akan mengambil Pendi, betul-betul telah siap untuk memanfaatkan uang hasil pensiuan tersebut untuk usaha di bidang lain sebagai wirausaha. Dengan keluar dari Telkom, diharapkan kesejahteraan karyawan semakin baik, bukan malah sebaliknya. "Jangan sampai terjadi, uang pensiunan habis menguap begitu saja. Atau digunakan kawin lagi," seloroh Eddy. Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI. Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham [EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
